Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconTeknikal

Reversal dan Retracement dalam Trading Saham, Ketahui Perbedaannya!

12 Mei 2022, 16:24 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
perbedaan reversal dan retracement

Reversal dan retracement menjadi dua istilah yang akan sering kamu temukan saat melakukan analisis teknikal. Keduanya berbicara tentang arah pergerakan harga saham. Namun bagi trader pemula yang baru belajar, memahami reversal dan retracement bisa jadi sedikit membingungkan. Untuk itu mari simak pembahasannya di artikel ini supaya nggak salah ambil keputusan. Apa sih bedanya reversal dan retracement saham?

Definisi dan Contoh

Reversal adalah kondisi ketika terjadi perubahan arah pada tren harga saham. Dari turun ke naik (bullish reversal) dan dari naik ke turun (bearish reversal). Dalam hal ini saham kemungkinan akan melanjutkan reversal atau pembalikan tersebut untuk waktu yang lama. Sehingga apabila trennya mulai berubah, maka arah pergerakan harganya akan benar-benar berubah.

Pola chart yang menunjukkan adanya reversal bisa terjadi selama berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan, dan seterusnya. Intinya perubahan arah harga dapat terjadi dalam timeframe yang berbeda yang relevan untuk masing-masing strategi trading. Contohnya, bearish reversal intraday bukan menjadi masalah besar bagi super trader yang jangka waktunya berbulan-bulan. Namun hal tersebut tentunya akan menjadi perhatian bagi day trader.


Gambar di atas adalah contoh terjadinya reversal. Kotak pertama menunjukkan bullish reversal, dan kotak kedua menunjukkan bearish reversal. Cara identifikasinya akan dibahas di poin berikutnya.

Di sisi lain retracement adalah pembalikan harga yang sifatnya sementara di tengah-tengah tren yang lebih besar. Oleh karena itu setelah retrace, saham akan kembali bergerak sesuai dengan arah tren besarnya.  


Contoh gambar tersebut menunjukkan bahwa harga saham sedang dalam tren naik atau uptrend. Namun saham terkoreksi normal dan masih berpeluang untuk kembali menguat sesuai tren yang lebih besar, yaitu uptrend. Karena harganya sedang bergerak naik, retracement tersebut akan membuat harga tertinggi baru.

Dalam kasus lain di mana tren besarnya menunjukkan downtrend, saham yang mengalami retracement akan bergerak naik untuk sementara waktu sebelum akhirnya harga saham mencapai titik terendah sebelumnya.

Baca juga: Cara Tahu Saham Koreksi Normal atau Lanjut Turun Beserta Strateginya

Cara Identifikasi Reversal dan Retracement

Setelah memahami reversal dan retracement secara definisi, penting untuk trader mengetahui cara identifikasinya. Hal ini menjadi poin selanjutnya yang membedakan antara reversal dan retracement.

Cara sederhana untuk mengetahui adanya tanda reversal adalah dengan mencermati chart pattern yang terbentuk, yakni bullish reversal dan bearish reversal. Bullish reversal merupakan pembalikan arah yang terjadi dari stage 1 ke stage 2, sedangkan bearish reversal dari stage 2 ke stage 3. Berikut adalah contoh-contoh pattern-nya.



Contoh gambar reversal pada poin sebelumnya menunjukkan pattern bullish reversal triple bottom dan pattern bearish reversal head and shoulders.

Sementara itu retracement biasa terjadi di stage 2 atau ketika saham sedang uptrend. Retracement dapat diidentifikasi dengan mencari area support terdekat. Bisa pakai moving average, horizontal line, trendline, atau fibonacci retracement. Baca selengkapnya tentang cara mengetahui area retracement pada artikel di bawah ini.

Baca juga: Cara Tahu Area Retracement, Boleh Beli Habis Naik?

Strategi Saat Terjadi Reversal dan Retracement

Karena pergerakan saham saat reversal dan retracement berbeda, tentu strategi yang diterapkan juga berbeda. Saat saham menunjukkan bullish reversal, kita bisa melakukan buy on breakout atau beli ketika harganya ter-breakout dari area resisten yang sekaligus mengonfirmasi bentuk pattern-nya.


Tonton video premium berikut ini untuk penjelasan lebih lengkap.

Tonton juga: Case Study Buy on Breakout, Sell on Strength IPCC 5 April 2022

Selain itu trader juga bisa beli di area support yang secara tren pergerakan harga didahului oleh penurunan (buy on weakness). Strategi ini dilakukan ketika saham masih berada di stage 1 karena dinilai sebagai level yang cukup rendah. Sehingga apabila terjadi pantulan, trader bisa memanfaatkan momentum untuk buy on weakness.


Lain halnya kalau sahamnya sedang bearish reversal. Maka yang harus dilakukan adalah menjual saham tersebut agar kerugiannya dapat ditekan.

Nah, itu tadi untuk strategi saat terjadi reversal, lalu bagaimana strategi saat saham mengalami retracement? Yang bisa dilakukanadalah buy on retracement di stage 2. Buy on retracement merupakan strategi membeli saham di support yang secara trennya didahului kenaikan. Dalam kasus ini, trader memanfaatkan pantulan di area support yang sebelumnya menjadi resisten.


Baca juga: Perbedaan Strategi Buy on Weakness dengan Retracement

Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.





Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Saham Grup Barito Merosot, Kapan Balik Arah?

10 Jan 2024, 10:48 WIB
article
ArtikelTeknikal

Strategi Trading Saham Saat Market Sideways

14 Jan 2023, 13:30 WIB
article
ArtikelTeknikal

Ciri-Ciri Saham yang Menarik untuk Trading Saat Market Turun

10 Jan 2023, 15:32 WIB
article
ArtikelTeknikal

Setting Moving Average Terbaik yang Wajib Kamu Tahu

2 Des 2022, 17:05 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Telegram
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi