Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

What's Hot Today: BMRI Bagi Dividen dan Penjualan Ritel Meningkat

10 Mar 2022, 18:08 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image
IHSG mencatatkan kenaikan 0,87% menjadi 6.924 pada 10 Maret 2022. 8 sektor saham kompak menguat, dipimpin oleh sektor cyclical  naik 3,27%. Menariknya, ada kabar RUPS dari BMRI, kira-kira berapa ya dividennya?

Lima saham sektor cylical berkapitalisasi besar yang menguat paling tinggi pada PT MNC Studio International Tbk. (MSIN) naik 12,74%, PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA) +0,91%, PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA) +2,4%, PT Ace Hardware Indonesia Tbk. (ACES) naik 6,22%, dan PT Gajah Tunggal Tbk. (GJTL) +0,79%. 

IHSG masih mencatatkan net buy asing di pasar reguler Rp286,41 miliar. 


Lima saham yang paling diburu asing antara lain, PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) Rp207,4 miliar, PT Astra International Tbk. (ASII) Rp126,8 miliar, PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) Rp116,8 miliar, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) Rp81,4 miliar, dan PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) Rp70,8 miliar. 

Lalu, saham yang dilepas asing antara lain, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.(BBRI) Rp145,8 miliar, PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) Rp44,4 miliar, PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) Rp40 miliar, PT Harum Energy Tbk. (HRUM) Rp37,2 miliar, dan PT Medikaloka Hermina Tbk. (HEAL) Rp28,7 miliar. 

Hasil RUPS BMRI,Bagi Dividen Rp360,5 per saham 


PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) memutuskan bagikan dividen sebesar 60% dari total laba bersihnya atau setara Rp16,82 triliun. Dari situ, setiap pemegang saham BMRI akan mendapatkan Rp360,5 per saham dengan asumsi jumlah saham yang beredar di luar saham treasuri 46,63 miliar. 

Dari pembagian divdien ini, BMRI berkontribusi ke pendapatan negara senilai Rp8,75 triliun. 


Penjualan Ritel Indonesia Naik 15,2%


Data penjualan ritel per Januari 2022 mencatatkan kenaikan 15,2% secara tahunan. Persentase pertumbuhan itu lebih tinggi dibandingkan dengan Desember 2021 yang tumbuh 13,8% secara tahunan. 

Adapun, pertumbuhan penjualan ritel bulanan yang turun 3,2% dinilai wajar karena perbandingannya dengan Desember 2021 di mana ada momentum natal dan tahun baru.

Namun, dari hasil survey, data penjualan ritel memprediksi penjualan ritel pada Februari sedikit melambat menjadi sekitar 14,5% secara tahunan.

Deretan Emiten Jual Saham Hasil Buyback


Ada tiga emiten yang menjual saham hasil buybacknya. Ketiga emiten itu antara lain, PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG), PT Arwana Citramulia Tbk. (ARNA), dan PT Tower Menara Infrastructure Tbk. (TBIG). 

ITMG yang melakukan buyback pada 2016 dan membeli di harga rata-rata Rp6.500 per saham. Kini, ITMG mulai menjual di kisaran harga Rp28.000 per saham. 

Lalu, ARNA melakukan buyback pada Maret-Oktober 2020 di harga Rp440 per saham. Kini, harga saham ARNA berada di kisaran Rp855 per saham. 

TBIG juga mencatat buyback pada 2016-2019 dengan kisaran harga Rp1.000 per saham. Kini, harga sahamnya sudah senilai Rp3.000 per saham. 


Grup BRPT Tuntaskan Akuisisi Star Energy


PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) secara grup menuntaskan akuisisi 33,33% saham Star Energy Group Holding Pte. Ltd senilai Rp6,29 triliun melalui Green Era Pte. Ltd. 


Sebelumnya, Star Energy Group Holding dimiliki oleh BCPG Thailand. Star Energy sendiri adalah perusahaan yang bergerak di bisnis panas bumi atau geothermal.


Laba Bersih ELSA Turun 56,34%


PT Elnusa Tbk. (ELSA) mencatatkan kenaikan pendapatan sepanjang 2021 sebesar 5,3% menjadi Rp8,13 triliun dibandingkan dengan Rp7,72 triliun pada 2020. 

Pendapatan perseroan ditopang oleh bisnis jasa distribusi logistik energi sebesar 53%, jasa hulu migas 36%, dan jasa penunjang 11%. 


Namun, dari segi laba bersih mencatatkan penurunan sebesar 56,34% menjadi senilai Rp108,74 miliar. 

Lalu, bagaimana strategi trading saham untuk besok?

Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, referensi saham, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.


-SR-


Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli & jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.




Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi