Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Ternyata, Ini Tujuan Besar EXCL Beli LINK Rp4.800 per saham

28 Jan 2022, 10:30 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image
PT XL Axiata Tbk. (EXCL) bersama induknya Axiata Group Bhd. resmi mengakuisisi 66,03 persen PT Link Net Tbk. (LINK) dari Lippo Group. Sebenarnya, apa tujuan EXCL mengakuisisi LINK?

EXCL dan Axiata mengakuisisi LINK di harga Rp4.800 per saham. Harga itu lebih tinggi dari harga pasar pada 27 Januari 2022 senilai Rp4.350 per saham. Dengan begitu, total modal yang dikeluarkan EXCL dan Axiata  untuk akuisisi LINK senilai Rp8,72 triliun. 

Isu rencana EXCL akuisisi LINK sudah berhembus sejak Juli 2021. Namun, negosiasi antara pihak EXCL dengan Lippo Group, selaku pemilik LINK, sempat alot terkait masalah harga. Hal itu sempat mengingatkan gagalnya rencana akuisisi LINK oleh PT MNC Vision Tbk. (IPTV) pada 2020. 


Untungnya, akhir cerita akuisisi LINK oleh EXCL rada berbeda dengan grup MNC tersebut. Akhirnya, sosok investor baru di pemilik bisnis layanan internet First Media itu benar-benar dari Malaysia, salah satu klu yang sempat  mencuat setelah IPTV gagal akuisisi saham tersebut.

Apa Tujuan Sebenarnya EXCL Akuisisi LINK?


Banyak informasi yang muncul rencana EXCL akuisisi LINK untuk memperkuat bisnis internet rumah yang dikombinasikan dengan internet mobile. Namun, ada misi yang lebih besar dari sekadar memperkuat bisnis itu, yakni mendorong kinerja 5G agar lebih optimal. 

Mengutip Bisnis.com, EXCL bakal mendapatkan modal yang kuat dalam mengembangkan layanan 5G setelah akuisisi LINK. 

Soalnya, EXCL telah mendapatkan surat keterangan laik operasional (SKLO) 5G dari kementerian komunikasi dan informatika pada Agustus 2021. Untuk itu, EXCL terus mempersiapkan ekosistem 5G, termasuk penggelaran infrastruktur serat optik melalui program fiberisasi.

Nah, pengembangan jaringan 5G disebut membutuhkan infrastruktur serat optik yang terhubung ke jaringan inti. Kalau jaringan 5G tidak terhubung dengan infrastruktur serat optik, kelebihan jaringan generasi kelima itu hanya akan setara dengan 4G. 

Dengan mengakuisisi LINK, EXCL bisa kolaborasi dengan provider internet terbesar kedua di Indonesia, setelah Indihome. 

Menurut data World Bank per Juli 2021, LINK menjadi provider internet fixed broadband terbesar kedua dengan pangsa pasar 7 persen. 

data pangsa pasar broadband di Indonesia

Saat ini, LINK sudah menjangkau sekitar 2,8 juta rumah di 23 kota Indonesia dengan basis pelanggan sekitar 860.000 pelanggan. 


Lalu, bagaimana strategi trading saham EXCL dan LINK ke depannya? 

Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, referensi saham, morning dan day briefing, cryptoclass, dan seminar rutin setiap akhir pekan.


-SR-





Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi