Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

DMO Batu bara Diusulkan 90 dolar AS, Sahamnya Meroket?

28 Des 2021, 16:11 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Saham batu bara menjadi yang paling agresif pada 28 Desember 2021. Sentimen perubahan harga batu bara domestic market obligation (DMO) untuk kelistrikan mencuat lagi. Seberapa kuat saham batu bara bisa melaju? 


Indeks sektor energi menjadi yang paling perkasa pada 28 Desember 2021. Salah satu penyokongnya adalah saham batu bara besar seperti, PT Harum Energy Tbk. (HRUM) naik 7,37 persen, PT Indika Energy Tbk. (INDY) naik 6,21 persen, PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) naik 5,96 persen, PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) naik 5,5 persen, dan PT Bukit Asam (persero) Tbk. (PTBA) naik 3,7 persen. 


Kenaikan harga saham batu bara bersamaan dengan sentimen wacana perubahan harga batu bara DMO untuk kelistrikan. 


Pihak Asosiasi Pemasok Energi dan Batu bara Indonesia (Aspebindo) mengusulkan kenaikan harga DMO untuk kelistrikan disamakan dengan harga batu bara khusus untuk semen dan pupuk, yakni 90 dolar AS per ton. Saat ini, harga batu bara khusus untuk sektor kelistrikan senilai 70 dolar AS per ton. 


Kenaikan harga batu bara DMO menjadi cukup genting saat ini. Soalnya, selisih harga DMO antara sektor kelistrikan dengan semen membuat PLN kesulitan untuk mencari pasokan batu bara. 


BACA JUGA: Sentimen DMO Bisa Jadi Kado Akhir Tahun dari Saham Batu bara


Selain itu, ada beberapa alasan kuat produsen batu bara minta harga DMO dinaikkan. Seperti, harga batu bara global yang kini bertahan di atas 150 dolar AS per ton. Lalu, harga batu bara DMO belum pernah dinaikkan sejak penetapannya pada 2018, meski harga batu bara terus melonjak naik. 


Apakah Produsen Batu bara Rugi Gara-gara DMO 70 dolar AS per Ton?


Menurut data Energy Watch yang dikutip dari Detik.com, dengan harga batu bara DMO di level 70 dolar AS per ton saat ini, total seluruh produsen masih bisa meraup keuntungan sekitar 3,44 miliar sampai 4,26 miliar dolar AS per tahun. Dengan asumsi, kebutuhan DMO batu bara terpenuhi sekitar 137,5 juta ton. 


Soalnya, dengan harga 70 dolar AS, produsen masih dapat margin keuntungan hampir 40 persen dari biaya produksi. Energy Watch mencatat biaya produksi batu bara sekitar 39-45 dolar AS per ton. 


Angka keuntungan itu baru 25 persen untuk penjualan di domestik. Belum lagi keuntungan yang didapatkan dari ekspor yang mengacu ke harga batu bara global. 


Secara historis, perusahaan batu bara yang punya eksposur penjualan domestik tertinggi adalah PTBA. 


PTBA mencatatkan penjualan batu bara domestik sebanyak 8,12 juta ton pada semester I/2021. Angka ini melebihi target kewajiban DMO sebesar 25 persen dari total rencana produksi PTBA. Dengan target produksi 30 juta ton, PTBA berkewajiban menjual DMO sebanyak 7,5 juta ton.

Untuk perdagangan 28 Desember 2021, Emtrade melakukan buy HRUM untuk jangka pendek di harga Rp10.600 - Rp10.625. Kini, sudah floating profit 3,1 persen -3,3 persen. 


Sebelumnya, Emtrade masih hold HRUM untuk jangka menengah sejak 19 November 2021. Waktu itu buy di harga Rp8.000 - Rp8.050 per saham. Kini, sudah floating profit 36 persen sampai 36,9 persen. 


BACA JUGA: Analisis Saham HRUM yang Pegang Batu bara dan Nikel


Lalu, Emtrade juga reminder untuk buy ITMG karena masih ada dalam range beli di level Rp20.075 sampai Rp21.200 per saham. Emtrade sudah hold ITMG sejak 9 Desember 2021. Kini sudah floating profit 0,8 persen sampai 6,5 persen.


BACA JUGA: Analisis Saham ITMG


Lalu, bagaimana strategi trading saham batu bara ke depannya? 


Upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP member, kamu bisa menikmati konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, referensi saham, morning dan day briefing, cryptoclass, dan seminar rutin setiap akhir pekan.


Klik di sini untuk upgrade menjadi VIP member Emtrade.


-SR-


emtrade.id/disclaimer






Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi