Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Prospek Saham BBRI Setelah Diborong Asing Lagi

18 Mei 2022, 08:46 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
saham BBRI

Harga saham PT BRI (Persero) Tbk. (BBRI) naik 4,47% menjadi Rp4.450 per saham pada 17 Mei 2022. Kenaikan itu yang tertinggi sejak koreksi dari level all time high sebesar 13,97%. Hal apa saja yang menjadi katalis naiknya harga saham BBRI? Bagaimana prospeknya ke depan? 


Asing Net Foreign buy, BBRI jadi pilihan

Kami menilai naiknya harga saham BBRI terdorong oleh adanya aliran dana masuk dari investor asing mencapai Rp352,7 miliar. Ini merupakan akumulasi bersih asing tertinggi untuk perdagangan di seluruh pasar pada 17 Mei 2022.   


Aliran dana masuk dari investor asing juga terpantau masih deras ke BBRI. Sebagai catatan, sejak awal tahun 2022, investor asing sudah mencatatkan net buy akumulasi bersih mencapai Rp10,25  triliun


Aksi beli investor asing tersebut juga tidak lepas karena kinerja keuangan BBRI yang memuaskan. Berdasarkan laporan keuangan kuartal I/2022, secara konsolidasi BBRI bersama PNM dan Pegadaian berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih 78,1% menjadi Rp12,2 triliun dibandingkan dengan periode sama pada tahun lalu.


Capaian laba bersih positif terdorong dari efisiensi menurunkan beban provisi sebesar 26,6% menjadi Rp7,5 triliun dibandingkan dengan periode sama tahun lalu. Penurunan biaya provisi dilakukan BBRI dengan kondisi rasio kredit bermasalah kotor sebesar 3,09% atau lebih rendah dari periode sama tahun lalu sebesar 3,3% dan industri bank keseluruhan 3,1%.   

Figure 1. Profitability BBRI Consolidated 

Kinerja BBRI

Valuasi Mulai Fair Value

Menggunakan metrik valuasi Price to Book Value (P/BV), saat ini BBRI diperdagangkan pada P/BV 2.48x, setara dengan rata-rata P/BV selama 5 tahun sebesar 2.48x. Oleh karena itu, secara teoritis valuasi BBRI sudah mulai fair value atau dihargai sama dengan harga wajarnya. 


Figure 2. PBV Band 5Y

valuasi BBRI
Source : Bloomberg

Valuasi yang mulai fair value terjadi karena harga saham yang sudah terkoreksi beberapa hari, namun ini menjadi satu hal yang menarik karena investor akan mulai mencicil beli ketika valuasi turun dari area fair value atau mulai terdiskon, mengingat secara fundamental BBRI masih memiliki potensial growth yang menarik bukan hanya sebagai bank namun sebagai holding ultra mikro bersama PNM dan Pegadaian. 


Prospek Saham BBRI

Saham BBRI sebagai salah satu saham banking big caps memiliki bobot yang material ke IHSG, atau mencapai 8.19% dan menariknya hari ini menempati pertama sebagai bobot paling berpengaruh dengan nilai kapitalisasi pasar mencapai Rp674,44 triliun. 


Figure 2. Persentase Bobot BBRI ke IHSG

bobot IHSG

Source : Bloomberg


Prospek lainnya terkait dampak dari risiko kenaikan suku bunga di kuartal 3/2022, kami menilai BBRI tidak akan terlalu kena dampak signifikan, karena memiliki struktur deposit yang kuat dan likuiditas bagus, tercermin dari porsi dana murah terdiri dari tabungan dan giro sebesar 63,6% atau naik dari 58,9% pada kuartal I/2021. Lalu, rasio kredit dibandingkan dengan dana pihak ketiga yang sebesar 87%. Angka itu masih di batas normal karena masih di bawah 100%.


Namun, tetap perlu dipertimbangkan adanya risiko tekanan dari sentimen global yang masih cukup tinggi mulai dari pengetatan kebijakan moneter The Fed, risiko kenaikan Covid-19, dan risiko inflasi tinggi. 


BACA JUGA: Rekomendasi dan Strategi Trading Saham BBRI


Mau belajar trading dan investasi saham secara praktis? yuk upgrade ke VIP member Emtrade. 

Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, referensi saham, morning dan day briefing, cryptoclass, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-TN-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.




Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Inflasi Indonesia DIproyeksi Melandai, Gimana Prospeknya?

30 Jan 2023, 14:50 WIB
article
premium-iconArtikelInsight

Saham Menarik Ketika Natal dan Tahun Baru, Gimmick atau Fenomena?

24 Des 2022, 10:27 WIB
article
premium-iconArtikelInsight

Kenaikan Suku Bunga BI Mulai Melandai, Begini Efeknya ke Saham

22 Des 2022, 15:00 WIB
article
premium-iconArtikelInsight

Kilas Balik Pasar Saham 2022: Nikel dan Kendaraan Listrik Jadi Primadona?

22 Des 2022, 15:02 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Telegram
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2023, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi