Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconPemula

Ada 6 Saham di BEI yang Terkait dengan Go-to dan Bukalapak

19 Jun 2021, 10:08 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Rencana Go-To dan Bukalapak IPO menjadi momen besar untuk sektor teknologi di pasar saham Indonesia. Dengan begitu, bakal ada saham besar yang tergabung dalam sektor teknologi. Nah, di balik Go-To dan Bukalapak saat ini, ada beberapa emiten yang sudah melantai di bursa lho, baik sebagai investor, partner, maupun anak usaha. Siapa saja mereka?


Langkah Go-To dan Bukalapak untuk IPO pun sudah diberikan karpet merah oleh BEI dengan merelaksasi kebijakan di papan utama. Dengan begitu, Go-To yang ditaksir punya valuasi US$17 miliar dan Bukalapak senilai US$3,5 miliar bisa masuk ke papan utama, meski bottom linenya berpotensi masih minus. 


BACA JUGA: Apa itu Papan Utama di BEI? Kenapa Go-To dan Bukalapak harus di Sana?


Banyak kabar, kedua perusahaan teknologi itu bakal IPO secara dual listing di Amerika Serikat dan Indonesia. Namun, hingga saat ini, belum ada kabar skema detail. Go-To disebut bakal IPO pada akhir 2021, sedangkan Bukalapak disebut bakal melantai di bursa pada Agustus 2021.


Nah, di balik dua perusahaan teknologi itu, ternyata ada beberapa perusahaan yang sudah melantai di BEI lho. Siapa saja mereka? 


PT Astra International Tbk. (ASII)

Hubungan ASII dengan Gojek adalah sebagai investor. Menurut data laporan tahunan ASII, saham big caps itu mulai berinvestasi di Gojek sejak Februari 2018 senilai Rp2 triliun. Kemudian, ASII menambah investasinya ke Gojek pada Januari 2019 senilai Rp1,5 triliun. Sampai saat ini, total investasi ASII ke Gojek yang sudah berubah menjadi Go-To senilai Rp3,5 triliun. (Baca juga: Diskon PPnBM Diperpanjang, Bagaimana Peluang Astra)


PT Telkom (Persero) Tbk. (TLKM)

TLKM juga menjadi salah satu investor Gojek melalui Telkomsel. Operator seluler yang dimiliki TLKM bersama Temasek itu mulai investasi ke Gojek pada November 2020 senilai Rp2,17 triliun. Lalu, pada Mei 2021, Telkomsel kembali menyuntik Gojek senilai Rp4,2 triliun. Total investasi Telkomsel ke Gojek senilai Rp6,3 triliun. (Baca: TLKM Menang Lelang Frekuensi 5G)


PT Blue Bird Tbk. (BIRD)

Status BIRD dengan Go-To adalah sebagai mitra. Penyedia layanan taksi Blue Bird itu sudah bermitra dengan Gojek sejak 2 Mei 2016. Bentuk kerja samanya adalah penyediaan aplikasi Gojek untuk para armada Blue Bird. Kerja sama Gojek dengan Blue Bird itu pun diperpanjang pada 4 Februari 2020 hingga 3 tahun ke depan. 


Nah, di balik kerja sama itu, Gojek disebut memiliki saham BIRD dalam jumlah di bawah 5 persen. Pengalihan saham BIRD dari PT Pusaka Citra Djokosoetono, pemegang saham perseroan, ke Gojek terjadi tidak lama setelah perpanjangan kemitraan dengan Gojek. 


PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT)

Hubungan antara AMRT dengan Go-To adalah kerja sama strategis dalam hal layanan pengisian saldo Gopay untuk pengguna dan mitra Gojek. Kerja sama antara AMRT dengan Go-To ini sudah berjalan sejak 2017. Namun, tidak ada data kalau kerja sama ini memiliki nilai transaksi. (Baca: Profit AMRT Potensi Terus Tumbuh pada Tahun 2021)


PT Bank Jago Tbk. (ARTO)

ARTO bisa dibilang adalah cucu usaha dari Go-To. Soalnya, PT Dompet Karya Anak Bangsa alias Gopay menjadi salah satu pemegang saham sebesar 21,4 persen di sana. Gopay masuk Arto sejak akhir 2020 dan menambah setoran modalnya saat saham Bank Jago itu melakukan rights issue. (Baca: Bank Jago, Bisa Jadi Jagoan Investasimu?)


PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK)

EMTK adalah salah satu investor terbesar di  Bukalapak dengan jumlah kepemilikan sebesar 34,39 persen. Menurut laporan keuangan EMTK, perusahaan pemilik SCTV itu sudah masuk ke Bukalapak sejak 2014. Namun, nilai investasi EMTK di Bukalapak secara keseluruhan tidak diumumkan. (Baca: EMTK Proxy Digital Indonesia)


Berikut saham-saham yang punya hubungan dengan Go-To dan Bukalapak. Kira-kira saham-saham itu masih bagus untuk dikoleksi atau tidak ya? 


Biar kamu bisa menganalisis saham-saham tersebut, yuk gabung jadi user premium emtrade.id. 


Di emtrade.id, kamu bisa mendapatkan analisis saham, report research saham, tanya jawab intensif, referensi saham, event khusus user premium, sampai webinar rutin morning dan day briefing interaktif. 


Mau join sekarang? langsung saja klik Emtrade.id/Whatsapp


Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Telegram
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi