Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

5 Saham yang Tidak Punya Utang Bank

22 Apr 2022, 16:39 WIB
Bagikan s
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
saham tanpa utang

Saham yang memiliki jumlah utang besar dianggap lebih berisiko dibandingkan dengan yang sedikit utang. Padahal, utang bisa digunakan ekspansi untuk mendorong pertumbuhan bisnis. Namun, kamu tahu tidak, kalau ada emiten yang tidak punya utang. 

Biasanya, emiten mencari utang dari dua instrumen, utang dari bank atau menerbitkan surat utang. Tujuan utang tidak selalu negatif, karena dengan modal dari utang itu sebuah emiten bisa ekspansi besar untuk mendongkrak bisnis dan laba bersihnya. 

Walaupun begitu, tidak bisa dipungkiri, utang menjadi risiko untuk kinerja keuangan sebuah emiten. Apalagi, dengan tren pengetatan moneter yang sudah terjadi di Amerika Serikat. Jika Bank Indonesia juga menaikkan suku bunga, berarti bisa membuat beban utang emiten dengan pinjaman besar meningkat juga. 

Terus, ada saham apa saja nih yang benar-benar tidak ada utang dalam mengembangkan bisnisnya? 

Berikut 5 emiten bebas utang bunga bank pilihan Emtrade:

PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS)

Saham RALS

Emiten ini bergerak di bidang ritel di mana tokonya tersebar luas di penjuru Indonesia. Ruang lingkup kegiatan RALS adalah perdagangan umum yang menjual berbagai macam barang seperti pakaian, aksesoris, tas, sepatu, kosmetik dan produk-produk kebutuhan sehari-hari melalui gerai serba ada Ramayana Supermarket dan Department Store.

Pada tahun 2021, liabilitas RALS mencapai Rp 1,5 triliun. Nilai ini setara dengan 29,3% dari total aset, artinya neraca RALS bisa dikatakan sehat dengan rasio DER (debt equity ratio) dibawah 100%. Bahkan jika dihitung dengan utang berbunga maka net debt ratio RALS 0,2% karena tidak memiliki utang bank. 

PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP)

Saham HMSP

HMSP adalah salah satu pabrik rokok terbesar di Indonesia. Merek-mereknya pun jadi salah satu favorit para perokok. Merek-merek rokok HM Sampoerna, antara lain: A Mild, Dji Sam Soe, Sampoerna Kretek, U mild dan mendistribusikan Marlboro.

HMSP memiliki jumlah liabilitas hingga Rp23,9 triliun dengan utang dari bank Rp0 menurut laporan posisi keuangan perusahaan per 31 Desember 2021. 

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)

Saham INTP

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. atau yang juga dikenal dengan sebutan Indocement merupakan salah satu produsen semen terkemuka di Indonesia yang mulai beroperasi pada 1975. Produk yang terkenal adalah semen tiga roda.

INTP memiliki jumlah liabilitas Rp 5,5 triliun. Namun tidak ada utang bank dalam laporan posisi keuangan INTP baik jangka pendek maupun jangka panjang.

PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO)

Saham SIDO

SIDO adalah salah satu perusahaan jamu terbesar di Indonesia. Melalui Tolak Angin, panji Sidomuncul saat ini tak hanya menancap di bumi Indonesia, namun sudah terkemuka hingga luar negeri. Tolak Angin bukan satu satunya produk SIDO, ada lebih 300 jenis produk dalam portfolio SIDO. Untuk memasarkan produknya, SIDO membangun 122 titik distribusi.

SIDO menjadi salah satu perusahaan yang memiliki kewajiban kecil. Total liabilitas dibandingkan dengan aset sebear 14,8%, jauh dari angka 100% yang jadi batas risiko utang tanggi. Penyebabnya SIDO tercatat tak memiliki bunga bank.

PT Metro Realty Tbk (MTSM)

MTSM adalah emiten yang bergerak dalam sektor proprti dan real estate. MTSM miliki 0% rasio utang berbasis bunga dibagi total ekuitas. Rasio liabilitas dibanding ekuitasnya pun masih berada di posisi aman yaitu 38,9% dengan total liabilitas Rp 27,2 miliar.

Mau belajar trading dan investasi saham secara praktis?

Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, referensi saham, morning dan day briefing, cryptoclass, dan seminar rutin setiap akhir pekan.


Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.


-FR-


emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.


 




Bagikan s
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Deretan Saham Big Caps yang Terdiskon, Mana yang Potensial?

18 Apr 2024, 16:47 WIB
article
ArtikelInsight

Adu Kuat Kinerja Big Bank Hingga November 2023

17 Jan 2024, 08:59 WIB
article
ArtikelInsight

Mana Saham Properti yang Valuasinya Paling Murah? Cek di Sini!

11 Jan 2024, 13:38 WIB
article
ArtikelFundamental

Laba Bersih vs Arus Kas, Mana yang Lebih Penting?

6 Des 2022, 15:37 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi