Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconPemula

2 Cara Investasi Saham di Level Best Price

26 Agu 2022, 14:28 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Berinvestasi sama seperti membeli bisnis perusahaan. Dengan membeli atau menyimpan sahamnya dalam jangka waktu yang lama, investor mengharapkan imbal hasil yang maksimal untuk merealisasikan tujuan keuangan jangka panjang. Misalnya seperti dana pensiun, warisan, dan lain sebagainya.

Timing pembelian saham investasi juga terbilang cukup sederhana. Biasanya market crash dimanfaatkan oleh investor untuk mengoleksi lebih banyak saham. Hal ini dikarenakan harga saham yang turun tajam berpotensi memberikan return yang besar di kemudian hari selama perusahaannya masih berkinerja baik.

Walaupun begitu, idealnya investor tetap memperhatikan level best price saat mau melakukan pembelian saham. Cara menentukannya cukup relatif.  Tergantung dari valuasi dan jangka waktu berapa lama saham tersebut mau di-hold. Apa maksudnya? Berikut ulasannya.

Cek Valuasi

Sederhananya valuasi merupakan penilaian terhadap harga suatu saham. Ini menjadi hal yang sangat penting ketika kamu ingin berinvestasi dalam jangka panjang. Dengan valuasi, investor bisa mengetahui harga wajar atau nilai intrinsik dari saham tersebut. Apakah harganya terlalu mahal, wajar, atau terlalu murah jika dibandingkan dengan kinerja perusahaan?

Rasio PER dan PBV adalah dua jenis rasio untuk menilai valuasi perusahaan yang paling umum digunakan. Banyak yang beranggapan bahwa PER <15 kali dapat dikatakan murah. Sedangkan untuk PBV ada di angka <2. Tapi kembali lagi ke masing-masing sektor dan PER atau PBV historis perusahaan. Baca selengkapnya tentang cara mengetahui nilai intrinsik saham di artikel berikut ini.

Baca juga: Cara Menghitung Nilai Intrinsik Saham

Sebagai investor, semakin murah harganya, artinya semakin bisa dibeli. Namun harus sejalan dengan kondisi fundamental perusahaan yang bagus. Saham-saham yang valuasinya mahal pun sebenarnya juga dapat dipeprtimbangkan. Best price-nya ketika perusahaan memiliki pertumbuhan yang menjanjikan. Biasa disebut dengan istilah growth stock.

Bagi yang tertarik dengan saham jenis ini, disarankan untuk tetap melakukan analisis teknikal agar lebih yakin saat membuat keputusan. Secara teknikal, pembelian dilakukan ketika harga menyentuh area support di mana saham berpotensi memantul ke atas.

Baca juga: Cara Hitung Valuasi Saham Paling Jitu Selain P/E dan P/BV

Identifikasi Jangka Waktu Investasi


·         Jangka Menengah

Jika tujuan investasi kamu untuk jangka menengah, maka analisis teknikal menjadi hal yang wajib dibarengi dengan analisis fundamental. Sebab selain mencari perusahaan dengan fondasi yang kuat, investor juga harus lebih jeli dalam menentukan timing pembelian.

Analisis teknikal dilakukan dengan cara menganalisis pergerakan harga saham menggunakan grafik historis dan indikator volume perdagangan. Selama masih menunjukkan penguatan harga atau uptrend, itu artinya saham tersebut masih bisa dibeli atau hold.

·         Jangka Panjang

Berinvestasi saham dalam jangka panjang membutuhkan kemampuan analisis fundamental yang baik. Analisis fundamental adalah analisis saham yang menilai perusahaan dari segi model bisnis, manajemen, profitability, dan nilai wajar saham. Kenapa ini penting? Karena dari sinilah investor bisa mencari tahu kondisi kesehatan serta kinerja perusahaan yang ingin diinvestasikan.

Pastikan terlebih dahulu bahwa perusahaan tersebut memiliki fundamental yang kuat sebelum membeli sahamnya. Namun jika selang beberapa waktu ada perubahan drastis pada fundamental perusahaan, investor boleh pertimbangkan untuk melepas kepemilikan dan masuk ke saham yang kinerjanya lebih baik.

Baca juga: Cara Investasi Saham untuk Pemula, Ikuti Langkah-Langkahnya!

Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, referensi saham, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.





Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelPemula

Cara Mengetahui Saham yang Lagi Aktif Diperjualbelikan

7 Nov 2022, 15:54 WIB
article
ArtikelPemula

Berapa Minimal Cuan dari Trading Saham?

2 Nov 2022, 15:48 WIB
article
ArtikelPemula

Mau Buka Rekening Saham? Begini Ciri-Ciri Sekuritas yang Bagus

26 Sep 2022, 15:54 WIB
sekuritas yang bagus
ArtikelPemula

Tips Memilih Saham dan Menyusun Portofolio untuk Pemula

23 Sep 2022, 16:06 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Telegram
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi