Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Saham TOBA Naik 8,3%, Efek Bisnis Energi Baru Terbarukan?

12 Apr 2022, 17:41 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
toba

Saham PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA) mencatatkan kenaikan 8,3% menjadi Rp1.305 per saham pada penutupan perdagangan 12 April 2022. Dengan begitu, harga saham TOBA sudah naik 20,3% sepanjang April 2022. Kira-kira, apa yang bikin harga saham TOBA naik?

 

Transformasi ke Green Business, TOBA Akan Zero Carbon di 2030

Melalui public expose yang disampaikan TOBA pada November 2021, TOBA mendeklarasikan akan mulai mendiversifikasi bisnisnya ke sektor green energy. Transformasi tersebut perusahaan mulai dari divestasi Paiton Energy, segmen bisnis TOBA yang berfokus pada pembangkit listrik tenaga batu bara.

BACA JUGA: Begini Cara Cari Saham Lagi Diskon yang Benar

Hasil dari divestasi tersebut akan di reinvestment pada entitas yang berkaitan dengan energi baru dan terbarukan, serta kendaraan listrik. Manajemen menargetkan perusahaan akan berstatus ‘zero carbon’ pada tahun 2030.

Sejauh ini terdapat beberapa investasi yang sudah TOBA lakukan:

  1. Investasi di Perusahaan Solar Panel

Akhir November tahun lalu, TOBA melakukan investasi melakukan investasi pada Solar United Network Pte Ltd (SUN), melalui penerbitan saham baru sejumlah 523.703 lembar dengan nilai investasi sebesar US$8 juta. Hasil dari investasi tersebut nantinya akan digunakan oleh SUN dalam ekspansi bisnis renewable energy. [source]

  1. Joint Venture Bisnis EV Roda 2

Melalui anak usaha TOBA yang bekerjasama dengan Gojek, TOBA mendirikan perusahaan patungan (JV) antara bernama PT Energi Kreasi Bersama. JV yang bergerak dibidang perakitan, perdagangan, reparasi, perawatan, dan pembiayaan sepeda motor listrik, termasuk merakit baterai dan menyediakan stasiun penukaran baterai untuk kendaraan listrik. [source]

 

Nantinya kendaraan listrik roda 2 tersebut akan digunakan sebagai kendaraan bagi mitra gojek.

Aksi divestasi dan reinvestment tersebut akan berlanjut hingga TOBA mencapai ‘zero carbon’ di 2030. Menurut guidance perusahaan, tahun 2026 hingga 2030 TOBA akan menyelesaikan bisnis pertambangan batu bara serta melakukan divestasi PLTU.

 

Bisnis Batubara Masih Berjalan

Meskipun business path perusahaan akan menuju ke energi bersih, TOBA masih menjalankan bisnis lamanya sebagai penambang batu bara dan pembangkit listrik. Sampai September 2021, 80% pendapatan TOBA masih diperoleh dari penjualan batu bara.

Sehingga, fluktuasi pergerakan harga batu bara global menjadi katalis terhadap kinerja keuangan TOBA.

Sepanjang tahun 2022, harga batu bara newcastle mengalami kenaikan 88,6% hingga penutupan 11 April 2022 yang menggambarkan kenaikan sebesar 17,9% sepanjang April 2022.

Kenaikan harga batu bara global tersebut merupakan dampak dari invasi Rusia ke Ukraina yang memicu gangguan distribusi batubara serta sanksi ekonomi berupa larangan impor batubara Rusia dari negara-negara Uni Eropa serta Jepang dan Korea.

Dampak yang dirasakan cukup signifikan terhadap persediaan batubara global, mengingat Rusia memiliki kontribusi 15% terhadap produksi batubara global.

harga batubara


Kinerja Kuartal 3/2021 Masih Tanpa Green Energy

TOBA mencatatkan pendapatan sebesar US$287 juta pada kuartal 3/2021, naik 4,2% dibanding periode yang sama tahun 2020. Pertumbuhan tersebut terjadi berkat harga jual batubara yang mengalami kenaikan 76%, meskipun volume penjualan batubara turun 22%.

Sepanjang periode tersebut pendapatan TOBA masih sepenuhnya diperoleh dari bisnis batubara dan turunannya, dimana penjualan batubara berkontribusi 80% serta konstruksi & ketenagalistrikan berkontribusi 19%.

Di sisi laba bersih, TOBA mencatatkan laba sebesar US$ 34,2 juta, naik 15,8% dibanding periode yang sama tahun 2020.

 

Bagaimana Prospek Kedepan?

Hingga beberapa tahun mendatang kami menilai bisnis batubara TOBA masih akan mendominasi kinerja keuangan, sehingga pergerakan harga komoditas global serta potensi kenaikan produksi batu bara tahun ini menjadi katalis yang tidak bisa dipisahkan untuk saat ini.

Kenaikan harga batu bara sepanjang kuartal I/2022 tentu akan berdampak pada kenaikan harga jual TOBA yang akan tercermin pada potensi pertumbuhan pendapatan tahun ini.

Meski demikian potensi reinvestment TOBA ke bisnis energi baru dan terbarukan serta kendaraan listrik dapat menjadi katalis untuk pergerakan harga sahamnya, melihat pergerakan historis TOBA yang cukup sensitif terhadap sentimen tersebut.

Sehingga fluktuasi harga komoditas dari berlanjutnya tensi geopolitik Rusia-Ukraina menjadi risiko yang perlu diperhatikan selain dari potensi permintaan China yang melemah karena Covid-19 dan produksi batu bara TOBA yang dibawah ekspektasi.

 

Valuasi Premium

TOBA saat ini diperdagangkan pada valuasi yang cukup permium dengan 25,1x P/E, atau berada di atas +1Std 5 tahunya dengan rata-rata P/E 5 tahunnya di 12,8x serta valuasi rata-rata peers di 5,4x.

valuasi toba


BACA JUGA: Begini Analisis dan Rekomendasi Jual-Beli Saham TOBA

Mau tau strategi trading saham TOBA selanjutnya? yuk upgrade ke VIP member Emtrade.

Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, referensi saham, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

 

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.





Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi