Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Dolar Tembus Rp 14.800, Ini Deretan Emiten yang Paling Diuntungkan

21 Jun 2022, 15:38 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Kurs rupiah lagi dalam tekanan. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS saat ini turun hingga Rp14.850 per dolar AS. Posisi yang lebih lemah dibandingkan dengan awal 2022 di level Rp14.250 per dolar AS. Pelemahan nilai kurs rupiah itu berpotensi mempengaruhi kinerja keuangan beberapa emiten. Dampaknya, penjualan ekspor bisa mencatatkan nominal yang lebih tinggi maupun meningkatkan beban bahan baku yang impor. 

Adapun, salah satu emiten yang diuntungkan adalah yang punya porsi penjualan ekspor besar. Kira-kira, apa saja emiten yang bakal diuntungkan dari pelemahan rupiah kali ini?

Update Data Makro: Inflasi AS & China dan IKK Indonesia, Apa Implikasinya?

ITMG

PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) merupakan emiten di sektor batubara yang telah berdiri sejak 1987. Saat ini sebagian besar kinerja operasional ITMG berasal dari pertambangan dan penjualan batubara. Dimana pada kuartal II/2022, sekitar 79% penjualan ITMG berasal dari penjualan ekspor.

ITMG membukukan kenaikan pendapatan pada kuartal I/2022 sebesar 125% menjadi US$640 juta dibandingkan dengan periode sama pada tahun lalu. Sementara laba bersih ITMG mencatatkan kenaikan sebesar 407% menjadi US$213 juta. 

HRUM

PT Harum Energy Tbk. (HRUM) merupakan suatu perusahaan holding yang didirikan sejak tahun 1995, dengan portofolio usaha dibidang pertambangan batu bara dan mineral, serta kegiatan logistik dan pengolahan yang berlokasi di Kalimantan Timur dan Maluku Utara, Indonesia.

HRUM mendapatkan keuntungan dari penjualan batu bara dan mineral seperti nikel. Di mana 90% dari penjualan adalah ekspor.

Saham HRUM mencatatkan kinerja kuartal I/2022 yang cukup solid. Laba bersih HRUM tumbuh sebesar 255% menjadi US$62,8 juta atau Rp897,27 miliar dibandingkan dengan kuartal I/2020.

Ada beberapa faktor yang mendorong laba bersih saham HRUM hingga tumbuh lebih dari 200% di kuartal I/2022. Yakni pendapatan dari kontrak batu bara yang tumbuh 179% menjadi US$149,38 dan HRUM mulai mendapatkan bagian laba bersih dari investasinya di beberapa perusahaan nikel.

MYOR

Selain sektor tambang, ada juga dari sektor konsumer yang meraup untung dari ekspor, yakni PT Mayora Indah Tbk (MYOR). Mayora memiliki bisnis makanan dan minuman olahan dalam kemasan. Yang mana 39% penjualannya berupa ekspor.

MYOR berhasil meraup kenaikan pendapatan pada kuartal I/2022 sebesar 3,4% menjadi Rp 7,59 triliun. Akan tetapi besarnya beban pokok penjualan yang melambung membuat laba MAYOr susut hingga 62% menjadi Rp 313,56 miliar.

TKIM

PT. Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) merupakan salah satu perusahaan produsen kertas. Ruang lingkup usahanya meliputi bidang industri, perdagangan, dan bahan-bahan kimia.

Kegiatan utama TKIM saat ini adalah memproduksi berbagai jenis kertas dan turunannya seperti kertas fiticipy, coated, dan carbonless. Selain itu, TKIM juga memproduksi perlengkapan kantor dan kemasan industi seperti stationery, karton,  buku tulis, memo, notepad, loose leaf, spiral, amplop, kertas kado, dll.

Penjualan ekspor TKIM besar dengan kontribusi mencapai 47,5% dari total penjualan keseluruhan perusahaan.

TKIM mencatatkan laba bersih kuartal I/2022 senilai US$74 juta, turun tipis dibanding dengan  kinerja periode sama pada tahun sebelumnya.

Meski laba tertekan, namun kinerja TKIM bisa dikatakan cukup baik. TKIM mencatatkan kenaikan pendapatan di kuartal I/2022 sebesar 13,2% menjadi US$302 juta dibandingkan dengan periode sama pada tahun lalu. Tingkat margin kotor TKIM lebih tinggi sebesar 13,5% dibandingkan dengan 13,49% pada kuartal I/2021. 

Keluar dari MSCI, Indeks FTSE Siap Tampung CUAN

Nah, untuk kamu yang ingin berinvestasi di saham blue chip tanpa khawatir. Kamu bakal diajarin dan dibimbing berinvestasi sampai paham di Emtrade.


Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, referensi saham, morning dan day briefing, cryptoclass, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-FR-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.




Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Update Data Makro: Inflasi AS & China dan IKK Indonesia, Apa Implikasinya?

13 Mar 2024, 15:55 WIB
article
ArtikelInsight

Keluar dari MSCI, Indeks FTSE Siap Tampung CUAN

19 Feb 2024, 14:10 WIB
article
ArtikelInsight

Kembangkan Bisnis FTTH, ISAT Akuisisi Pelanggan MNC Play

21 Nov 2023, 12:01 WIB
article
ArtikelInsight

Adu Kinerja Marketing Sales Emiten Properti di Kuartal III/2023, Siapa Juaranya?

24 Okt 2023, 17:14 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi