Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Saham TOBA Naik Lagi, Kali Ini Ada Apa Ya?

24 Jan 2022, 09:12 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Harga saham PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA) masih lanjut tren naik hingga pembukaan 24 Januari 2022. Kenaikan saham TOBA berhubungan erat dengan kesepakatan antara Electrum, perusahaan patungan antara TOBA dan Gojek dengan Gogoro, perusahaan ekosistem baterai kendaraan lsitrik swap asal Taiwan. 

Kerja sama itu menjadi jalan untuk pengembangan kendaraan listrik terutama, roda dua dan solusi baterai yang efisien di Indonesia.

Kolaborasi keduanya mendukung rencana pemerintah menjadikan Indonesia sebgai pemimpin dunia dalam pengembangan industri EV yag terintegrasi.

Pandu Sjahrir sebagai Direkur Utama Electrum dan Wakil Utama TBS dalam keterangan pers, Jumat (21/1/2021) mengatakan, “ Sebagai perusahaan teknologi perintis di sektor EV Indonesia, tujuan Electrum adalah untuk mempercepat elektrifikasi transportasi di Indonesia.”

“Untuk mewujudkan tujuan ambisius ini memerlukan penerapan teknologi dan proses bertaraf dunia, dan kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan Gogoro yang merupakan pemimpin pasar dalam penyediaan solusi mobilitas dan energi yang efisien,” tambahnya.

Pandu pun mengungkapkan kerja sama Electrum dan Gogoro fokus untuk terus memberikan solusi transportasi lebih ramah lingkungan ke Indonesia didasari oleh misi Electrum untuk memelihara lingkungan hidup dan masyarakat yang Electrum layani, serta berkontribusi pada kemandirian energi dan inisiatif iklim nasional.

Kerja sama antara Electrum dan Gogoro diperkuat dengan kemampuan dan pengalaman lintas sektoral dari tiap perusahaan di bidang teknologi serta energi hulu dan hilir.

Selain itu, kolaborasi strategis ini merupakan penguatan dan kelanjutan kerja sama Gojek dan Gogoro yang telah berlangsung selama ini dalam pelaksanaan uji coba sepeda motor listrik dan baterai swap di Jakarta.

Horace Luke, founder, CEO dan Chairman of the Board of Gogoro mengatakan sejak tahun lalu, Gogoro telah berkolaborasi dengan Gojek untuk melakukan uji coba kendaraan listrik roda dua di Jakarta untuk mentrasisi armada Gojek yang sebelumnya menggunakan bahan bakar bensin ke tenaga listrik.

“Kolaborasi antara Gojek dan Gogoro telah dimulai sejak tahun lalu. Kami melakukan uji coba komersial ratusan motor listrik di Jakarta Selatan dan telah berjalan dengan baik. Kami antusias memperkuat kolaborasi yang telah berjalan ini melalui MoU antara Electrum dan Gogoro, dan bersama-sama mencari cara baru untuk menjadikan EV sebagai gaya hidup sehari-hari di Indonesia,” ungkap Kevin Aluwi, Direktur Elektrum dan CEO Gojek.

Horace berujar bersemangat untuk memperluas kemitraan ini bersama Electrum, bekerja dengan pemerintah Indonesia untuk menerapkan teknologi dan model bisnis kami yang telah teruji mengatasi perubahan iklim dan memimpin transformasi ke listrik di Asia Tenggara.

Kerja sama dengan Gogoro merupakan bagian dari langkah nyata Electrum mewujudkan pengembangan ekosistem EV di Indonesia. Bagi Gogoro, MoU ini merupakan kesempatan untuk memperkenalkan platform baterai swap yang telah teruji ke pasar Indonesia.

SIapa Sih Gogoro itu?

Asal tahu saja, hingga saat ini Gogoro telah mengalami pertumbuhan yang pesat dengan berbagai uji coba di Taiwan dan telah memiliki lebih dari 450.000 pengendara, lebih dari 10.000 stasiun pertukaran baterai di 2.300 lokasi, dan lebih dari 250 juta baterai swap.

“Kami memulai Gogoro dengan visi untuk mengubah transportasi perkotaan dengan menghadirkan solusi melalui kendaraan listrik yang pintar dan berkelanjutan bagi masyarakat, baik untuk hari ini maupun generasi mendatang,” ujar Horace.

“Platform baterai swap yang inovatif dan teknologi kendaraan listrik pintar kami telah menjadi pemimpin selama uji coba di pasar Taiwan, dimana satu dari empat kendaraan roda dua yang dijual di Taipei pada Desember 2021 menggunakan baterai swap Gogoro,” tambahnya..

Sebelumnya, GoTO disebut menjadi salah satu investor di Gogoro dengan skema private investment in public equity (PIPE) pada September 2021. Sebelum dengan TOBA, Gojek, Gogoro dan Pertamina mulai uji coba Gogoro Smartscooter di Jakarta. 

Adapun, kolaborasi antara Electrum dan Gogoro juga sejalan dengan komitmen Gojek dan TBS untuk mencapai Zero Emissions pada tahun 2030, mendukung Gojek menjadi platform karbon-netral dan mentransisi 100% kendaraan listrik roda dua di tahun 2030 serta investasi TBS dalam energi bersih dan terbarukan pada periode waktu yang sama.

“Untuk bergerak maju, kita harus melakukan perubahan. Kami yakin, kolaborasi dengan Gogoro dapat memperkuat posisi kami untuk mengubah kebiasaan berkendara masyarakat Indonesia serta mentransformasi seluruh armada kami di Gojek pada 2030,” kata Kevin.

Melalui inisiatif bersama Gogoro, Gojek dan TBS menargetkan untuk mempercepat pengembangan ekosistem yang lebih ramah lingkungan di Indonesia.

Lalu, bagaimana strategi trading saham TOBA ke depannya?

Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, referensi saham, morning dan day briefing, cryptoclass, dan seminar rutin setiap akhir pekan.


-FR-





Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi