Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

BOSS Sukses Jadi 'Bos' di Perdagangan IHSG

23 Mar 2022, 13:30 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS), benar-benar ‘sukses’ jadi ‘bos’ pasar saham Indonesia pada perdagangan kemarin (21/3/2022). Sahamnya melejit 16,28% dan jadi salah satu yang memiliki kinerja tertinggi dalam sehari.

Emtrade pun tidak ketinggalan meraup pundi-pundi keuntungan dari trading BOSS dengan strategi swing trade atau jangka pendek. Emtrade berhasil meraih profit 5,8% hingga 9,6%. Apakah masih bisa membeli saham BOSS?

BOSS adalah pemasok batu bara dengan kalori tinggi (CV tinggi, sulfur rendah dan abu rendah). BOSS saat ini menguasai harga di atas harga Australian Newcastle Coal, karena menawarkan abu yang jauh lebih rendah daripada batu bara Australia.

BOSS menjual batu bara 6.300 Kcal yang tidak terserap untuk pembangkit listrik seperti PLN. Karena itulah kinerja BOSS tidak akan terpengaruh terhadap larangan ekspor batu bara pada Januari 2022.

Dalam keterbukaan informasi, BOSS menyatakan larangan ekspor tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usaha perusahaan.

“Perseroan saat ini tidak memiliki dampak yang berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usaha Perseroan sebagai akibat dari pelarangan ekspor. Perseroan tetap dapat membukukan penjualan mengingat bahwa Perseroan melakukan penjualan kepada pasar domestik,” katanya mengutip keterbukaan informasi BEI  (6/1/2022).

Berdasarkan laporan keuangan pada periode hingga September 2021, penjualan batu bara BOSS diserap oleh PT Mahakam Makmur Lestari sebesar Rp 10,37 miliar atau 70,44% dari total penjualan. PT Mahakam Makmur Lestari berbasis di Surabaya, Jawa Timur.

Sisanya, pendapatan didapatkan dari penjualan ke PT Vortex Inter Coal sebesar Rp 3,26 miliar atau 22,11% dari total pendapatan. PT Vortex Inter Coal tersebut juga merupakan perusahaan lokal yang beralamatkan di Jakarta.

Total penjualan bersih BOSS per September 2021 tercatat Rp 72 miliar, anjlok 90,5% dibandingkan tahun sebelumnya dengan periode yang sama (year-on-year/yoy).

Hal ini karena penjualan terbesar ke Commodities Intelligence Centre Pte Ltd dan Rockbridge Energy Pte Ltd yang berperan terhadap 64% pendapatan pada tahun 2020 berhenti. Sehingga pada tahun 2021, pendapatan BOSS bisa tergerus.

Akibatnya, rugi BOSS membengkak nyaris 100% dari Rp 51,6 miliar per September 2020 menjadi Rp 109,17 miliar pada periode yang sama tahun 2021.

Meskipun tidak terkena dampak larangan ekspor batu bara, namun jika hanya mengandalkan penjualan di dalam negeri maka pendapatan BOSS pada tahun 2022 bisa terdepresiasi seperti yang dialami pada tahun 2021.

Neraca BOSS bisa dikatakan tidak sehat karena memiliki ekuitas negatif. Artinya nilai kewajiban lebih besar dari asetnya. Kewajiban BOSS sebesar Rp 572,05 miliar. Sementara nilai aset sebesar Rp 550,26 miliar. Sehingga ekuitasnya menjadi minus Rp 21,79 miliar.

Utang terbesar BOSS berasal dari uang bank sebesar Rp 115,48 miliar untuk jangka panjang dan Rp 80,35 untuk jangka pendek. Artinya BOSS menanggung bunga yang tinggi di tengah rugi yang dialami.

Sehingga BOSS kurang menarik untuk investasi melihat keuangan yang kurang baik. Namun bisa saja berbeda dengan trading yang memanfaatkan momentum melalui analisis teknikal.

BOSS secara teknikal memantul dari support 83. Dalam jangka pendek berpotensi menguat menguji area resisten 102 yang diperoleh dari High 4 Mar 2022. Meski demikian, perlu waspadai risiko volatilitas yang tinggi. 



Mau tau valuasi dan rekomendasi untuk saham potensial lainnya? 

Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, referensi saham, morning dan day briefing, cryptoclass, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.

-FR-

emtrade.id/disclaimer





Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Telegram
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi