Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Laba Bersih BBCA Tumbuh 34% di Semester I/2023, Ini Pendorongnya

25 Jul 2023, 10:36 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) membukukan kenaikan kinerja laba bersih sebesar 34% secara tahunan menjadi Rp24,2 triliun dari sebelumnya Rp18,04 triliun. Hal ini sejalan dengan pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) yang juga tumbuh 24,6% menjadi Rp37,10 triliun dari sebelumnya Rp29,77 triliun.


Pendapatan non bunga naik 9,4% menjadi Rp12,2 triliun didorong oleh pendapatan berbasis komisi yang naik 5,4%. Secara total, pendapatan operasional BBCA naik 20,5% menjadi Rp49,3 triliun. Di sisi lain biaya provisi juga berhasil dipangkas 49,5% menjadi Rp1,88 triliun dari Rp3,72 triliun.


Hingga Juni 2023, total penyaluran kredit yang dilakukan BBCA tumbuh 9% menjadi Rp735,9 triliun. Di mana, dari jumlah tersebut, kredit segmen konsumer menjadi yang paling signifikan pertumbuhannya. Segmen ini ditopang oleh kredit pemilikan rumah (KPR) yang naik 12% menjadi Rp114,6 triliun, serta kredit kendaraan motor (KKB) naik 19,2% menjadi Rp51,4 triliun.


Baca juga: Sektor Banking 101: Pemahaman dan Cara Analisisnya


Di sisi lain, kredit komersial dan UKM naik 10,9% menjadi Rp219,2 triliun. Sedangkan kredit korporasi naik 5,1% menjadi Rp326 triliun.


Menariknya, penyaluran kredit ke sektor-sektor berkelanjutan berkontribusi hingga 24,3% terhadap total portofolio pembiayaan. Kredit ini naik 6,9% menjadi Rp181,2 triliun. Penyaluran pembiayaan konsumsi untuk kendaraan bermotor listrik tumbuh 44 kali lipat mencapai Rp751 miliar. 


Pertumbuhan kredit tersebut membuat aset BBCA turut mengalami peningkatan sebesar 7,3% menjadi Rp1.357 triliun. Hal itu dibarengi dengan rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) yang membaik turun menjadi 1,9% dari sebelumnya 2,2%. 


Pada sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) tercatat naik 6% menjadi Rp1.071 triliun. Adapun dana murah atau current account saving account (CASA) meningkat sebesar 5,7% menjadi Rp864,7 triliun pada bulan Juni 2023. CASA berkontribusi sebesar 81% dari total dana yang berasal dari pihak ketiga. 


Selain itu, volume transaksi BBCA terus bertumbuh secara konsisten. Selama semester I/2023 meningkat 27,2% menjadi 14,3 miliar. Salah satu kanal yang membukukan kenaikan volume transaksi tertinggi adalah mobile banking sebesar 44% dibanding tahun lalu.


Baca juga: Punya Saham Bank? Ini Deretan Indikator yang Wajib Dipantau


Mau tahu potensi saham BBCA dan analisis selengkapnya? Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Laba Bersih ICBP Terkoreksi Efek Pembengkakan Beban Keuangan

2 Mei 2024, 17:20 WIB
article
ArtikelInsight

Performa Keuangan ASII di Kuartal I/2024 Menurun, Ini Penyebabnya

30 Apr 2024, 16:18 WIB
article
ArtikelInsight

Performa Keuangan UNVR Membaik, Gimana Efek Penarikan Es Krim?

26 Apr 2024, 15:09 WIB
article
ArtikelInsight

BBRI Cetak Laba Bersih Naik Tipis 2,7% Jadi Rp15,6 Triliun

25 Apr 2024, 13:06 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi