Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-icon

Kinerja Saham MYOR yang Pernah Stock Split dengan Rasio Besar

7 Jul 2023, 13:16 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
kinerja saham myor

Kinerja Saham MYOR - Emiten yang produknya sering mejeng di drama korea ini merupakan perusahaan makanan dan minuman yang terkenal di Indonesia. Bisnis utama perusahaan ini adalah memproduksi dan menjual makanan dan minuman siap saji serta bahan-bahan dasar seperti kopi, teh, susu kental manis, dan lainnya. 


Produk-produk MYOR tersebar ke berbagai negara di seluruh dunia, termasuk Asia, Eropa, dan Amerika. Produk unggulan MYOR antara lain permen Kopiko, wafer merek Beng Beng, Biskuit merek Roma dan Malkist, dan masih banyak lagi. 


Lalu, apakah pergerakan sahamnya secara historis cukup menarik untuk dikoleksi? Simak artikel ini sampai selesai sebagai bahan pertimbanganmu.

Kinerja Saham MYOR dari Waktu ke Waktu

PT Mayora Indah Tbk (MYOR) melakukan pencatatan saham (initial public offering/IPO) pada 4 Juli 1990 dengan harga penawaran Rp9.300 per lembar saham. Stock split pernah dilakukan sebanyak dua kali pada tahun 1995 dan 2016 dengan rasio masing-masing 1:2 dan 1:25. 


Jika diperhatikan dari data tahun 2000, saham MYOR bergerak cenderung uptrend hingga mencapai puncak 6 Oktober 2018 ke level Rp3.090. Semenjak itu pegerakan sahamnya menjadi sideways dan belum membuat rekor tertinggi baru. Namun, MYOR sudah mulai uptrend sejak awal tahun 2022 walaupun dalam jangka pendek harganya tetap berfluktuasi.


Sementara itu secara year-to-date (ytd), kinerja saham MYOR naik 6,40% ke posisi sekarang di Rp2.660. Investor asing masih mencatatkan net sell Rp61,88 miliar di pasar reguler.


Baca juga: Tantangan Investor dan Trader Saham Beserta Tipsnya

Return Sejak IPO

Untuk mengetahui return yang didapat jika buy and hold sejak IPO, kita perlu hitung asumsi pembelian dengan satuan lot yang lama. Dulu, 1 lot setara dengan 500 lembar saham. Jadi apabila kamu beli 1 lot saham MYOR saat IPO, maka simulasi perhitungannya adalah sebagai berikut:


Rp9.300 x 500 lembar saham = Rp4.650.000 modal untuk 1 lot saham MYOR


Berhubung MYOR pernah stock split sebanyak dua kali dengan rasio 1:2 dan 1:25, otomatis terjadi perubahan jumlah lembar saham yang dimiliki. Pasca stock split, 500 lembar saham MYOR kini menjadi 25.000 lembar. 


Dengan demikian jika mengacu pada harga terkini di Rp2.660, 25.000 lembar saham MYOR saat ini sudah senilai Rp66.500.000. Itu berarti sejak IPO, kinerja saham MYOR menghasilkan return 1.330%.


Baca juga: Kinerja Saham Telkom: Kasih Return Hingga 1.800% Sejak IPO

Kinerja Keuangan Terbaru

Secara tahunan, laba bersih MYOR sepanjang kuartal pertama tahun ini tumbuh 137,64% menjadi Rp727,31 miliar dari Rp306 miliar. Hal ini ditopang oleh kenaikan penjualan 11,41% menjadi Rp8,45 triliun dari Rp7,58 triliun di mana sebagian besar dikontribusikan penjualan makanan olahan sebesar Rp4,95 triliun.


Selain itu, perseroan menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 10% di tahun ini menjadi Rp33,7 triliun. Target laba bersih bahkan lebih tinggi lagi, yaitu naik 32,3% menjadi Rp2,60 triliun dari sebelumnya Rp1,97 triliun.


Baca juga: Kinerja Saham Astra International (ASII) Secara Historis, Menarik? 


Nah, itu tadi adalah ulasan singkat mengenai kinerja saham MYOR. Jika kamu adalah investor sejak IPO, maka potensi return yang didapat mencapai 1.330% dengan asumsi pembelian awal sebanyak 1 lot. 


Lantas, bagaimana strategi trading saham MYOR? Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.


Pakai kode promo: BLOG (untuk dapat bonus 1 bulan)

kinerja saham myor

Atau hubungi tim sales Emtrade + 6282134277144

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Dukung Prabowo-Gibran, Intip Kinerja Emiten Thohir Bersaudara

15 Feb 2024, 16:19 WIB
article
ArtikelInsight

Pendapatan ADMR Tumbuh 6,4% Jadi US$463 Juta, Simak Rincian Kinerjanya

2 Sep 2023, 00:00 WIB
article
ArtikelInsight

Begini Alasan LPKR Bisa Ubah Rugi Jadi Laba Tapi Kinerja Kuartalan Masih Turun

3 Agu 2023, 08:49 WIB
article
Artikel

Kinerja Saham Astra International (ASII) Secara Historis, Menarik?

5 Jul 2023, 14:22 WIB
kinerja saham astra
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi