Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconFundamental

Alasan Good Corporate Governance Penting Buat Investor Saham

1 Jul 2022, 16:24 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

OJK terus mengingatkan kepada emiten atau perusahaan yang sudah melantai di bursa untuk menerapkan prinsip good corporate governance (GCG). Alasannya, untuk meminimalisir emiten terlibat masalah hukum. Nah, mau tau apa hubungan GCG dengan kualitas emiten?  


Untuk mengetahui kualitas suatu perusahaan secara fundamental salah satunya dengan mengetahui aspek manajemen perusahaan. Seperti yang sudah dijelaskan dalam analisa value growth investing, terdapat 4 aspek yang digunakan untuk analisa fundamental yakni bisnis model, manajemen, profitabilitas, dan valuasi. 


Dari sisi manajemen kita bisa melihat perusahaan tersebut dapat dikatakan maksimal dalam mengelola bisnisnya ketika terdapat tata kelola perusahaan yang baik guna mencapai suatu kemakmuran bisnis. 

Tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance inilah yang perlu diperhatikan oleh seorang investor sebagai salah satu poin untuk menilai perusahaan secara fundamental. Beberapa penelitian menjelaskan bahwa GCG berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan dalam menghasilkan profitabilitas, dimana profitabilitas juga salah satu poin penting yang mencerminkan bahwa perusahaan tersebut layak untuk diinvestasikan. Nah, apakah yang dimaksud dengan GCG itu?



Pengertian Good Corporate Governance 


Good Corporate Governance atau disingkat GCG adalah sistem yang memandu dan mengontrol struktur dan proses fungsi organisasi dengan menetapkan aturan, proses, dan format untuk mengelola keputusan dalam organisasi. Sistem yang baik akan memberikan perlindungan yang efektif bagi pemegang saham untuk memperoleh kembali investasinya secara adil, akurat dan efisien, dan memastikan bahwa manajemen bertindak untuk kepentingan terbaik perusahaan. 


GCG muncul dari kepentingan perusahaan untuk memastikan bahwa modal atau dana investor dapat digunakan secara tepat dan efisien. Selain itu, GCG dapat berfungsi sebagai sistem yang mengontrol pengelolaan perusahaan dan meminimalisir benturan kepentingan dalam perusahaan. Dari sini dapat kita lihat bahwa tata kelola perusahaan yang baik berdampak pada kinerja internal perusahaan  


Tujuan dan Manfaat Good Corporate Governance

Good corporate governance merupakan langkah yang penting dalam membangun kepercayaan investor dan pasar serta mendorong arus investasi yang lebih stabil dan bersifat jangka panjang. Adapun tujuan dari penerapan Good Corporate Governance adalah sebagai berikut:

  • Menciptakan nilai tambah bagi semua pihak yang berkepentingan

  • Memastikan perusahaan menjalankan praktik-praktik usaha yang sehat.

  • Memastikan kegiatan-kegiatan perusahaan bersifat transparan.

  • Memastikan bahwa sasaran yang ditetapkan telah dicapai.

Selain itu perusahaan dapat merasakan langsung manfaat dari penerapan prinsip-prinsip GCG, bisnis menjadi lebih efisien karena kemampuan operasional dan produktivitas perusahaan meningkat. Manfaat lainya perusahaan dapat meningkatkan pertanggungjawaban kepada publik dan memperkecil praktik korupsi, kolusi, nepotisme, serta konflik kepentingan internal. Corporate governance yang baik dapat mendorong pengelolaan organisasi yang lebih demokratis, lebih accountable atau adanya pertanggungjawaban dari setiap tindakan, dan lebih transparan serta akan meningkatkan keyakinan bahwa perusahaan dapat memberikan manfaat jangka panjang.


Hal apa saja yang perlu diperhatikan oleh Investor?


Menurut Komite Nasional Kebijakan Governansi atau KNKG dalam pedoman umum panduan GCG di Indonesia dijelaskan bahwa terdapat 3 pilar yang saling berhubungan dalam penerapan GCG, yaitu negara dan perangkatnya sebagai regulator, dunia usaha sebagai pelaku pasar, dan masyarakat sebagai pengguna produk dan jasa dunia usaha. Selain itu, juga dijelaskan asas-asas dari good corporate governance seperti : 

  1. Transparency. 

Asas transparansi mengharuskan perusahaan untuk menyediakan informasi yang relevan dengan cara yang mudah dipahami dan diakses oleh pemangku kepentingan, baik berupa penyampaian masalah yang disyaratkan oleh undang undang juga hal-hal yang penting dalam rangka pengambilan keputusan 

  1. Accountability. 

Asas akuntabilitas mengharuskan perusahaan dapat mempertanggungjawabkan kinerjanya secara transparan dan wajar dengan tetap memperhitungkan pemegang saham dan pemangku kepentingan lain. 

  1. Responsibility. 

Asas responsibilitas mengharuskan perusahaan untuk peraturan perundang-undangan serta melaksanakan tanggung jawab terhadap masyarakat dan lingkungan sehingga dapat terpelihara kesinambungan usaha dalam jangka panjang dan mendapat pengakuan sebagai good corporate citizen. 

  1. Independency. 

Asas independensi mengharuskan perusahaan dikelola secara independen sehingga masing-masing organ perusahaan tidak saling mendominasi dan tidak dapat diintervensi oleh pihak lain. 

  1. Fairness. 

Asas Fairness mengharuskan perusahaan untuk selalu memperhatikan kepentingan pemegang saham berdasarkan kewajaran dan kesetaraan. 


Selain asas-asas tersebut, tata kelola perusahaan yang baik juga bisa dilihat dari komposisi kepemilikan atau shareholder dalam suatu perusahaan, karena dalam beberapa penelitian bisa menjadi proksi yang dapat digunakan untuk melihat seberapa jauh penerapan GCG. Siapa yang jadi pemangku kepentingan di perusahaan tersebut akan berdampak pada kemana arah perusahaan akan dituju berdasarkan kebijakan-kebijakan yang ditetapkan. Beberapa contoh kepemilikan perusahaan yaitu institutional ownership, managerial ownership, family ownership, komisaris independen, dsb.


Nah, investor dapat memperhatikan hal-hal diatas sebagai pedoman untuk menilai kinerja manajerial melalui konsep GCG ini. Lebih lengkapnya, Informasi yang berkaitan dengan tata kelola perusahaan dapat diakses melalui website masing-masing perusahaan terkait ya Emtraders


Sumber : https://bankmandiri.co.id/


Mau belajar saham yang praktis dari trading dan investasi? Yuk upgrade ke VIP member Emtrade.


Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, referensi saham, morning dan day briefing, cryptoclass, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-IG-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.




Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

BEI Terapkan Mekanisme Full Call Auction, Simak Dampaknya ke Investor

26 Mar 2024, 12:18 WIB
article
ArtikelInsight

Saham IPO BREN Salip Market Cap BYAN, Intip Daftar 10 Saham Big Caps Terupdate

10 Nov 2023, 14:51 WIB
article
ArtikelPemula

Perhitungan Break Even Point Supaya Kamu Tahu Sudah Untung atau Belum

13 Jan 2023, 16:28 WIB
article
ArtikelPemula

Istilah Price In Harga Saham, Apa Maksudnya?

10 Nov 2022, 16:18 WIB
price in harga saham
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi