Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-icon

Penjualan dan Produksi Turun, Kinerja Saham BUMI Tetap Cemerlang

4 Mei 2023, 13:21 WIB
Bagikan s
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
saham bumi

Update Kinerja Saham BUMI - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatatkan kinerja yang positif pada kuartal I/2023. Perusahaan tambang yang dimiliki oleh Bakrie Group dan Salim Group ini membukukan kenaikan laba bersih sebesar 39,28% menjadi $60,24 juta dibandingkan dengan US$43,25 juta pada kuartal I/2022.

Kenaikan laba disebabkan oleh peningkatan pendapatan sebesar 30,01% menjadi US$454,8 juta dibandingkan dengan US$349,8 juta kuartal I/2022. Pendapatan ditopang oleh nilai ekspor batu bara yang meningkat 89,2% menjadi US$333,23 juta. Sedangkan penjualan batu bara ke dalam negeri justru turun 32,3% menjadi US$115,82 juta.

Di sisi lain volume penjualan saham BUMI turun 4% di kuartal I/2023 hanya 15,4 juta ton dibandingkan periode sama tahun lalu 16 juta ton. Angka ini dikontribusikan oleh KPC dan Arutmin. Rinciannya, penjualan KPC naik 3% menjadi 10,7 juta ton dari periode sama tahun lalu 10,4 juta ton. Sedangkan Arutmin turun 15% menjadi 4,8 juta ton dari 5,5 juta ton periode sama tahun lalu.

Volume penjualan yang turun ini seiring dengan turunnya volume produksi BUMI 1,2% menjadi 16,1 juta ton dari periode sama tahun lalu 16,3 juta ton.

Baca juga: Laba Bersih Emiten Batu Bara Melorot di Kuartal I/2023, Kenapa?

Kinerja Saham BUMI Termasuk Anak Usaha KPC

Angka pendapatan tadi tidak termasuk pendapatan konsolidasi dari anak perusahaan BUMI, PT Kaltim Prima Coal (KPC). Hal itu dikarenakan penerapan standar akuntansi yang berbeda. Sehingga BUMI tidak dapat mengkonsolidasikannya ke dalam laporan keuangan dan hanya bisa mencatatkannya sebagai ekuitas sebesar 51% yang dimiliki perseroan di dalamnya.

Jika merujuk pada laporan konsolidasi kinerja kuartal pertama tahun 2023 termasuk KPC, BUMI memperoleh pendapatan sebesar US$1,640 miliar, yang berbeda sekitar 2.622% dari pendapatan teraudit di periode yang sama, dan laba bersih sebesar US$60,2 juta. Adapun beban pendapatan mencapai US$1,45 miliar. 

Salah satu faktor yang memengaruhi beban pendapatan saham BUMI adalah naiknya tingkat royalti tambang sebesar 14% di dalam negeri (vs 13,5% di kuartal I/2022) dan hingga 28% di ekspor. Alhasil pembayaran royaltI meningkat 210% mencapai US$609 juta dari US$196 juta pada kuartal I/2022.

Selain itu faktor lainnya adalah penalti untuk penjualan di bawah tingkat yang ditentukan di mana angkanya naik lebih dari US$400 juta. Harga bahan bakar juga naik secara signifikan.

Baca juga: Melampaui Konsensus Laba Bersih BSDE Kuartal I/2023 Rp884 Miliar

Berdasarkan laporan keuangan periode kuartal I/2023, BUMI tetap mampu mencatatkan kinerja yang positif di mana laba bersihnya naik meskipun perusahaan mengalami penurunan volume penjualan dan volume produksi. 

Lalu, apakah saham BUMI cukup potensial saat ini? Mau tahu lebih banyak? Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade.

Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.


Pakai kode promo: BLOG (untuk dapat bonus 1 bulan)

saham bumi

Atau hubungi tim sales Emtrade + 6282134277144


emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan s
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Laba Bersih ICBP Terkoreksi Efek Pembengkakan Beban Keuangan

2 Mei 2024, 17:20 WIB
article
ArtikelInsight

Performa Keuangan ASII di Kuartal I/2024 Menurun, Ini Penyebabnya

30 Apr 2024, 16:18 WIB
article
ArtikelInsight

Performa Keuangan UNVR Membaik, Gimana Efek Penarikan Es Krim?

26 Apr 2024, 15:09 WIB
article
ArtikelInsight

BBRI Cetak Laba Bersih Naik Tipis 2,7% Jadi Rp15,6 Triliun

25 Apr 2024, 13:06 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi