Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-icon

Investart 4. Trading!!

27 Mei 2021, 16:17 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Trading adalah aktivitas beli jual saham untuk mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga saham dalam jangka pendek (<1 bulan), atau dalam jangka menengah (3-6 bulan).

Bagaimana memilih saham untuk trading?

Pemilihan saham untuk trading berfokus pada analisis teknikal untuk menilai suplai dan demand. Prinsipnya semakin besar demand maka harga saham potensi naik sehingga kita mencari saham yang demandnya meningkat untuk saham yang mau dibeli (terjadi akumulasi).

Sebaliknya, kita mewaspadai saham-saham yang suplainya meningkat untuk saham yang berpotensi dijual (terjadi distribusi).

Bagaimana caranya?

Caranya dengan melihat pergerakan harga dibandingkan dengan volume transaksi serta likuiditas.

Volume adalah jumlah saham yang diperdagangkan.

Likuiditas adalah jumlah saham dan juga frekuensi perdagangan, semakin likuid, semakin banyak saham yang ditransaksikan dan semakin aktif frekuensinya.

Harga saham dinilai dari trend, jika trend harga naik, maka peluang untuk untung lebih besar. Jika trend sideways, peluangnya 50-50. Jika trend turun, risiko lebih besar dari peluang untung.

Volatilitas juga mempengaruhi penilaian / pemilihan saham untuk trading. Saham yang volatile / mudah naik dan turun cepat, biasanya likuiditasnya kecil. Jumlah saham yang beredar sedikit, dan harga sahamnya murah, sehingga kapitaliasasinya juga kecil. Semakin tinggi volatilitas, semakin liar pergerakan saham, semakin berisiko. Mudah naik hingga >20% dalam sehari, mudah pula turun hingga 7% kena batas bawah.

 

Apakah pakai analisis fundamental?

Dalam trading, analisis fundamental hanya sebagai pelengkap saja.

Misalnya, secara trend, GIAA nampak mulai uptrend, secara fundamental, GIAA ada sentiment positif yaitu mendapat dana talangan sebesar > Rp 8 trilyun. Meski demikian pengambilan keputusan trading lebih fokus pada analisis teknikal.


Bagaimana strategi trading?

Dalam trading, kita bisa buy on weakness, bisa buy breakout.

Untuk rentang waktu & strategi bisa swing trading / super trader. Apa bedanya? Yuk kita lanjut ke artikel berikutnya , Swing Trader vs Super Trader

Manajemen risiko?

Manajemen risiko trading:

    1. Beli saham maksimal 20% untuk trading (di tahun 2020) karena pasar volatile, investasi 80%.

    2. Beli saham dengan nominal sama

    3. Tentukan jumlah beli saham dari awal

    4. Disiplin dengan stop loss / pembatasan kerugian

    5. Hindari saham yang likuiditasnya terlalu kecil


emtrade.id/disclaimer

 

Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi