Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconPerencanaan Keuangan

Bingung Investasi Properti atau Saham? Perhatikan Hal Ini Dulu!

19 Sep 2022, 15:01 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
properti atau saham

Punya uang dingin dalam jumlah yang besar? Jangan cuma disimpan di tabungan saja, Emtraders. Jika memang termasuk uang nganggur, coba deh bikin uangnya bekerja dengan cara diinvestasikan. Sehingga bisa jadi passive income karena nilainya berpotensi naik berkali-kali lipat yang sekaligus bisa melawan risiko inflasi.

Pertanyaannya, investasi ke instrumen apa? Biasanya dengan jumlah uang dingin yang besar orang-orang akan terpikir untuk berinvestasi di saham atau properti karena dinilai prospektif ke depannya. Jika kamu ingin memilih salah satunya saja, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan terlebih dahulu. Langsung saja simak di artikel ini.

Lebih Paham Tentang Properti atau Saham?


Berhubung investasi selalu beriringan dengan kerugian dan keuntungan, maka penting untuk punya ilmu yang mumpuni sebelum mulai berinvestasi di instrumen tertentu. Dengan begitu kita bisa mengelola dan mengatasi setiap kemungkinan yang terjadi supaya keuntungan menjadi semakin maksimal sambil meminimalisir risiko.

Berkaitan dengan hal itu, coba tanya pada diri sendiri apakah ilmu yang dimiliki lebih condong ke properti atau saham? Kalau belum terlalu familier dengan pasar saham dan cenderung lebih memahami properti, bisa pilih properti yang masih berada di dalam circle of competence kamu.

Jika sebaliknya, lebih baik investasi di saham saja. Misalnya beli saham yang tidak terlalu volatile saat lagi crash. Big cap yang masih murah secara valuasi per 9 September 2022 ada ASII dan ICBP. Namun perlu diulik lebih jauh lagi di fitur Analysis Emtrade, terutama kalau kamu baca artikel ini beberapa minggu atau bulan setelahnya supaya tetap update.

Lalu gimana kalau ternyata belum familier dengan properti dan saham? Coba pelajari dua-duanya dulu. Sesuaikan pilihan dengan kenyamanan dan profil risiko diri sendiri. Ini bisa jadi berbeda untuk masing-masing individu tergantung dengan preferensinya.

Baca juga: Cara Mendeteksi Pergerakan Big Fund di Pasar Saham

Pahami dan Pelajari Lagi Properti dan Sahamnya

Setelah tahu mau investasi ke mana, pahami dan analisis lebih jauh properti atau saham yang mau dibeli. Kalau kamu ingin berinvestasi properti, cek lagi lokasinya dan jangan hanya mengandalkan informasi dari agen pemasaran saja.

Kalau di sekitar situ ada banyak kampus, lakukan survei dengan bertanya ke mahasiswa. Istilah dari Philip Fisher di pasar saham itu sama seperti scuttlebutt, di mana analisis dilakukan sampai sampai ke toko dan customer emiten.

Hal ini bertujuan agar kamu dapat memastikan potensi dari properti tersebut. Sebab terkadang apa yang dijanjikan oleh agen pemasaran hasilnya tidak selalu bagus karena sepi peminat dan kalah saing dengan properti lain.

Begitu juga dengan saham. Untuk investasi jangka panjang harus perhatikan faktor fundamental dan valuasi dari sahamnya. Ingat bahwa saham juga bisa rugi, tidak hanya untung saja tergantung jenis saham yang dipilih dan timing masuk. Jadi be wise. Pelajari sebelum memilih saham.

Baca juga: Ciri-Ciri Saham yang Cocok untuk Ditabung Jangka Panjang

Nah, jika kamu tertarik untuk berinvestasi saham, di Aplikasi Emtrade kamu bisa baca analisis saham dan dapat trading signal supaya pilihannya jadi semakin mantap. Gimana caranya?

Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.





Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelPerencanaan Keuangan

4 Metode Membuat Tujuan Keuangan 2023 Agar Cepat Tercapai

27 Des 2022, 16:22 WIB
article
ArtikelPerencanaan Keuangan

Begini Cara Menghitung Dana Darurat yang Ideal Saat Mengelola Uang

11 Nov 2022, 16:21 WIB
cara menghitung dana darurat yang ideal
ArtikelPerencanaan Keuangan

Financial Checkup Sebelum Berinvestasi yang Wajib Dilakukan

2 Nov 2022, 15:49 WIB
article
ArtikelPerencanaan Keuangan

Delayed Gratification: Rahasia Menuju Financial Freedom

4 Okt 2022, 16:12 WIB
delayed gratification
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi