Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconTeknikal

3 Tanda Harga Saham Masuk ke Fase Downtrend

27 Apr 2022, 16:51 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
ciri-ciri fase kapitulasi saham

Pada artikel sebelumnya kita sudah menelaah siklus harga saham satu per satu mulai dari fase akumulasi, partisipasi, dan distribusi. Untuk itu artikel ini akan mengupas tuntas tanda-tanda fase kapitulasi atau downtrend yang merupakan siklus saham keempat. Singkatnya saham-saham yang berada pada fase ini sedang melanjutkan tren turunnya, sehingga biasa disebut fase bearish continuation. Apa saja yang harus diketahui trader dan investor?

Fase Kapitulasi

ciri-ciri fase kapitulasi saham

Saham bisa dikatakan downtrend ketika masuk ke stage 4 dari siklus harga saham atau biasa disebut fase kapitulasi. Fase kapitulasi adalah kondisi di mana saham menunjukkan penurunan yang semakin dalam akibat tekanan jual dari panic selling yang dilakukan oleh sebagian besar pelaku pasar.

Hal ini dikarenakan aksi jual big fund pada fase distribusi sudah selesai dan nggak ada lagi investor besar yang melakukan pembelian pada harga tersebut. Selain valuasinya yang sudah dianggap mahal, big fund juga melihat adanya risiko yang tinggi di pasar. Alhasil saham-saham yang dilepas tersebut kini sudah beredar bebas di pasar dan sepenuhnya dikendalikan oleh retail yang notabene-nya punya strategi yang berbeda satu dengan lainnya.

Fase kapitulasi didahului sideways dari fase distribusi dan akan lanjut masuk ke fase akumulasi apabila sudah memantul dari titik terendahnya. Tahap ini biasanya dimanfaatkan oleh beberapa trader atau investor untuk memborong saham mengingat posisi harga sedang berada di bottom.

Baca juga: Strategi Trading Saat Downtrend

Tanda-Tanda Downtrend

Dimulainya masa downtrend atau fase kapitulasi bisa dilihat dari beberapa hal. Di bawah ini adalah tanda-tanda yang penting untuk diperhatikan:

  • Breakdown dari Sideways

Pada poin sebelumnya disebutkan bahwa fase kapitulasi didahului oleh fase distribusi yang tren besarnya menunjukkan sideways. Untuk bisa lanjut ke fase kapitulasi, saham harus mengalami breakdown atau menembus area support dengan konfirmasi volume yang besar.

Support pada dasarnya berfungsi untuk menahan agar harga saham nggak jatuh terlalu dalam. Namun jika terjadi breakdown, maka saham tersebut dikatakan akan melanjutkan penurunan ke level yang lebih rendah. Dengan begitu harga saham berpotensi memasuki fase kapitulasi atau downtrend.

ciri-ciri fase kapitulasi saham

Saham di atas yang sebelumnya bergerak sideways ter-breakout dari indikator moving average. Jika kita perhatikan volume saat breakout juga lebih besar dibandingkan hari-hari sebelumnya. Setelah mengalami breakout, harga saham lanjut turun masuk ke fase kapitulasi.

  • Muncul Lower High dan Lower Low

Munculnya lower high dan lower low semakin mengonfirmasi bahwa harga saham sedang melanjutkan penurunan. Lower high adalah puncak yang lebih rendah dibandingkan dengan puncak sebelumnya. Sedangkan lower low adalah jurang yang lebih rendah dibandingkan dengan jurang sebelumnya. Lower high dan lower low akan terus terbentuk sampai tanda pembalikan ke stage 1 muncul.

ciri-ciri fase kapitulasi saham

  • Membentuk Pola Bearish Continuation

Fase kapitulasi merupakan fase kelanjutan penurunan harga saham, sehingga pola chart yang terbentuk juga menunjukkan pola kelanjutan penurunan atau bearish continuation. Beberapa contoh pola yang kerap muncul selama fase kapitulasi, yaitu bearish pennant, bearish flag, inverse base on base, inverse cup and handle, channeling down, bearish rectangle, dan descending triangle.

ciri-ciri fase kapitulasi saham

Proyeksi penurunan dapat diketahui dengan cara mengukur ketinggian masing-masing pola yang muncul. Untuk penjelasan selengkapnya beserta cara identifikasi pattern bisa dibaca di artikel berikut ini.

Baca juga: Bearish Continuation Pattern: Definisi dan Contoh Polanya

Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati trading signal, referensi saham, konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.





Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelTeknikal

Strategi Trading Saham Saat Market Sideways

14 Jan 2023, 13:30 WIB
article
ArtikelTeknikal

Ciri-Ciri Saham yang Menarik untuk Trading Saat Market Turun

10 Jan 2023, 15:32 WIB
article
ArtikelTeknikal

Setting Moving Average Terbaik yang Wajib Kamu Tahu

2 Des 2022, 17:05 WIB
article
ArtikelTeknikal

Cara Kerja Big Fund Saat Jual-Beli di Pasar Saham

9 Nov 2022, 15:37 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Telegram
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2023, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi