Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Meski Laba Bersih Turun, BSDE Catat Marketing Sales Melebihi Target

18 Mar 2024, 16:31 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Emiten properti PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mencatatkan pertumbuhan pendapatan sepanjang tahun 2023 sebesar 12,7% dari Rp10,23 triliun mencapai Rp11,53 triliun. Secara segmen bisnis, pendapatan BSDE berasal dari:

  • Real estate Rp10,55 triliun (+16,5%)

  • Properti Rp641,26 miliar (+266,4%)

  • Jalan tol Rp330,11 miliar (-66,7%)

  • Lain-lain Rp9,58 miliar (+218,6%)


Adapun marketing sales selama tahun 2023 mencapai Rp9,5 triliun, menunjukkan peningkatan sebesar 7,9% dari target awal tahun yang sebesar Rp8,8 triliun. Sekadar informasi, target marketing sales tahun 2024 sebesar Rp9,5 triliun. 


Pendapatan yang naik ini tidak dibarengi dengan kenaikan laba bersih. Pada periode ini laba bersih perseroan turun 20% dari Rp2,43 triliun menjadi Rp1,94 triliun.


Penyebabnya adalah pembengkakan dari sisi pos beban mereka. Beban pokok pendapatan naik 50,4% dari Rp3,40 triliun menjadi Rp5,12 triliun. Alhasil, laba kotor menipis 6% menjadi Rp6,41 triliun. Gross profit margin (GPM) turun dari 66,7% pada 2022 menjadi 55,6% pada 2023.


Dalam Investor Release, BSDE juga menjelaskan bahwa penurunan GPM disebabkan oleh margin yang lebih rendah dari penjualan tanah dan properti, serta adanya peningkatan proporsi penjualan apartemen. Margin keuntungan dari apartemen sendiri diketahui lebih kecil dibandingkan dengan rumah tapak.


Kemudian beban usaha sebesar Rp3,50 triliun, meningkat 12,2%. Sehingga laba usaha turun 21,5% menjadi Rp2,91 triliun dan operating profit margin (OPM) menipis dari 36,2% menjadi 25,2%.


Lalu, bagaimana dengan kondisi neraca keuangannya?


Pada tahun 2023 aset BSDE tumbuh 2,8% mencapai sebesar Rp66,82 triliun. Utangnya menurun 4,9% menjadi hanya Rp25,62 triliun. Sementara itu, ekuitas atau modal bertambah 8,3% mencapai Rp41,20 triliun. Ini menunjukkan BSDE memiliki ekuitas yang positif karena angkanya lebih besar dibandingkan utang.


Dengan demikian, debt to asset (DAR) BSDE saat ini 0,02x dan debt to equity (DER) di 0,03x. Ini cukup bagus karena berarti perusahaan memiliki tingkat utang yang relatif rendah dibandingkan dengan total aset dan ekuitasnya.


Sebagai informasi, valuasi price to book value (PBV) BSDE cukup murah sebesar 0,56x, di bawah rata-rata 5 tahun 0,71x.


Ke depan, prospek marketing sales berpotensi tetap kuat, dengan dukungan dari insentif PPN yang Ditanggung Pemerintah. Di samping itu, sektor properti dapat merasakan dampak positif dari kemungkinan penurunan suku bunga, yang diprediksi akan terjadi antara kuartal kedua hingga ketiga tahun 2024. 


Namun, dengan tingkat inflasi indeks harga konsumen AS yang masih berada di sekitar 3%, harapan pasar mengenai penurunan suku bunga oleh The Fed di Juni 2024 menjadi semakin kecil. 


Baca juga: Peluang dan Tantangan untuk Sektor Properti di Tahun 2024


Mau tahu strategi trading saham BSDE? Bagaimana potensinya saat ini? Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Laba Bersih ICBP Terkoreksi Efek Pembengkakan Beban Keuangan

2 Mei 2024, 17:20 WIB
article
ArtikelInsight

Performa Keuangan ASII di Kuartal I/2024 Menurun, Ini Penyebabnya

30 Apr 2024, 16:18 WIB
article
ArtikelInsight

Performa Keuangan UNVR Membaik, Gimana Efek Penarikan Es Krim?

26 Apr 2024, 15:09 WIB
article
ArtikelInsight

BBRI Cetak Laba Bersih Naik Tipis 2,7% Jadi Rp15,6 Triliun

25 Apr 2024, 13:06 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi