Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

SMFG VS MUFG, Mana Yang Mau Akuisisi Bank Panin?

23 Agu 2022, 16:50 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Beredar kabar Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) atau Bank Panin Indonesia akan diakuisisi perusahaan grup keuangan asal Jepang yaitu Sumitomo Mitsui FInancial Group Inc (SMFG). Grup ini bersaing ketat dengan Mitsubishi UFJ Financial Group Inc yang beberapa waktu lalu dikabarkan akan mengakuisisi PNBN. 


Walaupun sampai saat ini belum ada kabar kepastian dari PNBN terkait siapa yang mengakuisisi nantinya, kira-kira bagaimana prospeknya jika salah satu dari dua grup tersebut jadi akuisisi? 


Skenario PNBN diakuisisi SMFG 

Perlu kita ketahui, SMFG merupakan pengendali dan pemilik dari PT Bank BTPN Tbk (BTPN) sejak tahun 2013 yang memiliki porsi kepemilikan sebesar 94,23%. Selain itu, BTPN yang sejak tahun 2017 juga sudah mengembangkan aplikasi Jenius menjadi pioneer bank digital di Indonesia.


Baca juga: Laba Bersih MEDC Naik Hampir 6 Kali Lipat, Kok bisa?


Jika berhasil mengakuisisi PNBN, diharapkan dengan teknologi yang dimiliki Jenius nantinya bisa diterapkan pula pada PNBN dalam rangka transformasi ke arah digital juga. Hal ini tentunya akan menguntungkan SMFG karena mendapatkan potensi ekspansi yang lebih tinggi di bidang perbankan komersial ke Indonesia. 


Skenario PNBN diakuisisi MUFG

Disisi lain, jika melihat MUFG yang juga merupakan pengendali dari saham PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) dengan porsi mencapai 92,47%. Jika berhasil mengakuisisi PNBN, ada potensi MUFG bisa melakukan merger kedua entitas tersebut. 


Perlu diketahui, PNBN saat ini memiliki nilai aset sebesar Rp 200,17 triliun, sedangkan BDMN memiliki nilai aset sebesar Rp 193,58 triliun. Jika digabungkan menjadi Rp 393,82 triliun. Jika kedua bank ini berhasil di merger nilai asetnya bisa menggeser posisi PT. Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) sebagai bank terbesar ke-5 di Indonesia yang memiliki nilai aset sebesar Rp 367,52 triliun. 


Saat ini, MUFG memang masih dipandang sebagai pesaing yang terkuat dan masih dalam pertimbangan penjualan. Artinya belum ada keputusan akhir yang dibuat oleh PNBN. 


Namun, pada akhirnya jika memang PNBN akan diakuisisi oleh salah satu grup tersebut, tentunya akan memberikan katalis positif bagi PNBN yang akan melakukan tender offer sebagai salah satu langkah pembelian. 


Kita tunggu saja bagaimana akhirnya? Baik atau tidaknya keputusan di akhir nanti, sebagai investor ataupun trader kita harus bisa manage ekspektasi dan juga resikonya. Mau belajar trading dan investasi saham lainnya secara praktis? yuk upgrade ke VIP member Emtrade. 


Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, referensi saham, morning dan day briefing, cryptoclass, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-TN-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.

Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Telegram
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi