Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Asing Akumulasi, TBIG Naik 6,12 % Hari Ini

13 Apr 2022, 17:56 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Saham TBIG mencatatkan kenaikan 16,2% menjadi Rp3.120 pada 13 April 2022. Posisi harga penutupan saham TBIG itu menjadi yang tertinggi sepanjang 2022. Sepanjang 4 April 2022, TBIG mencatatkan kenaikan volume perdagangan sebesar 295% dibandingkan dengan sebelumnya. Apa yang membuat TBIG melesat?


Umumkan RUPST di Bulan Mei, Investor Cermati Potensi Dividen

Melalui keterbukaan informasi pada hari ini [source], TBIG mengumumkan penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada tanggal 23 Mei 2022 mendatang. Investor cukup berekspektasi tinggi pada pembagian dividen tahun ini melanjutkan konsistensinya selama 6 tahun terakhir. Apalagi, membaiknya performa keuangan di 2021 mendorong potensi TBIG akan membagikan dividen yang lebih tinggi di tahun ini.

BACA JUGA: Begini Cara Baca Laporan Keuangan Saham yang Benar

Kami memperkirakan TBIG akan membagikan dividen sebesar Rp50,86/saham dengan asumsi earning per share (EPS) atau laba per saham 2021 sebesar Rp71,61 per saham, Jika melihat rata-rata dividen payout ratio (DPR) 5 tahun terakhir sebesar 71,2%. Berarti potensi dividen saham TBIG berpotensi memiliki yield sebesar 1,6% dari harga penutupan hari ini (13/04).


Asing Akumulasi Rp54 Miliar

Pada perdagangan 13 April 2022, asing mencatatkan pembelian bersih saham TBIG senilai Rp54,4 miliar. Saham TBIG pun menjadi saham yang paling banyak diburu asing ke-4 setelah TLKM, ITMG, dan UNTR.


Akuisisi 3 Ribu Menara Dorong Kinerja 2021

Sepanjang 2021, TBIG mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 16% menjadi Rp6,2 triliun dibandingkan dengan 2020.. Kenaikan tersebut didorong oleh inorganic growth dari akuisisi 3.000 menara PT Inti Bangun Sejahtera Tbk. (IBST) pada kuartal II/2021 lalu. Dengan begitu, hingga akhir 2021 TBIG memiliki 20.600 menara serta 39,1 penyewa. 

Telkomsel dan Indosat tercatat sebagai penyewa dengan kontribusi tertinggi ke pendapatan TBIG dengan kontribusi masing-masing sebesar 35,6% dan 21,5%.

Naiknya pendapatan tersebut juga diiringi dengan performa EBITDA dan laba bersih yang tumbuh masing-masing sebesar 15,3% dan 53,4% dibandingkan tahun 2020, menggambarkan laba per saham sebesar 71,61.


Bagaimana Prospek Kedepan?

Industri menara menjadi salah satu industri yang cukup menarik dengan penetrasi sinyal 4G Indonesia yang masih 66% serta pengguna internet yang masih 72,9% dari populasi menjadi peluang bertumbuh bagi industri ini. Terlebih kapasitas bisnis TBIG yang cukup rendah dibandingkan 2 pemain besar lain (MTEL dan TOWR) memberi peluang untuk terus bertumbuh baik secara organik maupun anorganik. 

Meski demikian, terdapat risiko berupa valuasi yang cukup premium dibandingkan historis dan peers nya, posisi kas yang rendah dibandingkan peers akan mendorong potensi hutang untuk ekspansi, serta kenaikan suku bunga dapat menekan laba bersih dengan biaya bunga yang lebih tinggi.


Valuasi Premium

Menggunakan model valuasi EV/EBITDA, saat ini TBIG sudah diperdagangkan pada valuasi yang cukup premium di 16,7x atau berada diatas +1Sdv rata-rata 5 tahunnya, dengan rata-rata EV/EBITDA 5 tahun di 12,4x. Disamping itu, jika dibandingkan peers TBIG juga memiliki valuasi yang premium dibanding TOWR dan MTEL yang diperdagangkan pada 7,8x dan 10,5x EV/EBITDA.

valuasi TBIGsource: Bloomberg


BACA JUGA: Begini Analisis dan Rekomendasi untuk Saham TBIG

Jadi, bagaimana strategi trading saham TBIG ke depannya? yuk upgrade ke VIP member Emtrade. 

Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, referensi saham, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-AVV-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul. 




Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Telegram
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi