Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconFundamental

Value Trap: Apa dan Bagaimana Cara Menghindarinya?

31 Jan 2022, 11:12 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Tak bisa dipungkiri kalau value investing jadi salah satu strategi primadona para investor jangka panjang, terutama mereka yang punya profil risiko konservatif. Strategi ini berfokus pada saham yang dihargai lebih murah jika dibandingkan nilai intrinsiknya. 

Memang nggak ada salahnya untuk incar saham murah. Hanya saja strategi ini bisa jadi boomerang kalau investor kurang teliti. Soalnya nggak semua saham murah itu menarik untuk diinvestasikan karena alasan tertentu, yang pada gilirannya bisa berdampak negatif pada portofolio. Nah, hal ini biasa disebut dengan value trap. Lantas, gimana cara menghindarinya?

Apa itu Value Trap?

Value trap adalah kondisi ketika harga saham memiliki valuasi yang rendah dalam hal rasio Price to Earnings (P/E) atau Price to Book Value (PBV) untuk waktu yang lama. Dengan catatan, valuasi yang rendah tersebut memang merupakan valuasi wajarnya karena mencerminkan kinerja perusahaan yang kurang baik. Alih-alih disebut murah, justru seringkali disebut murahan.

Biasanya terjadi pada perusahaan yang kinerjanya tidak bertumbuh, memiliki tim manajemen yang buruk, serta gagal berinovasi. Perusahaan seperti ini akan sulit untuk sustain dalam jangka panjang. Peluang harga saham untuk terus mengalami penurunan pun sangat mungkin terjadi.  

Dari sudut pandang investor tentu ini merupakan ancaman bagi pertumbuhan portofolio investasi. Jika kamu kebetulan pernah beli saham murah dengan karakter perusahaan seperti yang disebutkan tadi, besar kemungkinan kamu telah terjebak dalam value trap.

Baca juga: Tips Investasi, Begini Cara Cari Saham Valuasi Terdiskon yang Benar

Mendeteksi Value Trap

Apa saja ciri-ciri saham yang berpeluang besar menjadi value trap bagi investor? Berikut penjelasannya.

1.       Market Share Terus Menurun

Market share atau pangsa pasar mencerminkan tentang bagaimana nasib perusahaan saat berkompetisi dengan pesaingnya. Jika market share perusahaan menurun secara konstan, itu artinya perusahaan sudah tidak mempunyai keunggulan kompetitif. Akibatnya, prospek jangka panjangnya akan cukup mengkhawatirkan dan berpotensi menimbulkan risiko investasi. 

2.       Alokasi Modal Tidak Efisien

Aspek penting lain yang mencirikan adanya value trap adalah alokasi modal. Investor berpotensi terjebak value trap kalau perusahaan gagal mengalokasikan modalnya secara efisien guna meningkatkan kinerja bisnis mereka. Sekalipun free cash flow-nya lebih bagus dibandingkan peers, hal ini tetap harus diwaspadai.

Investor dapat melihat rasio ROE (Return of Equity) terhadap aset, apakah perusahaan memanfaatkan ekuitas pemegang saham secara optimal? Selain itu rasio ROA (Return on Assets) yang juga mengidentifikasi tentang bagaimana perusahaan mengelola keseluruhan asetnya.

Baca juga: Bukan P/E atau P/BV, Ini Metrik Valuasi Saham Paling Jitu

Cara Agar Terhindar dari Value Trap


1.       Jangan Hanya Fokus Pada Valuasi

Satu hal yang paling penting agar terhindar dari value trap adalah dengan tidak terlalu fokus pada valuasinya saja. Artinya, jangan asal beli saham yang harganya terlihat murah. Karena sekali lagi, bisa jadi bukan murah, melainkan murahan. Makanya investor wajib mencari tahu alasan di balik harga saham yang ingin dibeli. Kenapa pasar memberikan valuasi yang murah pada saham tersebut?

2.       Pahami Fundamental dan Katalisnya

Kedua, investor harus memiliki mindset forward looking untuk menghindari risiko value trap. Caranya dengan memahami faktor fundamental perusahaan dan katalis yang bisa mendongkrak kinerja di masa depan. Selengkapnya tentang fundamental dapat kalian baca di artikel berikut ini.

Baca juga: FA1. What & Why Fundamental Analysis

Sementara itu katalis bisa berupa inovasi terhadap produk baru atau pengembangan produk yang sudah ada untuk mendatangkan penghasilan yang lebih besar. Kurangnya katalis positif akan berdampak pada tingkat minat investor karena perusahaan dianggap tidak memiliki prospek yang bagus.

3.       Cermati Manajemen Perusahaan

Ketahui kinerja tim manajemen dalam mengelola perusahaan. Manajemen biasanya terdiri dari pihak-pihak yang memiliki kepentingan di perusahaan, seperti direktur, pejabat-pejabat perusahaan, stakeholder, dan sebagainya.

Manajemen yang baik mampu memberikan arahan strategis serta melakukan evaluasi secara berkala agar bisa survive di pasar dan bisa terus mengembangkan bisnisnya. Lebih baik hindari perusahaan yang manajemennya hanya fokus pada kepentingan pribadi tanpa mementingkan kondisi perusahaan.

4.       Ketahui Profitability Perusahaan

Profitability berbicara tentang kemampuan perusahaan dalam menciptakan keuntungan atau laba selama periode tertentu. Perkembangan laba dari waktu ke waktu mencerminkan kinerja perusahaan yang baik. Sebab itu tandanya perusahaan mampu membuat perencanaan yang strategis terkait penjualan, aset, dan modal yang dimiliki.

Baca juga: Apa itu NFT? Yang Bikin Ghozali Jadi Miliarder Muda

Demikian penjelasan tentang value trap yang perlu diwaspadai saat berinvestasi saham. Agar pertumbuhan portofolio semakin konsisten dan volatilitasnya tetap terjaga, kamu bisa belajar di Emtrade dengan upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade.

Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, referensi saham, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekan.

Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.


emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.

-RE-




Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Telegram
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2023, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi