Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Berikut Deretan Sentimen Penggerak IHSG Minggu Ini

27 Jun 2022, 09:23 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergairah pada pekan lalu ditutup 7.042,94, melonjak 1,53% dibandingkan pekan lalu. Bagaimana pakan ini? Mari kita lihat sentimen penggerak IHSG minggu ini.

Saham Menarik Ketika Natal dan Tahun Baru, Gimmick atau Fenomena?

Rilis PDB Amerika Serikat (29 Juni 2022)

Amerika Serikat (AS) akan merilis pertumbuhan ekonomi kuartal I-2022 pada Rabu (29/6/2022). Pertumbuhan ekonomi AS diprediksi terkontraksi minus 1,5% setelah kuartal sebelumnya melesat 6,9%. Hal ini diperkirakan akan mempengaruhi pasar. Volatilitas pasar akan meninggi pada hari ini terutama setelah pidato bos The Fed Jerome Powell yang menyatakan all out menurunkan inflasi hingga 2%. Meskipun harus mengorbankan ekonomi melambat.

Rilis PMI China (30 Juni 2022)

Rilis Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers' Index/PMI) China versi NBS diprediksi masih terkontraksi dari 49,6 pada bulan sebelumnya menjadi 48,3 pada bulan Juni. 

Jika prediksi tersebut terjadi, ini bisa jadi sentimen negatif buat Indonesia karena China adalah mitra dagang utama. Saat aktivitas manufaktur China turun, pengaruh ke Indonesia adalah tentang neraca dagang. Sebab Indonesia pengekspor batu bara sebagai bahan baka pembangkit listrik dan impor yang berupa barang modal.

PMI Indonesia (1 Juli 2022)

S&P Global akan merilis Indeks PMI manufaktur versi per Juni yang diprediksi masih ekspansif di 50,5 dari angka sebelumnya 50,8. Secara bersamaan data inflasi Juni dirilis. Menurut konsensus inflasi Indonesia akan tumbuh 4,14% dari posisi Mei sebesar 3,55%. 

Artinya inflasi AS sudah melewati target yang dicanangkan oleh Bank Indonesai sebesar 4%. Hal ini bisa memicu kenaikan suku bunga untuk menekan inflasi yang makin memanas. Jika terjadi kenaikan suku bunga, hal ini akan menjadi sentimen negatif bagi pasar saham. Sebab kenaikan suku bunga membuat biaya modal menjadi lebih mahal.

Kenaikan Suku Bunga BI Mulai Melandai, Begini Efeknya ke Saham

Lalu, bagaimana strategi trading saham pada pekan ini?


Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.


emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.





Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
premium-iconArtikelInsight

Saham Menarik Ketika Natal dan Tahun Baru, Gimmick atau Fenomena?

24 Des 2022, 10:27 WIB
article
premium-iconArtikelInsight

Kenaikan Suku Bunga BI Mulai Melandai, Begini Efeknya ke Saham

22 Des 2022, 15:00 WIB
article
premium-iconArtikelInsight

Kilas Balik Pasar Saham 2022: Nikel dan Kendaraan Listrik Jadi Primadona?

22 Des 2022, 15:02 WIB
article
premium-iconArtikelPemula

Begini Persamaan Arti GOAT dalam Sepak Bola dan Investasi Saham

19 Des 2022, 16:25 WIB
arti GOAT dalam sepak bola
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Telegram
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2023, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi