Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconFundamental

Study Case: Adu Kinerja Emiten Supermarket di Indonesia

22 Jul 2022, 16:31 WIB
Bagikan s
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
saham supermarket

Di Indonesia, beberapa nama yang mungkin dikenal sebagai pemain di industri ritel segmen supermarket diantaranya adalah Alfamart, Hero Supermarket, Alfa Midi, hingga Ranch Market. Dalam Bursa Efek Indonesia (BEI), emiten peritel ini terklasifikasi ke dalam sub-sektor dari Food & Staples Retailing yang didalamnya terdapat 12 emiten di industri yang sama.


Seperti yang sudah pernah dibahas dalam materi sebelumnya terkait cara analisis sektor ritel, sebagai pembelajaran kami akan mencoba membuat langkah praktis sebagai study case cara analisis emiten ritel di segmen Supermarket terhadap beberapa emiten ritel seperti AMRT, HERO, MIDI, dan RANC untuk periode 2015-2019 (sebelum pandemi). Berikut analisisnya.


1. Dari perspektif margin kotor (Gross Margin)


Berdasarkan data kinerja periode 2015-2019, Pertumbuhan pendapatan rata-rata AMRT dan MIDI lebih tinggi sebesar 10,8% dan 12,3% dibandingkan dengan HERO dan RANC -3,85% dan 5,77%. Hal itu disebabkan oleh margin keuntungan dari AMRT dan MIDI lebih rendah.





Dengan berani mengambil margin keuntungan yang kompetitif, AMRT dan MIDI bisa menjaga pertumbuhan pendapatannya lebih stabil. Di sisi lain, RANC dan HERO memiliki tingkat margin keuntungan yang lebih tinggi, berisiko mencatatkan penruunan penjualan dalam jangka panjang. Hal itu terlihat dari kinerja HERO dan RANC pada periode 2016-2019.



2. Dari Perspektif Efektivitas Beban Operasional (SG&A to Sales)

Berhubung untuk menjaga pertumbuhan pendapatan, harus berani mematok margin yang lebih rendah atau kompetitif, berarti emiten peritel juga harus menjaga efisiensi operasional dengan baik. 


Untuk mengukur efektivitas beban operasional yang baik, maka indikator yang dapat digunakan adalah rasio beban operasional terhadap penjualan (Selling, General, and Administration Expenses to sales/SG&A to sales).





Berdasarkan data di atas, maka AMRT dan MIDI kembali menghasilkan rata-rata level efisiensi operasional yang paling efektif. Hal ini terefleksi dengan rata-rata beban penjualan, umum, dan administrasi AMRT dan MIDI yang masing-masing terjaga di level kurang dari 21%, lebih rendah dari HERO dan RANC yang tercatat di atas dari level rata-rata sebesar 23%.


3. Dari Perspektif Perputaran Inventori (inventory turnover)


Semakin tinggi perputaran persediaan yang terjual maka ini merupakan sinyal yang bagus bagi suatu peritel supermarket. Tingginya perputaran mengindikasikan bahwa persediaan yang dijual tidak membutuhkan waktu yang lama untuk dapat terjual ke konsumen. Di sisi lain, rendahnya perputaran memberikan indikasi bahwa produk yang dijual kurang laku di pasaran sehingga perputarannya rendah.




Dari beberapa emiten ritel supermarket tersebut, tercatat AMRT sebagai emiten yang tingkat perputaran yang cukup tinggi, atau mencapai 7.89 kali, di atas rata-rata 6,8 kali. Selain itu, MIDI dan RANC pun juga memiliki tingkat perputaran persediaan yang juga di atas rata-rata. Namun hal yang berbeda pada RANC yang mencatatkan tingkat perputaran modal yang rendah di bawah rata-rata market, atau mencapai 5,3 kali.


BACA JUGA: Begini Penjelasan Tentang Sektor Ritel


Demikianlah contoh praktis analisis pada sektor ritel segmen Supermarket melalui study case dari AMRT, HERO, MIDI, dan RANC yang dapat diterapkan juga di emiten ritel lainnya. Namun perlu diingat, selain faktor operasional, investor juga harus memperhatikan sisi valuasi dari masing-masing emiten tersebut sebelum memutuskan untuk berinvestasi.


Mau punya mentor saham berpengalaman yang siap ditanya apapun tentang saham?


upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade.

Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-WS-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.





Bagikan s
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Deretan Saham Big Caps yang Terdiskon, Mana yang Potensial?

18 Apr 2024, 16:47 WIB
article
ArtikelInsight

Adu Kuat Kinerja Big Bank Hingga November 2023

17 Jan 2024, 08:59 WIB
article
ArtikelInsight

Mana Saham Properti yang Valuasinya Paling Murah? Cek di Sini!

11 Jan 2024, 13:38 WIB
article
ArtikelFundamental

Laba Bersih vs Arus Kas, Mana yang Lebih Penting?

6 Des 2022, 15:37 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi