Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconFundamental

Studi Kasus Manipulasi Laporan Keuangan Saham GIAA 2018

27 Apr 2022, 10:48 WIB
Bagikan s
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
saham GIAA

Saham GIAA merupakan emiten penerbangan plat merah yang cukup mendominasi arus penerbangan udara secara nasional. Hal ini terbukti dari jumlah armada pesawat yang per November 2021 lalu tercatat sebanyak 125 unit, meski 119 diantaranya merupakan unit pesawat sewa. Meskipun demikian, GIAA masih menempatkan urutan ke-4 sebagai pemegang pangsa pasar terbesar di bawah Lion, Wings, dan Citilink.  


Berbicara tentang GIAA, investor tentunya menolak lupa terhadap kejadian kasus manipulasi kinerja keuangan GIAA pada 2018. Saat itu, GIAA memang mencatatkan keuntungan laba sebesar US$5 juta atau setara Rp72,5 miliar. Pencapaian laba bersih itu didorong oleh pendapatan lain-lain senilai US$278 juta atau Rp4 triliun dari PT Mahata Aero Teknologi. 


Pendapatan anorganik dari pendapatan lain-lain GIAA itu mampu menutup kerugian operasional US$206 juta atau Rp3 triliun. Hal itu membuat GIAA seolah-olah mencatatkan keuntungan pada 2018 setelah merugi US$213 juta pada 2017. 


Bahkan, keuntungan GIAA pada 2018 itu pun menjadi yang pertama kalinya sejak saham maskapai penerbangan itu IPO pada 2011. 


Harga saham GIAA pun langsung melejit gara-gara pencapaian laba bersih pada 2018 tersebut. Harga saham GIAA terbang dari level terendah Rp200-an per saham menjadi Rp500 per saham hanya dalam beberapa bulan. 


Namun, kenaikan harga saham GIAA itu merugikan banyak investor atau trader yang menelan mentah-mentah laporan keuangan perseroan pada 2018. Soalnya, pencapaian laba bersih GIAA itu didukung oleh pencapaian laba bersih yang dimanipulasi. 


Alhasil, harga saham Garuda langsung koreksi ke level Rp300-an per saham setelah diungkap adanya potensi manipulasi laporan keuangan. 


BACA JUGA : Cara terhindar dari Manipulasi Laporan Keuangan


Yang mengherankan, GIAA diaudit oleh salah satu jasa auditor terbesar yaitu KAP Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (Member of BDO Internasional). Lembaga jasa profesional yang dianggap transparan tersebut nyatanya tidak mampu menjaga kepercayaan investor yang berharap terhadap keabsahan kinerja suatu perusahaan. Maka dari itu, penting bagi investor untuk memahami cara bagaimana agar terhindar dari praktik-praktik ilegal dalam pelaporan keuangan.


Begini Nasib Saham GIAA Saat Ini


Kini, saham GIAA masih disuspensi sementara di harga Rp222 per saham. Terpuruknya kinerja GIAA pasca pandemi mendorong regulator untuk melakukan suspensi saham GIAA sampai waktu yang belum ditentukan. 


Sampai kuartal III/2021, GIAA masih mencatatkan kerugian senilai US$1,6 miliar atau Rp24 triliun. Lebih tinggi dari kerugian pada kuartal III/2020 yang senilai US$1,1 miliar atau Rp15,5 triliun. 


Penurunan penjualan sebesar 17% secara tahunan menjadi penyebab utama penurunan kinerja GIAA. Penurunan penjualan itu disebabkan penurunan volume penerbangan di era pandemi Covid-19. Jadi, di luar manipulasi data, GIAA nyatanya masih berkutat terhadap kinerjanya yang belum solid.


Mau belajar investasi dan trading saham secara praktis?


Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, referensi saham, morning dan day briefing, cryptoclass, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-WS-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.




Bagikan s
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Deretan Saham Big Caps yang Terdiskon, Mana yang Potensial?

18 Apr 2024, 16:47 WIB
article
ArtikelInsight

Adu Kuat Kinerja Big Bank Hingga November 2023

17 Jan 2024, 08:59 WIB
article
ArtikelInsight

Mana Saham Properti yang Valuasinya Paling Murah? Cek di Sini!

11 Jan 2024, 13:38 WIB
article
ArtikelFundamental

Laba Bersih vs Arus Kas, Mana yang Lebih Penting?

6 Des 2022, 15:37 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi