Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Flash News : Laba ASII Meroket 106%, Begini Faktor Pendorongnya

29 Jul 2022, 16:38 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Selama enam bulan pertama 2022, PT. Astra International Tbk (ASII) berhasil mencatatkan pertumbuhan profitabilitas yang sangat mengesankan. Sebagai gambaran, perusahaan mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 34% menjadi Rp143,69 triliun dibandingkan dengan periode sama tahun lalu, yang diikuti oleh kenaikan laba bersih sebesar 106% menjadi Rp 18,02 triliun. 


Capaian pendapatan yang positif terdorong tersebut merupakan implikasi dari segmen alat berat pertambangan dan energi (HEMCE) yang  naik 62,1% menjadi Rp 60,4 triliun. Jika digabung dengan segmen otomotif dan HEMCE, keduanya menjadi kontributor utama pendaptan ASII mencapai 80,7%. 


Menurut Djony Bunarto Tjondro, Presiden Direktur Astra International mengungkapkan bahwa kinerja ASII di semester pertama 2022 hampir semua bisnis membaik terdorong dari membaiknya kondisi ekonomi dan meningkatkan harga komoditas energi signifikan


Dari semua segmen bisnis ASII mayoritas mencatatkan gross margin yang naik, kecuali di segmen properti dan agribisnis (Figure 1). Hal ini menunjukkan manajemen ASII yang efisien dalam mengelola beban pokok pendapatan-nya 


Figure 1. Kontribusi Pendapatan ASII 1H22 


Source : Laporan Keuangan ASII, 1H22 



Selain itu, laba bersih yang positif juga didorong keuntungan nilai wajar atas investasi pada saham GOTO sebesar Rp 3,7 triliun. Jika tidak memperhitungkan dari hasil investasi ini, maka laba bersih ASII hingga semester 1/2022 hanya tercatat naik 64% menjadi Rp 14,5 triliun. 


Menurut kami, kinerja ASII untuk paruh kedua tahun 2022 masih akan tetap kuat karena kondisi ekonomi nasional yang semakin pulih dan harga komoditas masih atraktif. Walaupun disatu sisi tetap perlu diantisipasi risiko yang mengganggu bisnis ASII dari ketidakpastian global dan nasional seperti kenaikan inflasi, potensi kenaikan suku bunga, hingga risiko kelangkaan chip shortages yang potensi menurunkan margin. 


Mau belajar trading dan investasi saham lainnya secara praktis? yuk upgrade ke VIP member Emtrade. 


Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, referensi saham, morning dan day briefing, cryptoclass, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-TN-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.




Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

4 Saham Minuman Beralkohol yang Terdaftar di IDX

11 Jan 2023, 17:07 WIB
article
ArtikelInsight

Bunga KPR Naik, Begini Prospek Saham Properti

22 Nov 2022, 10:30 WIB
article
ArtikelInsight

Update Kinerja Bank Besar Kuartal III/2022, Siapa yang Paling Unggul?

15 Nov 2022, 16:12 WIB
article
ArtikelInsight

Kinerja All Time High, Laba Bersih BBCA Naik 25%

21 Okt 2022, 11:40 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Telegram
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2023, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi