Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Saham Bank Digital Melesat, Mana Yang Layak Dikoleksi?

18 Jul 2022, 17:19 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Selama beberapa hari terakhir, sektor perbankan digital mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitannya. Dalam seminggu, AGRO memimpin penguatan 18,25%, diikuti oleh BBYB yang naik 6,48%, BBKP naik 5,26%, dan ARTO naik 3,26%,  Sementara yang masih tertinggal diantaranya BBHI turun 6,54% dan BANK turun  1,30%. 


Penguatan dari perbankan digital ini bukan tanpa sebab. Tentu, ada beberapa faktor yang bisa menjadi pemicu agresifnya pergerakan saham di sektor perbankan digital ini. Kira-kira apa saja yang menjadi katalis positifnya? Mana yang masih layak untuk dikoleksi? 


Ekosistem dan Trend

Dalam pandangan kami, ada beberapa alasan mengapa saham bank digital mulai menguat, yaitu sebagai berikut : 


  1. Prospek Ekosistem Yang Luas 

Menurut kami, melihat pergerakan harga saham bank digital yang aktif beberapa hari terakhir. Rata-rata yang mampu bertahan dan berkembang maju adalah yang punya ekosistem luas. 


Sebagai contoh. AGRO bersama ekosistem luas dari BBRI sudah mulai berkolaborasi baik dalam penyaluran kredit dan tabungan (saving) melalui aplikasi Raya, Pinang, dan Brimo. 


Kemudian, ARTO memiliki ekosistem luas bersama GOTO, dan baru-baru ini dari pengendalinya, Jerry Ng telah selesai melakukan aksi korporasi tender offer saham BFIN.  Selanjutnya, BBYB juga memiliki ekosistem luas bersama grup Akulaku, yang mena bisa menyalurkan kredit dengan bunga yang kompetitif. 


Dengan ekosistem yang luas, bank digital punya peluang yang lebih dalam mengintegrasikan user-nya menjadi active user yang lebih loyal dengan fitur-fitur lengkap dan menarik.


  1. Trend Bearish Sudah Mulai Selesai 

Karena masih technology related, saham bank digital pergerakan harganya juga masih berkaitan dengan saham-saham teknologi. Jika melihat secara sektoral selama setahun ke belakang, sektor technology masih jadi paling tertinggal setelah real estate atau berada  di peringkat 10 dengan minus 8,07%. 


Namun, selama seminggu terakhir akhirnya sektor tech mampu menguat dan berada di peringkat 6, walaupun masih minus 0,88%. 


Selain itu, tanda-tanda saham tech mulai bangkit dan potensi keluar dari trend bearish terlihat dari teknikalnya yang sudah mulai terkonsolidasi. Ini mengkonfirmasi harga sudah memasuki stage 1 atau  fase akumulasi. 


Figure 2. Trend IDX TECHNO


Source : Tradingview


Baca juga : Siklus Harga Saham 

Kira-kira Saham Bank Digital Mana Yang Masih Layak Dikoleksi? 


Bank digital di Indonesia memang masih banyak yang merugi dan sejauh ini menurut kami, hanya ARTO yang sudah mencatatkan profitabilitas positif. Sehingga, punya peluang lebih untuk mulai konservatif dengan meningkatkan pencadangannya, sehingga kualitas aset bakal membaik. 


Profitabilitas ARTO yang positif juga diiringi dengan performa kinerja yang membaik dikonfirmasi dengan Net Interest Margin (NIM) per kuartal 1/2022 naik jadi 11,08%, dibandingkan  kuartal 1/2021 di 7,72%. 


Oleh karena itu, secara fundamental ARTO jadi yang paling menarik untuk saat ini jika tujuannya ingin investasi. Namun, tetap dalam strategi buy sebagai pelaku pasar kita harus perhatikan teknikalnya. 


Baca juga : Analisis Teknikal & Fundamental ARTO 


Namun, sebagai pelaku pasar kita tetap harus mengantisipasi risiko di saham perbankan digital mengingat kebanyakan yang masih belum membukukan keuntungan, sehingga dalam jangka pendek akan lebih sensitif terhadap risiko dari kenaikan suku bunga dan kenaikan Giro Wajib Minimum (GWM) hingga akhir September mendatang.  


Kenaikan suku bunga dan GWM akan menggerus penyaluran kredit dan minat kredit masyarakat. Selain itu, ada risiko dari pergerakan harga saham yang volatile, sehingga pelaku pasar harus punya exit strategy yang jelas untuk meminimalisir risiko. 


Ingin tahu strategi trading dan investasi saham lainnya secara praktis? Yuk upgrade ke VIP member Emtrade. 


Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, referensi saham, morning dan day briefing, cryptoclass, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-TN-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.

Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
premium-iconArtikelInsight

Saham Menarik Ketika Natal dan Tahun Baru, Gimmick atau Fenomena?

24 Des 2022, 10:27 WIB
article
premium-iconArtikelInsight

Kenaikan Suku Bunga BI Mulai Melandai, Begini Efeknya ke Saham

22 Des 2022, 15:00 WIB
article
premium-iconArtikelInsight

Kilas Balik Pasar Saham 2022: Nikel dan Kendaraan Listrik Jadi Primadona?

22 Des 2022, 15:02 WIB
article
premium-iconArtikelPemula

Begini Persamaan Arti GOAT dalam Sepak Bola dan Investasi Saham

19 Des 2022, 16:25 WIB
arti GOAT dalam sepak bola
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Telegram
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2023, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi