Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Saham ANTM dan TINS Diterjang Badai, Saatnya Buy atau No?

12 Jan 2022, 17:02 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Saham ANTM dan TINS mencatatkan penurunan dalam selama dua hari berturut-turut. Padahal, harga nikel maupun timah masih berada di level tinggi. Lalu, apa yang menjadi sentimen negatif keduanya? 


Sampai penutupan perdagangan 12 Januari 2022, PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) mencatatkan auto reject bawah (ARB) setelah turun 6,97 persen menjadi Rp1.935 per saham. Lalu, PT Timah (Persero) Tbk. (TINS) juga turun 3,79 persen menjadi 3,79 persen menjadi Rp1.270 per saham. 


Di sisi lain, harga nikel global di London Metal Exchange (LME) mencatatkan kenaikan sebesar 1,04 persen menjadi 22.021 dolar AS per ton. Angka itu mencatatkan rekor tertinggi sejak 2012. Lalu, harga timah juga naik 0,23 persen menjadi 39.918 dolar AS per ton.


Harga kedua komoditas itu melejit karena didorong prospek permintaan yang tinggi. Untuk nikel memiliki prospek permintaan yang tinggi dari industri mobil listrik, sedangkan timah mencatatkan kenaikan tinggi dari permintaan semikonduktor untuk kebutuhan elektronik. 


Teranyar, Ekspor timah olahan Indonesia pada Desember 2021 naik 26,1 persen menjadi 7.966 ton dibandingkan dengan November 2021. Secara tahunan, ekspor timah Indonesia naik 14,11 persen menjadi 74.671 ton.


Untuk itu, penurunan harga saham ANTM dan TINS pun menjadi cukup anomali. Apalagi, produsen nikel lainnya, PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) justru menguat 2,59 persen menjadi Rp4.360 per saham. 


Penurunan harga saham ANTM dan TINS terjadi setelah munculnya berita Indonesia Battery Corporation alias IBC batal akuisisi pabrikan mobil listrik asal Jerman, yakni StreetScooter pada 10 Januari 2022.


Rencana IBC akuisisi StreetScooter batal setelah tidak memenuhi persyaratan sesuai tenggat waktu yang ditentukan oleh Deutsche Post DHL sebagai pemilik StreetScooter. Sebelumnya, IBC ingin mengakuisisi StreetScooter untuk membangun ekosistem mobil listrik dan hilirisasi baterai di Indonesia. 




Salah satu produk StreetScooter yang digunakan Deutsche Post sebagai salah satu pemegang sahamnya. 


Setelah batal akuisisi StreetScooter, IBC dikabarkan bakal melirik perusahaan mobil listrik di dalam negeri. 


Analis Emtrade William Siregar mengatakan batalnya transaksi akuisisi StreetScooter oleh IBC memberikan dampak kepada ANTM dan TINS. Soalnya, ANTM menjadi salah satu pemegang saham di IBC, sedangkan TINS adalah bagian dari MIND ID, yang juga pemegang saham perusahaan baterai Indonesia tersebut. 


Kesempatan Beli Saham ANTM dan TINS?


Di sisi lain, penurunan tajam harga saham ANTM dan TINS justru menjadi kesempatan untuk melakukan aksi beli di harga bawah. Soalnya, secara prospek jangka menengah panjang, fundamental ANTM dan TINS cukup bagus karena permintaan nikel maupun timah bakal tetap tinggi. 


William mengatakan tren ke depan untuk kedua saham itu sangat bagus. Penurunan saat ini justru bisa dijadikan momen buy on dip. Soalnya, tren mobil listrik bakal mendongkrak permintaan komoditas logam. Sampai-sampai nikel dijuluki sebagai the next future coal


“Saham ANTM dan TINS bisa di buy cicil bertahap jika terus mengalami penurunan. Lalu, jangka waktunya yang pendek bisa diubah jadi menengah panjang, minimal 1 tahun. Soalnya, harga saham ANTM dan TINS tidak mungkin selalu berada di harga bawah,” ujarnya.


Saham ANTM dan TINS Secara Teknikal


Secara teknikal, saham ANTM dan TINS kompak mengalami breakdown. 


ANTM secara teknikal breakdown support 2.220. Dalam jangka pendek, ANTM berpotensi melemah ke support 1.920 yang diperoleh dari low 30 Desember 2020.




Lalu, TINS secara teknikal juga breakdwon sideways panjang ke area support 1.400. Dalam jangka pendek, TINS berpotensi melemah ke support 1.145 diperoleh dari high 24 November 2020. 




BACA Analisis Saham yang Potensial di Sini


Lalu, bagaimana strategi trading dan investing saham sektor logam ke depannya? 


Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, referensi saham, morning dan day briefing, cryptoclass, dan seminar rutin setiap akhir pekan.


Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.


-SR-


Emtrade.id/disclaimer





Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi