Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Mana Saham Properti yang Valuasinya Paling Murah? Cek di Sini!

11 Jan 2024, 13:38 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Pada artikel sebelumnya, kita telah membahas beberapa sentimen yang dinilai dapat mendorong pergerakan saham sektor properti pada tahun 2024. Satu di antaranya adalah pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang semakin gencar dilakukan oleh pemerintah. 

Hal ini akan mendorong adanya perpindahan penduduk dari Jakarta ke IKN. Efeknya, sektor properti berpotensi diuntungkan dari permintaan tempat tinggal yang meningkat. Emiten yang berinvestasi di IKN adalah PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) dan PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI).

Di samping itu, proyeksi penurunan suku bunga AS oleh The Fed sebanyak tiga kali untuk tahun 2024 juga memberikan angin segar bagi sektor properti. Sebab, jika ini terjadi, ada kemungkinan Bank Indonesia (BI) akan mengikuti langkah The Fed ke depan. Sehingga diharapkan bisa menggenjot daya tarik konsumen untuk membeli properti melihat suku bunga KPR menjadi lebih ringan.

Adapun kebijakan bebas PPN untuk pembelian rumah hingga Rp5 miliar yang turut menopang permintaan properti. Tahap pertama sudah dimulai dari November 2023 hingga Juli 2024. Sedangkan tahap kedua akan dimulai pada bulan Juli 2024 hingga Desember 2024.

Secara garis besar, kinerja sektor properti cukup diuntungkan dari deretan sentimen positif tersebut. Ditambah lagi, upah minimum provinsi (UMP) yang naik di tahun ini bisa semakin mendorong daya beli masyarakat.

Meski demikian, ada beberapa hal yang mungkin bisa menahan potensinya dalam jangka pendek. Penjelasannya bisa kamu baca di artikel berikut ini.

Baca juga: Peluang dan Tantangan untuk Sektor Properti di Tahun 2024

Sumber: Laporan keuangan perusahaan, data diolah Emtrade

Berdasarkan laporan keuangan terakhir per September 2023, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) mencatatkan kenaikan profitabilitas paling signifikan secara persentase dibandingkan properti big caps lain. Namun, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) memimpin dari segi besarnya nominal.

Pada bulan Agustus 2023, pemerintah mengumumkan kebijakan yang mempermudah Warga Negara Asing (WNA) untuk membeli hunian di Indonesia dengan hanya menunjukkan paspor. Hal ini menguntungkan bagi SMRA dan PWON yang memiliki portofolio proyek di Jabodetabek. PT Ciputra Group Tbk (CTRA) dengan proyek di area kunjungan WNA seperti Bali dan Batam juga berpotensi memperoleh benefit. Ke depannya, ini bisa memberikan peluang yang baik untuk ketiga emiten tersebut.

Sumber: Laporan keuangan perusahaan, data diolah Emtrade per 11 Januari 2024

Terlihat valuasi SMRA adalah yang paling terdiskon secara price to book value (PBV) dibandingkan yang lain. Sementara itu, CTRA saat ini sudah cukup premium.

Baca juga: Adu Kinerja Marketing Sales Emiten Properti di Kuartal III/2023, Siapa Juaranya?

Pertanyaannya, apakah SMRA juga menjadi yang paling menarik secara teknikal? Saham properti apa yang saat ini cukup potensial untuk buy? 

Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Unboxing Saham Terkait Program Prabowo-Gibran, Seberapa Diuntungkan?

16 Feb 2024, 16:33 WIB
article
ArtikelInsight

Pemilu di Depan Mata, Ini Deretan Emiten yang Terafiliasi Masing-Masing Paslon

13 Feb 2024, 12:11 WIB
article
ArtikelInsight

Harga Saham ASII Makin Tertekan, Ada Apa?

23 Jan 2024, 13:54 WIB
article
ArtikelInsight

Baterai EV LFP vs Nikel Dibicarakan di Debat Cawapres, Begini Kinerja Emiten Nikel

22 Jan 2024, 14:19 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Telegram
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi