Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Di Balik Lonjakan Harga GGRM Hampir Tembus Rp50.000

3 Jul 2021, 11:49 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Saham GGRM lagi-lagi kembali dikaitkan dengan Japan Tobacco. Rumor yang beredar perusahaan rokok asal Jepang itu berpotensi melakukan aksi merger dan akuisisi terhadap Gudang Garam. Memang apa hubungan antara Japan Tobacco dengan Gudang Garam?


Harga saham GGRM memang lagi menggila, setelah terus mengalami penurunan sejak 18 Agustus 202 dari Rp54.525 per saham hingga mencapai level terendah pada 9 Juni 2021 senilai Rp32.875 per saham. Namun, harga  Gudang Garam kini terus meroket hingga penutupan 2 Juli 2021 tembus RP47.250 per saham. 


Dikutip dari Bisnis.com, kenaikan harga saham GGRM itu dipicu adanya rumor masuk investor baru ke GGRM. Dari situ juga muncul beberapa transaksi jumbo ke saham rokok di Kediri tersebut. 


Berdasarkan data transaksi broker sampai Kamis 1 Juli 2021, PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia menjadi broker yang mencatatkan transaksi beli GGRM senilai Rp955,73 miliar. 


BACA JUGA: Peluang dan Tantangan Saham Sektor Rokok


Entah berhubungan atau tidak, CGS-CIMB Sekuritas merilis catatan pada 2 Juli 2021 kalau Japan Tobacco yang paling mungkin membeli GGRM dari sudut pandang strategis maupun kedekatan dengan keluarga pengendali GGRM. 


Seberapa Mampu Japan Tobacco Akuisisi GGRM?


Menurut data Statista per awal Juni 2021, Japan Tobacco adalah perusahaan rokok dengan market cap terbesar ke-5 di dunia senilai 34,4 miliar dolar AS. 


Empat perusahaan rokok di atas Japan Tobacco antara lain, Phillip Morris International yang juga pemilik PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) memiliki marketcap 144,8 miliar. Lalu, Altria Group 96,9 miliar dolar AS, British American Tobacco, pemilik Bentoel Group senilai 91,6 miliar dolar AS, dan ITC senilai 34,4 miliar dolar AS. 




Gudang Garam sendiri berada di posisi ke-8 dunia dengan valuasi sekitar 4,8 miliar dolar AS. 


Nah, CGS-CIMB memperkirakan akuisisi saham mayoritas GGRM itu bisa menghabiskan dana sekitar 10 miliar - 15 miliar dolar AS atau setara Rp145 triliun sampai Rp217,5 triliun. 


Hubungan Japan Tobacco dengan Gudang Garam


Sementara itu, Japan Tobacco pernah dikaitkan dengan Gudang Garam pada Agustus 2017. Saat itu, Japan Tobacco mengakusisi 100 persen Saham produsen rokok Apache, yakni PT Karyadibya Mahardhika dan PT Surya Mustikan Nusantara senilai 677 juta dolar AS.


BACA JUGA: Fakta Di Balik Buy on Rumour dan Sell on Fact


Saat itu, Produsen rokok Apache dikaitkan sebagai anak Gudang garam. Namun, pihak Gudang Garam membantah kalau kedua perusahaan itu adalah bagian dari anak usahanya. 


Kini, rumornya pun meluas jadi Japan Tobacco yang berniat akuisisi Gudang Garam. 


Kenapa Japan Tobacco?


Rumor Japan Tobacco mengakuisisi Gudang Garam juga berhubungan dengan rencana bisnis perusahaan Jepang tersebut. 


Beberapa tahun terakhir, Japan Tobacco telah akuisisi 8 perusahaan rokok besar seperti, Donskoy Tabak dari Rusia. Akij Group dari Bangladesh, dan Mighty Corporation dari Filipina. 


Setelah akuisisi Mighty Corporation, produsen rokok terbesar kedua di Filipina, Japan Tobacco bilang bakal makin melebarkan sayapnya ke Asia Tenggara dan Indonesia. Namun, produsen rokok yang belum diakuisisi perusahaan asing bukan cuma GGRM, ada beberapa perusahaan rokok besar lainnya seperti, Nojorono yang memiliki merek rokok Class Mild. Lalu, beberapa perusahaan rokok yang skalanya lebih kecil lagi. 


Lalu, Bagaimana untuk Prospek Saham GGRM?


Saham GGRM memang terus menguat saat ini, tetapi trader dan investor juga harus mulai berhati-hati karena tingkat kenaikannya sudah terlalu tinggi. 


Apalagi, kenaikan harga GGRM lebih disebabkan oleh rumor akuisisi merger oleh Japan Tobacco yang belum jelas titik terangnya. Ditambah, sektor bisnis GGRM bisa dibilang salah satu sunset industry. 


BACA SELENGKAPNYA: Peluang dan Tantangan Saham Sektor Rokok


Nah, buat kamu yang bingung mau ambil kesempatan beli GGRM atau yang sudah punya mau hold atau sell saham rokok ini. Yuk baca analisis saham dan belajar teknikal serta fundamental analisis dengan join user VIP Emtrade. 


Dengan jadi user VIP Emtrade, kamu bisa dapat analisis saham, report research saham, tanya jawab intensif, referensi saham, event khusus user premium, sampai webinar rutin morning dan day briefing interaktif. 


Join User VIP Emtrade langsung ke emtrade.id/whatsapp


-S-


emtrade.id/disclaimer    


Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Telegram
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi