Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

What's Hot Today: DANA Masuk Sinarmas Grup, BBTN Bagi Dividen

4 Mar 2022, 16:35 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image
IHSG mencatatkan koreksi 0,77 persen menjadi 6.868 pada penutupan 2 Maret 2022. Di tengah indeks saham yang koreksi, asing masih mencatatkan net buy di pasar reguler senilai Rp504,09 miliar. Kira-kira ada kabar pasar apa saja hari ini?

Hanya ada 2 dari 11 sektor saham yang menguat pada perdagangan 2 Maret 2022. Kedua sektor itu antara lain energi dan non-cyclical. 

Lima saham sektor energi dengan kapitalisasi pasar terbesar yang menguat antara lain, PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) naik 3,73 persen, PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) naik 1,16 persen, PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) naik 1,88 persen, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) naik 1,5 persen, dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) naik 1,72 persen. 


Dari sektor consumer non-cyclical, 5 saham dengan kapitalisasi pasar terbesar yang menguat antara lain, PT H.M Sampoerna Tbk. (HMSP) naik 0,52 persen, PT Gudang garam Tbk. (GGRM) naik 2,4 persen, PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) naik 0,4 persen, PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI) naik 4,46 persen, dan PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk. (GOOD) naik 10,68 persen. 

Untuk 5 saham yang paling diburu asing pada perdagangan 2 Maret 2022 antara lain, PT Telkom (Persero) Tbk. senilai Rp245,6 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) Rp89,2 miliar, PT Astra International Tbk. (ASII) Rp82,2 miliar, PT United Tractors Tbk. (UNTR) Rp80,7 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Rp43,7 miliar. 

Lalu, 5 saham yang dilepas asing antara lain, PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) Rp336,8 miliar, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Rp51,1 miliar, ADRO Rp39,9 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) Rp33,7 miliar, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) Rp27,6 miliar.

DSSA Investasi Rp2,8 triliun ke DANA




Sinarmas Grup resmi berinvestasi ke dompet digital milik PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) melalui PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) dengan nilai transaksi Rp2,87 triliun. 

Anak usaha DSSA, PT DSST Dana Gemilang telah menandatangani perjanjian bersyarat untuk investasi di PT Elang Andalan Nusantara, pemilik DANA, pada 28 Februari 2022. 

Hasil RUPS BBTN: Bagi Dividen Rp22,43 per lembar




PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) membagikan dividen Rp237,62 miliar yang setara 10 persen dari total laba bersih perseroan Rp2,37 triliun. Dari situ, setiap pemegang saham BBTN bakal dapat jatah dividen Rp22,43 per saham. 90 persen laba perseroan akan digunakan sebagai laba ditahan. 

Sebelumnya, BBTN malah tidak membagikan dividen pada tahun lalu, meski laba bersih 2020 melejit 665,71 persen menjadi Rp1,6 triliun. 

Saham ESSA Naik, Rusia Larang Ekspor Amonia


Rusia menerapkan larangan ekspor amonium nitrat (AN) daari 2 Februari - 1 April 2022. Tujuannya, untuk menjamin pasokan domestik di tengah lonjakan harga pupuk global yang tinggi

Rusia adalah produsen amonia terbesar kedua dunia dengan produksi pada 2019 sebesar 12,55 juta ton.

Harga Amonia sudah naik 320% sejak 2021. Permintaan amonia mulai meningkat seiring dengan berakhirnya musim dingin menuju musim semi di mana banyak petani mulai menebar benih.


Dari situ, saham PT Surya Esa Perkasa Tbk. (ESSA) ditutup naik 12,88 persen menjadi Rp745 per saham. Saham ESSA memang mendapatkan sentimen positif terkait kenaikan harga Amonia. 

Pasalnya, sumber pendapatan terbesar berasal dari penjualan Amonia. Sampai kuartal III/2021 tumbuh 106% menjadi US$210,85 juta atau Rp3,01 triliun (menggunakan kurs lapkeu 2021 Rp14.306 per dolar AS), 

Apalagi, ESSA menjual Amonia hanya kepada satu pihak, yakni Genesis Corporation, Jepang. Jadi, seluruh produksi amonia ESSA pasti bakal diserap oleh perusahaan Jepang tersebut. 

Harga Batu bara Tembus Rekor Tertinggi Sejak 2008


Harga batu bara di ICE Newcastle (Australia) ditutup pada level 305,45 dolar AS per ton pada 1 Maret 2022. Bahkan, memasuki 2 Maret 2022, harga batu bara Newcastle sempat bertengger di 313 dolar AS per ton. 

Lonjakan harga batu bara disebabkan oleh konflik Rusia-Ukraina menyebabkan pasokan gas alam di Eropa bakal terganggu. 

Soalnya, Rusia adalah pemasok sekitar 35 persen kebutuhan gas di Eropa. Apalagi, Rusia juga terkena sanksi ekonomi yang bisa bikin pasokan gas makin terganggu. 

Untuk itu, beberapa negara di Eropa mulai beralih lagi ke pembangkit tenaga batu bara sebagai pengganti gas alam. Jerman dan Italia sudah mulai buka peluang terkait wacana tersebut. 

Jadi, bagaimana strategi trading untuk Jumat 4 Maret 2022?

Upgrade ke VIP user untuk menikmati fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP user, kamu bisa menikmati konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, referensi saham, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan


-SR-


Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.




Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Telegram
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi