Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconPerencanaan Keuangan

4 Metode Membuat Tujuan Keuangan 2023 Agar Cepat Tercapai

27 Des 2022, 16:22 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Menjelang tahun baru, kamu sudah persiapkan tujuan keuangan yang ingin dicapai di 2023 belum? Tidak ada salahnya untuk mulai pertimbangkan dari sekarang lho. Coba deh pikirkan apa saja yang ingin kamu capai di tahun 2023. Atau hal-hal yang mungkin sudah kamu impikan sejak lama tapi belum kunjung terealisasi.

Artikel kali ini akan membahas 4 metode membuat tujuan keuangan agar tiap prosesnya dapat terukur dengan mudah. Tujuan keuangan yang dibuat dengan jelas akan memotivasi kamu supaya bisa mengelola uang dengan lebih baik lagi. Jadi selain memastikan tercapainya tujuan tersebut, kamu juga bisa memulai kebiasaan baru dalam hal mengatur keuangan pribadi.

SMART

Metode pertama yang paling klasik dan umum dikenal oleh banyak orang adalah SMART (Specific, Measurable, Actionable, Realistic, dan Time Bounded). Tujuan yang mau kamu buat harus sesuai dengan kriteria-kriteria ini.

  • Spesific: harus spesifik.

  • Measurable: bisa diukur, dalam arti berapa periode waktu yang dibutuhkan untuk bisa mewujudkan tujuan itu?

  • Actionable: harus bisa dikerjakan. Nominal yang disisihkan setiap bulan harus disesuaikan dengan pendapatan. Jangan sampai budget-nya membebankan keuangan kamu.

  • Realistic: tujuannya realistis sesuai dengan tingkat kemampuan.

  • Time bounded: punya tenggat waktu.

Contohnya sudah pernah dibahas di artikel sebelumnya. Kamu bisa baca di artikel berikut ini.

Baca juga: 5 Cara Menabung dengan Cepat untuk Mewujudkan Tujuan Keuangan

CLEAR


Metode CLEAR juga bisa jadi salah satu pilihan kamu. Diperkenalkan oleh Adam Kreek, seorang atlet dayung asal Kanada, penulis buku, dan penasihat bisnis, CLEAR cocok buat kamu yang melibatkan orang lain dalam mewujudkan suatu tujuan.

  • Collaborative (kolaboratif): tujuan yang dibuat harus kolaboratif. Maksudnya, tujuan tersebut memerlukan adanya kerjasama dengan orang lain supaya bisa terealisasi. Pertanyaan-pertanyaan seperti ‘dengan siapa kamu akan mencapai tujuan?’, ‘siapa yang bisa membantu untuk meraih tujuan tersebut?’, dan ‘mengapa orang-orang ini berpengaruh terhadap tujuan tersebut?’ perlu dijawab.

  • Limited (terbatas): tujuan harus memiliki batasan dalam hal durasi dan kesulitan. Poin ini seperti campuran beberapa elemen dari strategi SMART, yaitu ‘Specific’, ‘Actionable’, dan ‘Time Bounded’. Pastikan tujuan yang dibuat memiliki titik awal dan akhir yang dapat dicapai dalam jangka waktu tertentu.

  • Emotional (emosional): tujuan yang dibuat harus selaras dengan minat pribadi. Dengan begitu kamu dan partner akan lebih bersemangat untuk mencapainya.

  • Appreciable (cukup besar): tujuan harus bisa dicapai dengan mudah. Untuk itu, suatu tujuan keuangan yang besar perlu dipecah menjadi tujuan yang kecil. Misalnya, kamu butuh dana sebesar Rp100 juta untuk biaya kuliah tahun depan. Maka kamu perlu menyisihkan sekitar Rp8,5 juta per bulan. Inti dari poin ini adalah fokus pada upaya-upaya kecil agar tujuan tersebut dapat tercapai.

  • Refinable (dapat diperbaiki): tujuan dapat disesuaikan kembali jika diperlukan. Misalnya terdapat suatu situasi yang berubah atau informasi yang baru muncul.

Contoh tujuan keuangan dengan metode CLEAR:

Untuk melangsungkan pernikahan, kamu dan calon pasangan perlu membuat tabungan bersama dengan target sebesar Rp150 juta. Uang yang disisihkan setiap bulan selama setahun sebesar Rp6,3 juta per orang. Pernikahan akan berlangsung di hotel A.

Baca juga: Delayed Gratification: Rahasia Menuju Financial Freedom

FAST

Metode alternatif selanjutnya berasal dari Institut Teknologi Massachusetts (MIT) yang mana progres dari tujuan keuanganmu dapat dilihat atau dirasakan oleh orang lain. Bagaimana maksudnya? Simak pemaparannya berikut ini.

  • Frequently discussed (sering ditinjau): progresnya harus sering di-review ulang. Misalnya, kamu ingin mengumpulkan dana untuk beli rumah dengan cara berinvestasi saham. Tinjau pertumbuhan nilai portofolionya dengan seorang teman yang sudah lebih dulu berinvestasi saham.

  • Ambitious (ambisius): tujuan tersebut harus membuatmu merasa tertantang dengan hasil akhir yang sulit tetapi masih mungkin untuk dilakukan.

  • Specific (spesifik): sama seperti SMART, ‘Specific’ di sini berarti tujuan keuangan harus dibuat secara spesifik atau sedetil mungkin. Sehingga kemajuan dari goals tersebut juga dapat dilacak dengan mudah. Jadi kamu bisa segera mengupayakan solusi kalau prosesnya berjalan ke luar jalur yang direncanakan. Misalnya, budget bulanan untuk mengumpulkan dana darurat terpakai karena satu hal. Maka di bulan selanjutnya kamu butuh dana lebih untuk meng-cover kekurangan di bulan sebelumnya agar target dana dapat tercapai sesuai estimasi waktu.

  • Transparent (transparan): kembali pada prinsip strategi FAST, tujuan keuangan yang dibuat harus transparan atau terlihat oleh orang lain.

Maka, jika kamu berencana untuk pensiun dini, penerapannya menggunakan metode FAST akan seperti ini:

Kamu ingin pensiun dini dan dana pensiun harus sudah terkumpul sebelum umur 40 tahun. Untuk mewujudkannya, kamu berkomitmen untuk menekan budget pengeluaran konsumtif. Dana tersebut selanjutnya dialokasikan untuk berinvestasi saham rutin setiap bulan. Kamu juga akan mendiskusikan progres tersebut dengan orang yang sudah lebih berpengalaman atau platform edukasi saham seperti Emtrade.

Baca juga: 4 Prinsip Dasar dalam Financial Planning yang Penting untuk Diterapkan

WISE

Penerapan strategi WISE cocok bagi yang ingin membuat lebih dari satu tujuan keuangan.

  • Written (tertulis): tulis tujuan keuangan di jurnal, gawai, atau medium lainnya.

  • Integrated (digabungkan): gabungkan seluruh tujuan keuangan yang ingin diraih. Sekalipun tujuan tersebut berada di ranah yang berbeda seperti bisnis dan kehidupan sehari-hari.

  • Synergistic (sinergis): tujuan harus bisa saling berkolaborasi dalam mewujudkan satu dan lainnya. Misalnya, kamu mau mulai mengumpulkan dana pendidikan anak. Di saat yang bersamaan kamu juga ingin melunaskan semua utang. Maka tujuan untuk melunaskan utang dapat membantu mengumpulkan dana pendidikan anak dengan lebih mudah.

  • Expansive (luas): ketika hendak membuat suatu tujuan keuangan, cobalah berpikir secara luas. Efeknya, tujuan yang dibuat akan lebih menantang dan membawa lebih banyak keuntungan.

Contoh tujuan keuangan yang WISE:

Kamu ingin memiliki portofolio saham yang baik dengan cara melunasi utang dengan bunga tertinggi dan membuat rekening khusus dana pensiun terlebih dahulu. Lalu selanjutnya fokus dalam mengembangkan nilai investasi yang dimiliki.

Baca juga: Financial Checkup Sebelum Berinvestasi yang Wajib Dilakukan

Setelah baca artikel ini, kira-kira strategi mana nih yang mau kamu coba? Kamu bisa pilih salah satu yang paling sesuai dengan preferensi untuk kemudian ditulis di tempat yang mudah dilihat. Dengan begitu kamu akan bakal makin semangat deh.

Nah, sebagai salah satu instrumen investasi, saham bisa bantu kamu mewujudkan tujuan keuangan. Tertarik untuk dapat trading signal dan belajar saham lebih jauh bareng Coach Emtrade?

 Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelPerencanaan Keuangan

Begini Cara Menghitung Dana Darurat yang Ideal Saat Mengelola Uang

11 Nov 2022, 16:21 WIB
cara menghitung dana darurat yang ideal
ArtikelPerencanaan Keuangan

Financial Checkup Sebelum Berinvestasi yang Wajib Dilakukan

2 Nov 2022, 15:49 WIB
article
ArtikelPerencanaan Keuangan

Delayed Gratification: Rahasia Menuju Financial Freedom

4 Okt 2022, 16:12 WIB
delayed gratification
ArtikelPerencanaan Keuangan

Lifestyle Inflation Bikin Susah Bebas Finansial, Benarkah?

29 Sep 2022, 15:41 WIB
lifestyle inflation
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi