Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

BEI Berencana Bikin ARB Jadi 35%, Begini Efeknya ke Kita Para Trader

20 Jun 2022, 14:48 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
BEI



Bursa efek Indonesia (BEI) sedang menkaji untuk mengembalikan jam perdagangan ke saat sebelum pandemi Covid-19.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota BEI Laksono Widodo berujar akan merubah jam perdagangan kembali seperti semula. Gak Cuma jam perdagangan, sistem auto reject baik atas (ARA) maupun bawah (ARB) juga ingin dirubah dari saat ini menjadi simetris.

“Kalau [jam perdagangan] sudah normal ya harus dikembalikan lagi auto reject supaya simetris ya,” katanya, dikutip Bisnis.com pada Kamis (16/6/2022).

Laksono mengatakan saat ini wacana tersebut masih ‘digodok’ bersama dengan OJK. Rencananya silakukan saat status pandemi Covid-19 dicabut oleh pemerintah.

"Sedang dikaji bersama dengan OJK terkait hal ini sekalian menunggu pandemi dinyatakan resmi berakhir," kata Laksono.

 "Atau bisa juga lebih awal tergantung assesment bersama SRO dan OJK," ucapnya,” tambahnya. Namun kebijakan tersebut bergantung dari hasil akhir penilaian regulator pasar modal.

Jika wacana tersebut terjadi  maka jam perdagangan kembali menjadi:

Pasar

Sesi

Sebelumnya

(Senin-Jumat)

Menjadi

(Senin-Kamis)

Menjadi

(Jumat)

Reguler

Pra-pembukaan

08.45.00 - 08.55.00

Tetap

Tetap

Pembentujan Harga Pembukaan

08.55.01 - 08.59.59

Tetap

Tetap

Sesi 1

09.00.00 – 11.30.00

09.00.00 – 12.00.00

09.00.00 – 11.30.00

Sesi 2

13.30.00 – 14.49.59

13.30.00 – 15.49.59

13.30.00 – 15.49.59

Pra-penutupan

14.50.00 – 15.00.00

15.50.00 – 16.00.00

15.50.00 – 16.00.00

Pembentujan Harga Penutupan

15.00.01 – 15.04.59

16.00.01 – 16.04.59

16.00.01 – 16.04.59

Pasca Penutupan

15.05.00 - 15.15.00

16.05.00 - 16.15.00

16.05.00 - 16.15.00

Tunai

Sesi 1

09.00.00 – 11.30.00

09.00.00 – 12.00.00

09.00.00 – 11.30.00

Negosiasi

Sesi 1

09.00.00 – 11.30.00

09.00.00 – 12.00.00

09.00.00 – 11.30.00

 

Sesi 2

13.30.00 – 15.15.00

13.30.00 – 16.15.15

13.30.00 – 16.15.15

 

Bagaimana dengan aturan ARB yang simetris?

Nah.. jika mengacu Surat Keputusan Direksi BEI Kep-00096/BEI/08-2015 tentang Perubahan Batasan Auto Rejection, maka batasan auto reject yakni:

- Saham dengan rentang harga Rp 50-Rp 200: batasan auto rejection 35% (naik & turun)

- Saham dengan rentang harga Rp 200-Rp 5.000: batasan auto rejection 25% (naik & turun)

- Saham dengan Rp 5.000 ke atas: batasan auto rejection 20% (naik & turun)

Sementara itu, untuk saham yang baru pertama kali diperdagangkan (hari pertama listing di BEI) di pasar sekunder, batasan auto rejection yang berlaku adalah dua kali lipatnya yakni:

- Saham dengan rentang Rp 50-Rp 200: batasan auto rejection 70% (naik & turun)

- Saham dengan rentang Rp 200-Rp 5.000: batasan auto rejection 50% (naik & turun)

- Saham dengan harga di atas Rp 5.000: batasan auto rejection 40% (naik & turun)

Untuk diketahui, auto reject simetris adalah batas atas dan batas bawahnya sama. Biasanya dalam keadaan normal, auto reject simetris yang berlaku sebagaimana pernah dilakukan BEI pada September 2016.

Lalu, apa dampaknya?

Kamu harus tau sisi positifnya nih dari kebijakan jam perdagangan yang kembali normal dan auto reject simetrisnya.

Harapannya dengan kebijakan baru, likuiditas transaksi di pasar jadi tambah banyak. Sebab, waktu transaksi menjadi lebih panjang.

Akan tetapi, emtraders juga harus siap-siap terhadap volatilitas yang akan makin tinggi. Apalagi dengan keadaan ketidakpastian saat ini.

Maka dari itu, kamu harus siap dengan manajemen portofolio agar mampu bertahan di tengah volatilitas pasar. Jangan lupa selalu start small dan jangan all in yaa….


Nah, untuk kamu yang ingin diajarin dan dibimbing berinvestasi sampai paham soal investasi saham, yuk join ke Emtrade


Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, referensi saham, morning dan day briefing, cryptoclass, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-FR-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.




Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Inflasi Indonesia DIproyeksi Melandai, Gimana Prospeknya?

30 Jan 2023, 14:50 WIB
article
premium-iconArtikelInsight

Saham Menarik Ketika Natal dan Tahun Baru, Gimmick atau Fenomena?

24 Des 2022, 10:27 WIB
article
premium-iconArtikelInsight

Kenaikan Suku Bunga BI Mulai Melandai, Begini Efeknya ke Saham

22 Des 2022, 15:00 WIB
article
premium-iconArtikelInsight

Kilas Balik Pasar Saham 2022: Nikel dan Kendaraan Listrik Jadi Primadona?

22 Des 2022, 15:02 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Telegram
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2023, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi