Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Rumor Alibaba Masuk FREN, Begini Prospeknya

27 Jul 2022, 11:22 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Alibaba, raksasa teknologi China, kembali dirumorkan akan menjadi salah satu investor PT Smartfren Telecom Tbk (FREN).

Kabarnya, Alibaba siap menggelontorkan dana hingga US$100 juta atau setara Rp1,49 triliun untuk menyuntik modal baru.

Kabar tersebut membuat harga saham FREN  melompat 9,2% ke Rp95 per unit dengan nilai transaksi mencapai Rp284,79 miliar.

Mengutip Dealstreet Asia, Alibaba menilai rencana tersebut sebagai investasi yang potensial karena Indonesia merupakan negara dengan penduduk terbesar di Asia Tenggara. Selain itu, Sinarmas juga merupakan partner bisnis strategis karena sebuah konglomerasi besar yang bergerak di sektor teknologi, agrobisnis, properti, keuangan dan kertas. 

BACA JUGA: Perusahaan Terafiliasi FREN Bakal IPO, Begini Analisisnya 

Rumor yang berkembang bersamaan dengan rencana Smartfren menambah modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) alias private placement. PMTHEMTD ini dilakukan dengan menerbitkan saham Seri C baru sebanyak-banyaknya 31 miliar saham.

Jumlah saham tersebut setara 10% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan, dengan harga pelaksanaan Rp 100 per saham. Sehingga, Smartfren akan memperoleh dana segar sebesar Rp3,1 triliun. 

Kabar di pasar juga menyebutkan jika Franky Wijaya bakal membeli saham private placement tersebut. Artinya, putra pendiri Sinar Mas ini bakal menjadi investor strategis private placement FREN. Namun, pihak FREN membantah hal tersebut, dan menyebutkan perseroan belum memiliki investor strategis yang pasti.

Rencana Bisnis Data Center

FREN pun lagi berencana ekspansi ke bisnis data center di Indonesia. Mengutip dari Bisnis.com, Presiden Direktur FREN Merza Fachys mengatakan induk usaha Grup Sinar Mas dan perusahaan asal Dubai, Group 42 sepakat bangun data center berkapasitas 1.000 Megawatt. 

Jumlah itu hampir 10 kali lipat dari total kapasitas data center di Indonesia yang saat ini baru 159 Megawatt. Proyek itu disebut sudah dikerjakan dalam tahap perencanaan teknis, survei lokasi, dan beberapa perancangan lainnya. 

Jadi Buy or Bye FREN?


Secara teknikal, FREN berada di area resisten 100 dan muncul tanda candle reversal sehingga dalam jangka pendek berpotensi rawan profit taking. 

Selain itu, saham FREN memiliki risiko volatilitas yang tinggi dilihat dari ekor di atas yang cukup panjang.


Mau dapat trading signal real-time serta strategi tradingnya?

Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

 -FR-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.




Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Update Data Makro: Inflasi AS & China dan IKK Indonesia, Apa Implikasinya?

13 Mar 2024, 15:55 WIB
article
ArtikelInsight

Keluar dari MSCI, Indeks FTSE Siap Tampung CUAN

19 Feb 2024, 14:10 WIB
article
ArtikelInsight

Kembangkan Bisnis FTTH, ISAT Akuisisi Pelanggan MNC Play

21 Nov 2023, 12:01 WIB
article
ArtikelInsight

Adu Kinerja Marketing Sales Emiten Properti di Kuartal III/2023, Siapa Juaranya?

24 Okt 2023, 17:14 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi