Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Diprediksi Naik 120% di 2023, Mending Investasi Emas atau Saham?

2 Jan 2023, 16:07 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Emtraders, kalau kamu dikasih dua pilihan untuk investasi emas atau saham, kira-kira bakal pilih yang mana nih? Soalnya, harga emas dunia diprediksi akan melesat hingga 120% pada tahun 2023, lho! Pagi ini (02/01) harganya ada di level US$1.828 per troy ons. Dengan proyeksi kenaikan 120%, itu artinya emas berpotensi menembus angka US$4.000 per troy ons.

Hal tersebut disampaikan oleh Chief Investment Officer Swiss Asia Capital, Juerg keener melihat kebijakan suku bunga The Fed yang mulai dilonggarkan. Di mana ketika suku bunga dinaikkan secara agresif pada tahun lalu, harga emas sempat ambruk. Belum lagi isu resesi global juga diperkirakan akan segera menerpa perekonomian global. Otomatis emas sebagai aset lindung nilai mulai terlihat menarik.

Kembali ke pertanyaan awal, yuk simak dulu pembahasannya di artikel ini supaya bisa lebih yakin dengan pilihanmu!

Pergerakan Harga Emas

World Gold Council, asosiasi para penambang emas besar dunia, memproyeksikan harga emas akan stabil di 2023 dengan alasan:

  • Risiko perlambatan ekonomi dan resesi ringan.

  • Potensi pelemahan dolar AS.

  • Gejolak geopolitik masih terus berlanjut.

  • Proyeksi ekonomi China membaik di 2023.


Namun, berdasarkan data 10 tahun terakhir, harga emas dunia cenderung bergerak stagnan. Pada tahun 2012 harganya mulai menunjukkan tren penurunan yang kemudian dimanfaatkan investor untuk beli di harga murah. Memasuk tahun 2013, investor khawatir akan adanya isu stimulus quantitative easing (QE) dan memutuskan untuk menjual emasnya. Spot emas jatuh hingga US$1.189 per troy ons.

Aksi beli kembali terjadi pada bulan Juli 2013, sehingga harga emas sempat naik sesaat menjadi sekitar US$1.400 per troy ons. Tetapi emas anjlok lagi karena ada isu penghentian stimulus terkait membaiknya data ekonomi AS. Investor pun lebih memilih dolar AS sebagai aset lindung nilai dibandingkan dengan emas.

Lonjakan signifikan pada harga emas baru muncul di era pandemi tahun 2020 silam. Ketidakpastian kondisi ekonomi membuat investor kembali melirik emas untuk menjaga nilai uang mereka dan akhirnya mendorong permintaan terhadap emas.

Jika dibandingkan, pergerakan harga emas tahun 2003-2011 lebih menarik karena menunjukkan tren kenaikan yang cukup stabil. Di sisi lain tahun 2012-2022 kenaikan yang terjadi tidak signifikan karena harganya sempat melandai cukup lama.

Tren harga emas di Indonesia sendiri cenderung naik disebabkan oleh kurs rupiah yang cenderung melemah. Jadi, bukan karena pengaruh dari harga emas dunia.


Baca juga: Awali Tahun 2023 dengan Mindset dan Strategi Investasi yang Tepat

Emas vs Saham

Emas sering kali disebut sebagai safe haven atau tempat simpan uang yang dianggap aman saat ada gejolak ekonomi. Seperti saat pandemi Covid-19, harga emas cenderung naik, di tengah rata-rata aset lainnya, seperti saham mengalami penurunan. . 

Namun, keuntungan dari investasi emas hanya berasal dari kenaikan harga (capital gain) saja. Sehingga fungsinya benar-benar lebih seperti untuk melindungi nilai aset bukan menumbuhkan nilai aset.

Ketika pasar saham sedang bearish, aset safe haven seperti emas biasanya diburu oleh investor untuk membatasi potensi kerugian. Tetapi kalau pasar saham sedang bullish, emas justru cenderung ditinggalkan karena potensi return tidak semaksimal saham.

Di sisi lain, saham juga mampu memberikan keuntungan lain selain dari capital gain, yakni dividen. Dividen adalah perolehan laba pada periode tertentu yang sebagiannya diberikan kepada pemegang saham.

Itu artinya apabila market lagi turun, investor bisa mencari saham-saham murah dengan fundamental bagus yang masuk ke dalam golongan dividend player, alias rajin bagi-bagi dividen. Dengan begitu potensi yield di masa mendatang bisa lebih besar juga.

Baca juga: Stop Lakukan 7 Hal Ini Saat Berinvestasi di 2023

Lalu, mana yang lebih baik di 2023, emas atau saham? Alih-alih fokus hanya ke salah satunya, kita bisa melakukan diversifikasi aset dengan membeli emas untuk hedging sambil berinvestasi saham untuk menumbuhkan nilai investasi melalui capital gain maupun dividen.

 Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE, SR-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.

Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi