Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Siap Tebar Dividen, MYOR Juga Targetkan Laba Bersih Naik 32% di 2023

14 Jun 2023, 13:14 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Dividen tahun buku PT Mayora Indah Tbk (MYOR) siap dibagikan kepada pemegang saham. Berdasarkan keputusan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), emiten consumer goods ini akan dividen tunai total sebesar Rp782,55 miliar. Rasio dividen terhadap perolehan laba bersih sebesar 39,72% dari Rp1,97 triliun. 


Dengan begitu investor akan menerima dividen Rp35 per lembar saham. Jumlah tersebut naik 67% dibandingkan dividen yang dibagikan tahun lalu hanya Rp21 per saham saja atau setara total Rp469 miliar. 


Kemudian jika dibandingkan dengan level harga saat ini sekitar Rp2.760, maka potensi yield yang didapat sekitar 1,26%. Berikut adalah jadwal pembagian dividen MYOR:

  • Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi: 21 Juni 2023
  • Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi: 22 Juni 2023
  • Cum dividen di pasar tunai: 23 Juni 2023
  • Ex dividen di pasar tunai: 26 Juni 2023
  • Recording date: 23 Juni 2023
  • Pembayaran dividen: 11 Juli 2023

Di sisi lain MYOR mengumumkan target pertumbuhan penjualan 10% menjadi Rp33,7 triliun di tahun 2023 dari Rp30,6 triliun di 2022. Sementara itu target laba bersih bahkan lebih tinggi lagi, yaitu naik 32,3% menjadi Rp2,60 triliun dari sebelumnya Rp1,97 triliun.


Dalam rangka mencapai target tersebut, MYOR telah menyiapkan beberapa strategi antara lain:

  • Melakukan inovasi produk serta menggencarkan marketing.

  • Memastikan nilai investasi efektif dan efisien serta melakukan eksplorasi dalam penggunaan media.

  • Memusatkan perhatian pada pasar dan memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan, serta mengeksplorasi beberapa kategori yang memiliki potensi pertumbuhan.


Baca juga: Perhitungan Break Even Point Supaya Kamu Tahu Sudah Untung atau Belum


Selain itu pada tahun ini perseroan sedang membangun dua pabrik senilai Rp3,7 triliun. Pabrik ini nantinya akan mulai beroperasi pada 2024 dan mampu menambah kapasitas produksi biskuit dan wafer sebesar 30% atau 200.000 ton per tahun.


Sejauh ini MYOR sudah pakai Rp780 miliar dari total belanja modal (capital expenditure/capex) 2023 sebesar Rp2,1 triliun.


Sebagai informasi, laba bersih MYOR sepanjang kuartal pertama tahun ini tumbuh 137,64% menjadi Rp727,31 miliar dari Rp306 miliar. Hal ini ditopang oleh kenaikan penjualan 11,41% menjadi Rp8,45 triliun dari Rp7,58 triliun di mana sebagian besar dikontribusikan penjualan makanan olahan sebesar Rp4,95 triliun.


Baca juga: Cara Mengetahui Saham yang Lagi Aktif Diperdagangkan


Bagaimana prospek sahamnya? Mau tahu selengkapnya? Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Telegram
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2023, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi