Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconFundamental

4 Tips Screening Saham Multibagger

3 Feb 2022, 12:03 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Profit berkali-kali lipat siapa sih yang nggak pengin? Biasanya saham dengan potensi pengembalian seperti ini disebut dengan istilah multibagger. Saham multibagger mempunyai potensi yang bisa bikin investor cuan besar karena sangat mungkin untuk naik hingga lebih dari 100%.

Lalu, gimana cara cari sahamnya? Berikut adalah cara screening saham multibagger yang perlu kamu tahu.

Jenis Saham Calon Multibagger

Harus dipahami bahwa di dunia investasi ada dua jenis saham, yakni value stock dan growth stock. Value stock merupakan jenis saham yang harganya jauh lebih rendah dari nilai intrinsiknya tapi berpotensi naik di masa mendatang. Biasanya berasal dari perusahaan yang sudah stabil dan fundamentalnya bagus.

Sedangkan growth stock adalah saham yang sedang bertumbuh dan memiliki tingkat pertumbuhan yang baik. Dengan begitu keuntungan yang didapat dari growth stock pun menjadi lebih besar. Hanya saja pergerakan harganya juga lebih volatile.

Value stock dan growth stock sama-sama merupakan jenis saham yang potensial untuk menjadi saham multibagger. Dalam mencari profit di pasar saham, investor bisa menggunakan kedua pendekatan karena pada dasarnya value stock dan growth stock saling melengkapi satu sama lain.

Baca juga: Mengenal Saham Multibagger yang Bisa Bikin Untung Berkali-Kali Lipat

Beda Jenis Saham, Beda Indikator

Untuk mencari saham multibagger, investor nggak bisa sembarang asal pilih saham yang masuk ke dalam kategori value stock atau growth stock. Ada beberapa hal yang penting untuk diketahui.

Jika investor melihat value stock, maka harus perhatikan kualitas neraca atau balance sheet yang merupakan inti dari keseluruhan laporan keuangan. Perhatikan pula arus kasnya. Melalui laporan arus kas, investor dapat mengetahui anggaran perusahaan serta sumber penambahan uang kas perusahaan.

Di sisi lain growth stock punya indikator yang berbeda dari value stock. Mengingat prinsipnya berfokus pada tingkat pertumbuhan, investor perlu mencermati future story dari perusahaan terkait.

Contohnya saja saham BFIN yang bekerja sama dengan ARTO di mana BFIN menawarkan jasa leasing mobil, sementara ARTO menyalurkan pembiayaan ke BFIN sebagai channelling. BFIN juga sudah memulai kerjasama dengan GOTO di tahun 2021.


Katalis inilah mendasari adanya potensi kenaikan pendapatan dan laba bersih, sehingga sepanjang tahun tersebut BFIN naik 1x lipat atau sekitar 100%.

Baca juga: Tips Mencari Saham Multibagger, Begini Caranya

Fundamental Wajibkan Dipertimbangkan

Terlepas dari jenis sahamnya, apakah itu value stock atau growth stock, investor tetap harus perhatikan rasio fundamental sebagai pengaman risiko ketika berinvestasi saham. Memahami fundamental berarti mengenal saham yang diinvestasikan serta mengetahui kualitas balance sheet-nya.


Untuk itu, pastikan rasio maupun valuasi tersebut mendukung fundamental perusahaan yang baik. Karena dengan demikian volatilitas harga saham menjadi lebih terjaga. Dan ketika bergerak naik, harganya bisa lebih sustain didorong oleh fundamental yang mendasari di bawahnya.

Baca juga: Prospek Blue Chip yang Katanya Cocok untuk Pemula

Posisi Entry Terbaik

Menentukan timing untuk membeli saham nggak cuma bisa dilakukan dengan analisis teknikal saja. Dalam hal berinvestasi saham multibagger, terdapat beberapa rasio fundamental yang bisa dijadikan sebagai patokan untuk menentukan posisi entry terbaik.

·         P/E (Price to Earnings Ratio)

Apa sih P/E itu? P/E adalah rasio yang membandingkan harga saham dengan keuntungan yang bisa didistribusikan untuk setiap saham yang dimiliki atau Earnings per Share (EPS). Untuk mencari saham multibagger, pastikan saham tersebut mempunyai nilai P/E di bawah 5x.

·         P/BV (Price to Book Value)

P/BV merujuk pada rasio yang membandingkan harga saham dengan nilai buku perusahaan. Timing terbaik untuk beli saham multibagger adalah ketika P/BV menunjukkan angka di bawah 1x.

·         EV/CFO (Enterprise Value/Cash Flow Operation)

Rasio ini sering dianggap lebih akurat dibanding P/E dan P/BV karena metrik valuasinya menggunakan perbandingan arus kas operasional. Nah, arus kas ini dapat menggambarkan arus kas masuk perusahaan yang aktual. Namun perlu diingatkan bahwa rasio valuasi bersifat komplementer atau saling melengkapi, bukan bersifat pengganti.

Untuk rasio EV/CFO, semakin rendah maka semakin baik, terlebih lagi jika angkanya menunjukkan minus.

Baca juga: Analisis Fundamental Untuk Screening Saham Multi Bagger

Mau dapat insight lebih banyak tentang saham multibagger biar bisa cuan berkali-kali lipat?

Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, referensi saham, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.




Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Telegram
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi