Cara Menentukan Stop Loss yang Ideal

Blog - 11 February 2022, 08.02 WIB 2081 x dibaca . 2 mins read

Cara Menentukan Stop Loss yang Ideal adalah salah satu keyakinan yang harus dipegang oleh investor ataupun trader, masih ingat kejadian BPJS Ketenagakerjaan mendapatkan rekomendasi untuk melakukan cut loss atau stop loss oleh BPK terhadap beberapa investasi sahamnya. Nah, apa sebenarnya stop loss? dan kenapa harus melakukan stop loss?


Ingat Warren Buffett pernah mengatakan kalau aturan investasi saham nomor satu adalah jangan kehilangan uang. Aturan nomor 2, jangan pernah lupakan aturan nomor 1. 


Namun, ini bukan berarti trader maupun investor tidak boleh melakukan stop loss dan kehilangan uang. 


BACA JUGA: Cara Hadapi Harga Saham yang Naik-Turun


Seperti halnya dalam bisnis, di dunia saham itu penuh dengan ketidakpastian. Jadi, bagaimana pun juga ada potensi trader dan investor kehilangan uang akibat fluktuasi harga pasar. 




Cara Meredam Risiko dalam Trading Saham


Salah satu cara agar tidak kehilangan uang yang cukup banyak dalam saham adalah merencanakan stop loss. Namun, merencanakan stop loss itu tidak dilakukan setelah beli, melainkan saat sebelum membeli. 


Hal itu dilakukan agar investor atau trader bisa mengendalikan dan manajemen risiko dengan baik sebelum saham itu dibeli. 


Manajemen risiko yang dilakukan bisa dalam bentuk, berapa harga beli, seberapa banyak yang harus dibeli, dan berapa batas penurunan harga saham hingga harus melakukan stop loss?


Cara Menentukan Angka Stop Loss


Cara menentukan batas penurunan harga untuk stop loss sebenarnya disesuaikan dengan profil risiko masing-masing orang.


Misalnya, kamu punya modal Rp100 juta dan kerugian paling besar yang bisa kamu terima senilai Rp5 juta yang artinya 5 persen dari total modal. Dengan begitu, jika portofolio aset portofolio sudah turun 5 persen dan belum ada tanda pemulihan, kamu bisa melakukan stop loss. 


Jadi, jika penurunan lebih dalam lagi, setidaknya kamu sudah menyelamatkan diri dengan kerugian yang lebih sedikit. Soalnya, tidak ada yang pernah tahu kedalaman penurunan harga saham di pasar. 


Di luar itu, trader juga membutuhkan analisis teknikal untuk melihat peluang naik-turunnya sebuah saham. Dengan begitu, manajemen risiko dengan stop loss bisa lebih terukur. 


BACA JUGA: Belajar Analisis Teknikal Mulai Dari Sini


Nah, kamu mau bisa paham analisis teknikal dan fundamental, yuk gabung user VIP Emtrade. Bersama Emtrade, kamu bisa dapat analisis saham, report research saham, tanya jawab intensif, referensi saham, event khusus user premium, sampai webinar rutin morning dan day briefing interaktif.


Join sekarang dengan klik link emtrade.id/Whatsapp


emtrade.id/Disclaimer 

Login untuk mendapatkan akses tak terbatas


Share :
Follow us :