Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconPemula

Halloween Effect Saham: Apa dan Gimana Cara Menghadapinya?

14 Sep 2022, 15:31 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
halloween effect saham

Tidak terasa kita sudah memasuki bulan September. Banyak yang bilang bulan ini merupakan bulan bottom di market dalam rentang waktu setahun atau biasa disebut dengan istilah halloween effect saham. Setelah tahu, mungkin kamu jadi langsung khawatir dengan performa portofolio. Namun tenang saja dan tidak perlu panik karena di artikel ini kita akan mengulik kebenaran mitosnya dan cara menghadapi halloween effect.

Mengenal Halloween Effect

Halloween effect adalah fenomena pasar saham di mana pada bulan September dan Oktober performa market cenderung menurun. Artinya, pada bulan-bulan ini ada banyak saham yang harganya jatuh dalam. Sehingga sering kali membuat cemas para investor retail khususnya yang masih pemula.

Hal ini berkaitan dengan hipotesis bahwa market memiliki kinerja yang lebih baik setelahnya mulai dari tanggal 31 Oktober-1 Mei setiap tahun. Maka tidak heran ada strategi lain yang kerap digunakan, yaitu sell in May and go away. Strategi ini menjual saham pada bulan Mei dan tidak beli lagi sampai akhir bulan Oktober untuk menghindari terjadinya keruntuhan pasar saham.

Namun sebenarnya masih banyak yang mempertanyakan kebenaran halloween effect. Apakah selalu terjadi setiap tahun dan apakah juga berpengaruh di pasar saham Indonesia? Simak pembahasan di poin berikutnya.

Baca juga: 4 Siklus Pasar Saham: Akumulasi, Partisipasi, Distribusi, dan Kapitulasi

Apakah Selalu Terjadi?

Fenomena halloween effect lebih dulu dikenal di stock market Amerika Serikat. Dari sejarahnya, halloween effect saham terjadi selama The Great Depression tahun 1929. Kala itu bulan Oktober menjadi bulan bottom. Saham-saham mulai mengalami penurunan di bulan Agustus, September, dan mencapai posisi terendah di Oktober. Lalu bagaimana dengan IHSG?

halloween effect saham

Berdasarkan data 15 tahun terakhir, rata-rata kinerja IHSG pada bulan Agustus-Oktober memerah dengan masing-masing penurunan 1,17%, 0,66%, dan 0,16%. Meskipun begitu, peluang terjadi penguatan di Agustus-Oktober masih cukup tinggi masing-masing 60%, 53%, dan 71%. Kedua data ini menunjukkan bahwa performa bulan Oktober ternyata sedikit lebih baik dibandingkan bulan Agustus dan September selama 15 tahun terakhir meskipun secara rata-rata tetap menurun.

Kemudian jika kita perhatikan per tahun, IHSG pada bulan Agustus-Oktober belum tentu turun. Bahkan beberapa kali konsisten ditutup hijau pada tahun 2021, 2017, dan 2010. Di bulan Agustus lalu pun IHSG dominan ditutup hijau 3,27% ke level 7.178 dari posisi bulan Juli 6.951.

Intinya, fenomena halloween effect saham belum tentu selalu terjadi. Tergantung dari tren besarnya. Jika ada penurunan tajam, itu terjadi secara harian atau mingguan, tapi secara bulanan masih berpotensi ditutup hijau.

Baca juga: Wajib Tahu! 3 Cara Ampuh Anti Baper di Pasar Saham

Tips Menghadapi Halloween Effect Saham

Bulan September-Oktober tahun ini diperkirakan akan terjadi koreksi normal. Meski begitu tidak perlu cemas karena justru bisa dimanfaatkan untuk beli sebagai persiapan window dressing atau santa claus rally yang terjadi sekitar bulan November-Desember. 

Jadi idealnya pembelian bukan baru dilakukan pada bulan tersebut ya, Emtraders. Justru supaya keuntungannya jadi maksimal, siasati dengan masuk lebih dulu di bulan yang rawan koreksi seperti September-Oktober.

Kemudian apabila ada sentimen dari The Fed yang agresif menaikkan suku bunga AS, retail tidak perlu panik. Yang penting nomor satu itu adalah masih punya modal. Cash is the king. Jadi begitu ada peluang, kita bisa masuk. 

Baca juga: 3 Mindset Trader Saham yang Penting DImiliki Agar Lebih Konsisten

Mau tahu saham apa saja yang potensial dan yang harus dihindari selama halloween effect saham tahun ini? Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.





Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelPemula

Perhitungan Break Even Point Supaya Kamu Tahu Sudah Untung atau Belum

13 Jan 2023, 16:28 WIB
article
ArtikelPemula

Istilah Price In Harga Saham, Apa Maksudnya?

10 Nov 2022, 16:18 WIB
price in harga saham
ArtikelPemula

Aset Safe Haven Emas, Pahami Maksud dan Keuntungannya Di Sini

11 Nov 2022, 16:21 WIB
aset safe haven emas
ArtikelPemula

Ekonomi AS Diprediksi Double-Dip Recession, Apa Maksudnya?

2 Nov 2022, 15:45 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Telegram
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi