Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconTeknikal

Cara Analisis Teknikal untuk Investasi Jangka Panjang, Memangnya Bisa?

6 Jun 2022, 09:04 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
analisis teknikal untuk investasi

Semakin murah harga saham, semakin dibeli. Inilah prinsip investing yang sering kita dengar. Dengan time frame yang lebih panjang, membeli saham di harga yang murah mampu memberikan pengembalian yang lebih optimal di masa mendatang.

Pertanyaannya, apakah saham murah sudah pasti layak untuk investasi? Belum tentu. Investor tidak boleh terkecoh dengan harga yang murah secara nominal. Fokusnya harus kembali lagi ke kualitas fundamental dan prospek bisnis yang akan menopang sustainability perusahan tersebut dalam jangka panjang.

Walaupun begitu bukan berarti investor hanya bisa mengandalkan analisis fundamental saja. Metode analisis teknikal yang biasa digunakan trader nyatanya juga dapat dimanfaatkan oleh investor.

Analisis teknikal adalah pendekatan analisis harga dengan cara mempelajari aktivitas pasar menggunakan data-data historis harga seperti grafik harga. Mengapa teknikal penting diperhatikan investor? Karena sifatnya leading, alias sinyal yang diberikan lebih cepat. Sehingga mampu membantu saat pengambilan keputusan investasi.

Ciri-Ciri Saham yang Layak Investasi

  • Tim manajemen yang profesional

Sebelum memutuskan untuk beli sahamnya, pastikan dulu apakah perusahaan tersebut dikelola oleh tim manajemen yang profesional? Karena hal ini akan sangat memengaruhi keberlangsungan operasional bisnis.

  • Neraca keuangan yang solid

Neraca keuangan atau yang sering disebut balance sheet adalah bagian dalam laporan keuangan yang mencakup informasi tentang keseluruhan kondisi keuangan perusahaan. Tiga komponen di dalamnya terdiri dari aset, liabilitas atau utang, dan ekuitas/modal. Gimana cara baca neraca keuangan? Baca artikel di bawah ini.

Baca juga: Apa itu Balance Sheet dalam Laporan Keuangan Perusahaan?

  • Arus kas yang kuat

Arus kas menunjukkan jumlah uang yang masuk atau keluar dari perusahaan. Saham yang layak untuk investasi adalah saham yang diterbitkan oleh perusahaan dengan arus kas yang baik. Mulai dari arus kas operasional, investasi, hingga pendanaan. Sebab jika sebaliknya, operasional bisnis akan menjadi tersendat dan sulit untuk bertahan di pasar.

  • Utang berbunga yang rendah

Contoh utang berbunga ialah pinjaman bank serta utang sewa jangka pendek dan jangka panjang. Investor bisa lihat di bagian liabilitas pada laporan keuangan.

  • Margin operasional yang menarik

Margin operasional merupakan metrik yang mengukur tingkat profitabilitas bisnis perusahaan. Margin operasional yang menarik artinya nilai metriknya selalu bertumbuh ataupun besar.

  • Market leader

Market leader cenderung memiliki pondasi yang kuat serta kinerja yang mampu mengungguli peers satu industrinya.

  • Valuasi yang masuk akal

Valuasi digunakan sebagai model dalam mencari nilai wajar suatu saham untuk menentukan apakah nilai perusahaan saat ini terdiskon, wajar, atau premium. Mindset yang perlu diterapkan investor adalah perusahaan harus mempunyai valausi yang masuk akal. Sebab lebih baik beli saham bagus di harga wajar daripada saham jelek di harga mahal.

Baca juga: 7 Metode Valuasi Saham dalam Analisis Fundamental

Kapan Harus beli dan Jual?

Cara termudah untuk memaksimalkan return investasi adalah dengan membeli saham yang “TEPAT” di waktu yang “TEPAT” dan di harga yang “TEPAT”. Tidak hanya itu, yang pasti sahamnya harus dijual di atas modal yang dikeluarkan. Lalu kapan waktu yang tepat untuk beli dan jual?

Timing Beli

  • Ketika story dan fundamental perusahaan atraktif.

  • Ketika valuasinya masuk akal, karena valuasi murah belum tentu mencerminkan kualitas saham.

  • Ketika harga mendekati area bottom dan jual saat mendekati peak. Meski begitu tetap harus diikuti fundamental yang menarik dan valuasi yang masuk akal. Lalu gimana cara tahu posisi harga berada di bottom dan peak? Simak sampai selesai akrena akan dijelaskan lebih lanjut di poin berikutnya.

  • Muncul pola bullish reversal di monthly chart yang menandakan harga saham berpotensi menguat

Timing jual

  • Ketika story dan fundamental tidak mendukung. Penting untuk dipahami bahwa tidak selamanya prospek suatu saham akan terlihat menarik. Kalau di portofolio ada saham yang awalnya menarik dan suatu saat menjadi tidak menarik lagi karena beberapa faktor, maka harus lakukan switching ke saham-saham yang bagus. Apalagi di Indonesia kebijakannya sangat dinamis. Jadi harus perhatikan apakah sentimennya masih bertahan atau..

  • Ketika valuasinya premium. Misalnya seperti beli saham A saat valuasi masih 8x dengan target valuasi di 16x. Kalau targetnya sudah tercapai, ini menjadi timing jual karena artinya valuasi sudah premium.

  •  Ketika risiko keuangan meningkat. Sayangnya banyak investor yang masih denial saat laporan keuangan menunjukkan adanya risiko yang meningkat. Percaya kalau itu hanya sementara dan tidak terlalu berdampak. Padahal kalau ada risiko keuangan yang meningkat, sebaiknya lakukan penjualan terlebih dahulu.

  • Muncul pola bearish reversal di monthly chart yang menandakan harga saham berpotensi menurun.

Baca juga: 3 Cara Profit Taking Tanpa Takut Harganya Naik Lagi

Mengenal Siklus Harga Saham

analisis teknikal untuk investasi

 

Salah satu hal yang paling penting dalam mempelajari analisis teknikal adalah memahami siklus harga saham. Siklus tersebut terdiri dari stage 1 (fase akumulasi), stage 2 (fase partisipasi), stage 3 (fase distribusi), dan stage 4 (fase kapitulasi).

  • Stage 1

Stage 1 disebut fase akumulasi di mana big fund melakukan akumulasi atau pembelian yang akan tercermin pada pergerakan price dan volume.

  • Stage 2

Setelah fund manager mengoleksi saham sebagai tumpuan di portofolio mereka, selanjutnya akan mulai masuk ke fase partisipasi. Pada tahap ini retail akan mulai masuk ke pasar karena melihat harga saham yang uptrend.

  • Stage 3

Di stage 3 harga saham cenderung bergerak sideways dan bisa tiba-tiba terjadi kapitulasi di stage 4 yang ditandai harga saham menembus support (breakdown) dengan konfirmasi volume yang tinggi.

  • Stage 4

Stage 4 merupakan fase bearish continuation di mana pada siklus ini harga saham akan melanjutkan penurunannya sebelum akhirnya kembali bergerak sideways di stage 1.

 

analisis teknikal untuk investasi

Secara teknikal, saham yang potensial untuk investasi biasanya akan dijumpai pada saham yang didahului oleh downtrend atau stage 4. Kemudian mulai bergerak sideways dengan volume bergerak searah dengan harga atau konvergen. Harga naik, volume turun, dan sebaliknya. Sehingga harga dan volume bentuknya sama seperti mangkok atau pola rounding bottom.

 

analisis teknikal untuk investasi

Setelah diakumulasi, saham akan naik ke fase partisipasi. Kenaikan harga akan disertai pergerakan volume yang ikut naik. Tanda konvergen ini menandakan harga saham masih berpotensi melanjutkan penguatan dan biasanya big fund masih melakukan akumulasi meskipun tidak sebanyak pada fase akumulasi.


Baca juga: 4 Siklus Pasar Saham: Akumulasi, Partisipasi, Distribusi, dan Kapitulasi

Pola Teknikal yang Potensial

Chart pattern yang menguntungkan bagi investor ada di stage 1 atau pola bullish reversal yang menandakan harga saham akan berbalik arah menuju uptrend. Apa saja?

analisis teknikal untuk investasi

  • V pattern: Ketika harganya turun cukup dalam dan bertemu titik terendah, saham langsung naik cepat dan membentuk huruf V.

  • Double bottom: Pola ini akan menguji support yang sempat diuji pada v pattern sebelumnya.

  • Triple bottom: Pola ini menguji tiga titik support.

  • Inverse head and shoulders: Bentuknya hampir sama seperti triple bottom namun bagian tengahnya sedikit lebih panjang.

  • Rounding bottom: Berbentuk setengah lingkaran.

  • Falling wedge: Pola yang menunjukkan penurunan harga dengan volume, resisten, dan support yang ikut menurun, sehingga polanya terlihat semakin menyempit.

Baca juga: Bullish Reversal adalah Sebuah Peluang bagi Trader. Pahami Polanya

Study Case

analisis teknikal untuk investasi

ICBP membentuk pattern inverse head shoulder setelah sebelumnya ada di stage 4 dan berhasil breakout disertai dengan kenaikan volume. Hal ini menandakan ICBP akan mulai masuk ke fase uptrend di stage 2.

Kenapa Emtrade beli sebelum breakout? Kami menggunakan indikator MA dan melihat bahwa ICBP sudah mulai breakout dari MA20, sedangkan saham-saham di sektor lain mulai ketinggian. Dari sisi makro sendiri ada potensi ICBP akan dilirik retail dan investor besar karena consumer goods secara harga masih belum jalan padahal secara teknikal posisinya ada di bottom dan ada peluang untuk reversal.

analisis teknikal untuk investasi

Sementara itu secara fundamental keseluruhan valuasi ICBP bisa dibilang cukup murah. Terlihat PE 13,5x berada di bawah minus 1 standar deviasi secara historikal 15 tahun. Jika dibandingkan selama 5 tahun terakhir, valuasi terdiskon sebesar 33,8x.

Tonton Recording Cuantastik: Guide to Technical Analysis for Investing

Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.


emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.






Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Saham Grup Barito Merosot, Kapan Balik Arah?

10 Jan 2024, 10:48 WIB
article
ArtikelTeknikal

Strategi Trading Saham Saat Market Sideways

14 Jan 2023, 13:30 WIB
article
ArtikelPemula

Stop Lakukan 7 Hal Ini Saat Berinvestasi Saham di 2023

29 Des 2022, 16:38 WIB
article
ArtikelTeknikal

Setting Moving Average Terbaik yang Wajib Kamu Tahu

2 Des 2022, 17:05 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Telegram
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi