Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-icon

Saham Batu Bara Apa Saja yang Terdaftar di BEI?

11 Agu 2022, 10:33 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
saham batu bara apa saja

Sektor batu bara masuk ke dalam golongan saham siklikal yang cenderung mudah terpengaruh siklus ekonomi dan perubahan makroekonomi secara keseluruhan. Banyak yang menilai kalau saham ini berpotensi akan lebih dulu perform saat pemulihan ekonomi seperti sekarang. Selain itu saham batu bara juga memiliki volatilitas yang cukup tinggi. Maka tidak heran jika banyak trader yang mengincar saham-saham dari sektor batu bara untuk mendapatkan profit.

Lalu, saham batu bara apa saja yang ada di bursa? Berikut adalah daftar dan ulasan kinerja 10 emiten berdasarkan kapitalisasi pasar.

Daftar Saham Batu Bara

Saham coal apa saja yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia? Per Juli 2022, ada 28 saham coal yang diperdagangkan di pasar modal, yaitu:

  • BYAN (PT Bayan Resources Tbk)

  • ADRO (PT Adaro Energy Indonesia Tbk)

  • ADMR (PT Adaro Minerals Indonesia Tbk)

  •  PTBA (PT Bukti Asam Tbk)

  •  ITMG (PT Indo Tambangraya Megah Tbk)

  • GEMS (PT Golden Energy Mines Tbk)

  • BRMS (PT Bumi Resources Minerals Tbk)

  • DSSA (PT Dian Swastika Sentosa Tbk)

  • INDY (PT Indika Energy Tbk)

  • BSSR (PT Baramulti Suksessarana Tbk)

  • MBAP (PT Mitrabara Adiperdana Tbk)

  • BUMI (PT Bumi Resources Tbk)

  • TOBA (PT TBS Energi Utama Tbk)

  • HRUM (PT Harum Energy Tbk)

  • MYOH (PT Samindo Resources Tbk)

  • RMKE (PT RMK Energy Tbk)

  • DOID (PT Delta Dunia Makmur Tbk)

  • SMMT (PT Golden Eagle Energy Tbk)

  • KKGI (PT Resources Alam Indoensia Tbk)

  • PTRO (PT Petrosea Tbk)

  • TRAM (PT Trada Alam Minera Tbk)

  • BSML (PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk)

  • DEWA (PT Darma Henwa Tbk)

  • ARII (PT Atlas Resources Tbk)

  • SMRU (PT SMR Utama Tbk)

  • FIRE (PT Alfa Energi Investama Tbk)

  • GTBO (PT Garda Tujuh Buana Tbk)

  • BOSS (PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk)

Baca juga: Tips Mengatasi Fear and Greed di Pasar Saham

Top 10 Saham Batu Bara Apa Saja?

saham batu bara apa saja

(foto: REUTERS/LUIS CORTES)

Kinerja terbaru dari 10 saham batu bara berdasarkan market cap:

1. BYAN (Rp221,67 triliun)

Pada kuartal I-2022 emiten milik taipan Dato Low Tuck Kwong ini berhasil mencatatkan kinerja yang lebih baik dibandingkan kuartal I-2021. BYAN membukukan pendapatan sebesar US$783,83 juta, bertumbuh sekitar 36,07% dari tahun sebelumnya senilai US$501,03 juta. Laba bersihnya juga melesat 122,4% dari US$165,86 juta di periode sama tahun lalu menjadi US$368,56 juta.

2. ADRO (Rp103,63 triliun)

Sepanjang kuartal pertama tahun ini ADRO membukukan pendapatan sebesar US$1,22 miliar, naik 77,13% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya yang hanya US$691,97 juta.

Rincian pendapatan:

  • US$ 1,18 miliar dari penjualan batu bara kepada pihak ketiga

  • US$26,68 juta dari jasa pertambangan domestik

  • US$10,05 juta dari pendapatan lain-lain

Kemudian laba bersih ADRO naik 457,6% dari US$71,74 juta menjadi US$400,07 juta.

3. ADMR (Rp67,86 triliun)

Pendapatan ADMR naik 65,37% di kuartal I-2022 dibandingkan periode sama tahun 2021. Dari US. Dari US$63,07 juta menjadi US$182,14 juta.

Rincian pendapatan:

  • US$137 juta dari penjualan batu bara ke pihak berelasi

  • US$44,99 juta dari penjualan batu bara ke pihak ketiga

  • US$142.388 dari jasa lainnya

Adapun laba bersih yang diperolah turut melonjak hampir 9 kali lipat atau 836,51% menjadi US$83,46 juta dibandingkan periode yang sama tahun 2021 hanya US$8,91 juta. Lalu, saham batu bara apa saja yang labanya meningkat cukup signifikan selain ADMR? 

4. PTBA (Rp49,31 triliun)

PTBA juga membukukan kinerja yang solid sepanjang 3 bulan pertama di tahun ini. Emiten yang berbasis di Sumatra Selatan ini mencatatkan pendapatan senilai Rp8,21 triliun. Perolehan ini naik 105% dari kuartal I-2021 sebesar Rp3,99 triliun.

Bersamaan, PTBA mencatatkan laba bersih yang melesat 355% dari Rp500,52 miliar menjadi Rp2,28 triliun.

5. ITMG (Rp44,04 triliun)

Pada kuartal I-2022 ITMG memperoleh penjualan bersih sebesar US$640 juta, naik 125% dari kuartal I-2021 US$284 juta. Kemudian laba bersihnya juga terdongkrak naik 407%, dari US$42 juta pada periode yang sama di tahun sebelumnya menjadi US$213 juta.

6. GEMS (Rp37,50 triliun)

Pendapatan Emiten Grup Sinarmas sepanjang kuartal I-2022 meningkat, di mana pendapatan dari kontrak dengan pelanggan perseroan naik 41,41% dari periode yang sama tahun 2021 menjadi US$7,85 triliun. Di sisi lain penjualan GEMS sebagian besar dilakukan ke luar negeri, yaitu senilai US$334 juta atau meningkat 49,64% dibandingkan kuartal I-2021. Begitu juga dengan penjualan dalam negeri meningkat 29,79% menjadi US$205 juta.

Laba bersih GEMS juga naik 35,21% menjadi US$133,4 juta dari periode yang sama tahun sebelumnya senilai US$98,6 juta.

7. BRMS (Rp32,61 triliun)

Pendapatan BRMS sepanjang kuartal I-2022 tumbuh 118%. Pada kuartal I-2021 BRMS hanya membukukan pendapatan US$1,35 juta, sedangkan di periode sekarang menjadi US$2,9 juta.

Kenaikan tersebut disumbang paling banyak dari anak usaha PT Citra Palu Minerals yang memproduksi emas sebanyak 41 kg dari periode yang sama tahun sebelumnya hanya 24 kg. Adapun penjualan emas PT Bhumi Satu Inti meningkat dari US$1,35 juta menjadi US$2,46 juta. Di sisi lain jasa pertambangan Bellridge Holdings Limited menyumbang pendapatn sebesar US$500.000.

Lantas laba bersih BRMS naik 14% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu US$1,67 juta menjadi US$1,9 juta.

8. DSSA (Rp25,12 triliun)

Pada kuartal I-2022 pendapatan DSSA meningkat 17,22% dibandingkan dengan kuartal I-2021 dari US$416,58 juta menjadi US$488,36 juta. Kemudian perseroan juga membukukan laba bersih sebesar US$62,59 juta, melonjak 389,29% dari periode yang sama tahun lalu sebesar US$12,79 juta.

9. INDY (Rp13,81 triliun)

Pada kuartal I-2022 INDY mencatatkan pendapatan sebesar US$830,79 juta. Perolehan tersebut melambung 58,19% secara tahunan dari sebelumnya US$525,16 juta. Jika pada kuartal I-2021 INDY rugi bersih senilai US$9,36 juta, pada periode ini perseroan berhasil membukukan laba bersih US$75,04 juta.

10. BSSR (Rp10,20 triliun)

Pendapatan BSSR naik hampir tiga kali lipat sepanjang 3 bulan pertama di 2022. Perseroan membukukan pendapatan sebesar US$149,98 ribu dari kuartal I-2021 US$52,112 ribu. Sedangkan laba bersihnya naik 160%, dari US$9,52 juta menjadi US$24,75 juta.

Baca juga: Terungkap! Ini Alasan Kenapa Saham Batu Bara Membara

Total saham batu bara apa saja yang terdaftar di BEI ada 28 saham. Dengan top 10 saham berdasarkan market cap yang kinerjanya sudah dijelaskan di atas di mana BYAN memimpin sebanyak Rp221,67 triliun. Di antara saham-saham tersebut, mana yang potensial untuk trading? Dan bagaimana strateginya?

Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.





Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Dividen TLKM 2023, Simak Rinciannya Di Sini

13 Jan 2023, 16:26 WIB
article
ArtikelInsight

4 Saham Minuman Beralkohol yang Terdaftar di IDX

11 Jan 2023, 17:07 WIB
article
ArtikelInsight

Deretan Emiten Penambang Emas di Indonesia

5 Jan 2023, 15:32 WIB
article
ArtikelInsight

Ada Rencana Divestasi, Begini Nasib INCO Kalau Jadi BUMN

4 Jan 2023, 15:16 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Telegram
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2023, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi