Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconPemula

Investasi Jangka Panjang Adalah: Pengertian, Tujuan, Risiko, dan Contohnya

22 Jul 2022, 15:40 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
investasi jangka panjang adalah

Investasi jangka panjang adalah satu hal yang seringkali dijadikan cara oleh banyak orang untuk mewujudkan impian mereka di masa depan. Meskipun erat kaitannya dengan uang, sebenarnya tujuan utama investasi jangka panjang itu untuk memastikan kenyamanan hidup. Soalnya bisa mengamankan serta menjaga aset kekayaan dari berbagai macam risiko. Misalnya seperti terpakainya uang tersebut dan risiko inflasi jika hanya disimpan dalam bentuk cash atau tabungan bank.

Sebelum mulai investasi jangka panjang, simak dulu yuk pembahasan di bawah ini! Kira-kira kamu cocok investasi di instrumen apa, ya?

Pengertian Investasi Jangka Panjang

Investasi jangka panjang adalah kegiatan membeli aset tertentu yang kemudian disimpan dalam kurun waktu lebih dari lima tahun dengan harapan bisa memperoleh keuntungan maksimal dari potensi capital gain. Capital gain merupakan kenaikan harga suatu aset di mana nantinya selisih harga beli dan harga jual akan menjadi keuntungan bagi investor.

Umumnya cara ini dilakukan untuk mempersiapkan kebutuhan finansial di masa depan dengan biaya yang besar. Misalnya dana pensiun, ibadah haji dan umroh, dana pendidikan anak, dan lain sebagainya. Selain untuk tujuan keuangan, investing menjadi cara yang tepat untuk menghindari risiko inflasi karena kenaikan nilai aset biasanya lebih cepat dibandingkan inflasi. Sehingga nilai uangnya tidak akan tergerus.

Dalam dunia investasi, ada sebuah konsep yang penting untuk dipahami, yaitu compound interest atau biasa disebut efek compounding. Singkatnya efek compounding adalah bunga berbunga. Ini merupakan satu konsep yang bikin return dari investasi jangka panjang semakin maksimal. Alasannya karena keuntungan yang didapat akan diinvestasikan lagi di tahun-tahun berikutnya dan menghasilkan keuntungan yang lebih besar.

Misalnya kamu pakai modal senilai Rp1.000.000 dan untung 10% atau setara Rp100.000 di tahun pertama. Maka di tahun berikutnya modal investasi akan bertambah jadi Rp1.100.000. Dengan asumsi profit 10% di tahun tersebut, keuntungannya pun bertambah jadi Rp110.000. Nah, modal dan keuntungan ini akan selalu bertambah secara konstan seiring berjalannya waktu.  

Baca juga: 4 Cara Mencapai Financial Freedom, Apa Saja?

Tujuan Investasi Jangka Panjang

investasi jangka panjang adalah

Beberapa tujuan dan manfaat umum dari investasi jangka panjang adalah sebagai berikut:

  • Memenuhi kebutuhan hidup di masa mendatang, seperti dana pensiun, beli rumah, dan dana pendidikan anak.

  • Memperoleh passive income secara berkala dalam kurun waktu tertentu. Bisa dari dividen, biaya sewa, dan lainnya.

  • Memitigasi risiko pasar. Berinvestasi dalam jangka waktu panjang terbilang cukup aman dalam hal menghindari risiko fluktuasi pasar yang biasanya terjadi dalam jangka pendek hingga menengah. Misalnya resesi.

  • Melindungi nilai uang agar tidak mengalami penurunan akibat inflasi serta perubahan kondisi ekonomi lainnya.

  • Mengalokasikan dana khusus untuk disimpan dalam jangka panjang agar tidak terpakai sebelum dibutuhkan.

  • Sebagai warisan.

Baca juga: 5 Cara Menabung dengan Cepat untuk Mewujudkan Tujuan Keuangan

Risiko Investasi Jangka Panjang Adalah

Jika kamu tertarik berinvestasi dalam rentang waktu yang panjang, perhatikan risiko investasinya di bawah ini:

  • Salah satu risiko yang sulit dihindari adalah risiko pasar. Maksudnya, aset investasi yang dimiliki mungkin saja mengalami penurunan nilai secara drastis akibat berbagai macam sentimen mulai dari isu politik, pelemahan ekonomi, kebijakan pemerintah, dan lain-lain. Meski begitu ada peluang untuk bisa kembali recover dalam jangka panjang.

  • Nilai tukar mata uang sedikit banyak juga berpengaruh terhadap investasi. Contohnya seperti harga emas yang berpotensi melemah apabila nilai tukar tupiah terhadap dolar AS menguat. Berlaku sebaliknya. Alasannya karena harga emas dalam negeri dikonversi dari dolar AS. Perihal nilai tukar juga dapat memengaruhi kinerja perusahaan, sehingga penting untuk diperhatikan investor saham.

  • Adapun risiko likuiditas. Umumnya terjadi akibat minimnya minat pasar yang bersedia membeli aset tersebut. Dampaknya, bisa jadi membutuhkan waktu yang lama untuk merealisasikan keuntungan.

Baca juga: Rupiah Melemah, Ini Dampaknya Terhadap Kinerja Emiten

Contoh Investasi Jangka Panjang

Pilihan instrumen investasinya cukup beragam dan bisa disesuaikan dengan karaktermu. Contoh investasi jangka panjang adalah sebagai berikut:

  • Saham

Dengan membeli saham, otomatis kamu membeli kepemilikan sebuah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Saham bisa dibeli minimal 1 lot atau 100 lembar saham. Investasi ini cocok untuk jangka panjang karena harganya sangat berfluktuasi, sehingga butuh waktu yang cukup lama untuk bisa recover. Saham termasuk instrumen yang high risk. Namun potensi keuntungannya juga cukup besar. Saham yang cocok untuk investasing adalah saham-saham big caps atau first liner.

  • Reksa Dana Saham

Apa bedanya saham dengan reksa dana saham? Investasi saham secara langsung harus dikelola sendiri. Mulai dari pilihan sahamnya, pengaturan portofolio, dan strategi manajemen risiko. Sedangkan di reksa dana saham semuanya sudah dikelola oleh pihak ketiga, yaitu manajer investasi. Jadi kamu tinggal beli produk reksa dananya saja tanpa perlu pusing analisis dan kelola portofolio. Selain itu minimal pembeliannya sesuai ketentuan manajer investasi, bukan per lot. Biasanya mulai dari Rp100 ribu sana. Persamaan di antara keduanya adalah sama-sama high risk, high return. Akan lebih cocok untuk investor yang punya toleransi risiko tinggi.

  • Emas

Nah, kalau kamu termasuk investor konservatif yang pengin main aman, mungkin emas bisa jadi pilihan investasi nih. Sebab secara historis pergerakan harga emas cenderung stabil dan terus meningkat dari tahun ke tahun. Namun tingkat risikonya sejalan dengan keuntungannya yang bisa dibilang cukup rendah. Emas bisa dibeli mulai dari yang ukurannya 0,5 gram. Per hari ini (07/07) emas Antam ukuran 0,5 gram ada di harga Rp534.500.

  • Properti

Aset properti merupakan salah satu investasi yang juga cukup menguntungkan. Jika kamu tertarik, pemilihan lokasi dan akses harus dipertimbangkan karena nantinya akan memengaruhi potensi kenaikan nilai di masa depan. Selain dari capital gain yang didapat saat melakukan penjualan, melalui properti kamu bisa mendapatkan pendapatan pasif dari uang sewa. Sayangnya modal yang dibutuhkan sangat besar.

Baca juga: Lebih Baik Sewa atau Beli Rumah Lewat KPR?

Kesimpulannya, investasi jangka panjang adalah bentuk investasi yang ditujukan untuk masa depan. Pilihan investasinya bisa disesuaikan dengan profil risiko dan kenyamanan masing-masing individu. Namun sebagian besar orang lebih tertarik berinvestasi saham untuk jangka panjang karena punya potensi keuntungan yang lebih besar dibandingkan instrumen lainnya.

Gimana? Tertarik untuk investasi saham? Supaya kamu bisa memaksimalkan profit sekaligus meminimalisir risikonya, yuk belajar dulu di Emtrade dengan cara upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade.

Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.





Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

BBRI Masih Nyaman di Level 4000-an, Apa yang Mesti Dilakukan Holder?

29 Apr 2024, 14:20 WIB
article
ArtikelPemula

Perhitungan Break Even Point Supaya Kamu Tahu Sudah Untung atau Belum

13 Jan 2023, 16:28 WIB
article
ArtikelPemula

Stop Lakukan 7 Hal Ini Saat Berinvestasi Saham di 2023

29 Des 2022, 16:38 WIB
article
ArtikelPemula

Istilah Price In Harga Saham, Apa Maksudnya?

10 Nov 2022, 16:18 WIB
price in harga saham
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi