Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-icon

Investart 1. Mengapa Berinvestasi Saham?

27 Mei 2021, 15:40 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Mengapa kita membeli saham? membeli saham memberikan kita keuntungan untuk melipatgandakan uang kita.

Dalam jangka panjang, 5-10 tahun, harga saham bergerak terus naik, terutama untuk perusahaan-perusahaan yang berfundamental bagus.

Sebagai contoh, harga saham KLBF dari PT Kalbe Farma Tbk +2678% dari tahun 2008-2017


Grafik KLBF 2008 - 2018

BBNI naik +2559% dari tahun 2008-2018



Grafik BBNI 2008 - 2018

GGRM naik +2493% dari tahun 2008-2018

Grafik GGRM 2008 - 2018


BBRI naik +1481% dari tahun 2008-2018.

Grafik BBRI 2008 - 2018

ASII naik +1214% dari tahun 2008-2018.

Grafik ASII 2008 – 2018

 

Saham-saham tadi, cocok untuk investasi jangka panjang dengan rentang waktu 5 tahun lebih.

Pertumbuhan harga saham dalam jangka panjang ini melampaui pertumbuhan investasi lainnya.




Perbandingan Return Saham dengan Investasi Lain


Tidak hanya untuk jangka panjang, namun dalam jangka menengah sekitar 6 bulan, ada pula saham-saham yang naik melampaui pergerakan saham-saham lainnya.

Sebagai contoh pada tahun 2018 terdapat beberapa saham yang naik dengan signifikan melampaui IHSG

Harga saham TKIM dari PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk naik 482% dari bulan Januari - Juni 2018

Grafik TKIM (Januari - Juni 2018)


Harga saham ERAA dari PT Erajaya Swasembada Tbk naik 343% dari bulan Januari - Juli 2018

Grafik ERAA (Januari - Juli 2018)

Harga saham WOOD dari PT Integra Indocabinet naik 208% dari bulan Februari – Agustus 2018

 Grafik WOOD (Feb – Agt 2018)


Harga saham INKP dari PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk naik 277% dari bulan Januari - Juni 2008



Pada tahun 2019 pun, masih ada banyak saham yang naik dengan luar biasa seperti :

Harga saham KPAL dari PT Steadfest Marine Tbk naik 526% dari bulan Mei – September  2019

Grafik KPAL (Mei - September 2019)


Harga saham ENVY dari PT Envy Technologies Indonesia Tbk naik 508% dari bulan Juli - November 2019

Grafik ENVY (Juli - November 2019)


Harga saham HRME dari PT Menteng Heritage Realty Tbk naik 463% dari bulan Mei – Desember 2019



Grafik HRME (Mei - Desember 2019)


Harga saham JAST dari PT Jasnita Telekomindo Tbk naik 337% dari Mei - November 2019

Grafik JAST (Mei - November 2019)


Harga saham DEAL dari Dewata Freighinternational Tbk naik 331% dari bulan Januari - November 2019



Grafik DEAL ( Jan - November 2019)

Saham-saham tersebut cocok untuk kita beli dan jual dengan rentang waktu jangka menengah dengan strategi Super Trader.

Nah ada pula saham-saham yang naik dalam jangka pendek, dengan rentang waktu kurang dari 1 bulan, yang bisa dimanfaatkan untuk swing trading.

Semakin kecil rentang waktu, maka risiko dari fluktuasi harga pun semakin besar, sehingga semakin kecil rentang waktu, maka kita harus semakin aktif memantau saham dan membatasi risiko.


emtrade.id/disclaimer

Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi