Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Performa Keuangan UNVR Membaik, Gimana Efek Penarikan Es Krim?

26 Apr 2024, 15:09 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Emiten consumer goods PT Unilever Tbk (UNVR) mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp10,08 triliun, turun 5% YoY dari kuartal I/2023 sebesar Rp10,60 triliun. Hal ini dikarenakan semua segmen bisnis mengalami penurunan penjualan:

  • Kebutuhan rumah tangga dan perawatan tubuh Rp6,44 triliun (-5,6% YoY)

  • Makanan dan minuman Rp3,63 triliun (-3,9% YoY)


Meski begitu, laba bersih mampu tumbuh 3,1% YoY dari Rp1,40 triliun menjadi Rp1,44 triliun. Perolehan ini cukup baik karena setara 28% dari estimasi FY24 konsensus. Namun, kenaikannya lebih disebabkan oleh penurunan biaya royalti yang sifatnya tidak berulang (recurring). 


Beban merek, teknologi, dan biaya jasa turun 34% YoY menjadi sebesar Rp500,46 miliar. Pada tahun 2023 lalu UNVR melakukan efisiensi biaya, sehingga mereka membayar lebih sedikit royalti. 


Dengan demikian, beban umum dan administrasi turun 25% YoY hanya menjadi Rp774 miliar. Laba usaha pun ikut naik 1% YoY mencapai Rp1,88 triliun. Maka, tidak heran jika laba bersih UNVR berhasil naik meskipun pendapatannya turun.


Di saat yang bersamaan, marjin laba usaha mengalami peningkatan. Pada kuartal I/2023 17,5%, kini menjadi 18,7%. Artinya, keuntungan yang diperoleh dari setiap penjualan dalam perusahaan tersebut telah bertambah. 


Perlu diketahui, perbaikan kinerja juga terjadi pada basis kuartalan. UNVR mencetak kenaikan penjualan bersih 24,4% QoQ, sedangkan laba bersihnya naik signifikan 136,7% QoQ. Hal ini juga dikarenakan beban umum dan administrasi turun 17% QoQ dan laba usaha melesat 129% QoQ.


Terkait berita penarikan kembali produk es krim Magnum di Inggris dan Irlandia, manajemen menjelaskan bahwa hal ini tidak memiliki hubungan dengan es krim Magnum yang beredar di Indonesia. Produk Magnum yang ada di Indonesia adalah produk dalam negeri yang telah mematuhi peraturan dan izin dari BPOM.


Di samping itu, kontribusi es krim terhadap total penjualan berada di bawah 10% dan hingga saat ini tidak terlihat dampak negatif dari isu tersebut.


Saat ini saham UNVR diperdagangkan dengan valuasi price to earnings (P/E) ratio di 18,91x. Maka, bisa dikatakan sahamnya sudah sangat murah, terdiskon 48% jika dibandingkan dengan rata-rata 5 tahun di 36,12x.


Pertanyaannya, apakah saham UNVR sudah mulai menarik untuk cicil beli investing? Bagaimana peluang dan strateginya? Belajar di Emvestart, webinar saham untuk pemula bersama pakar saham Ms Ellen May.

GRATIS senilai Rp 500.000 dengan kode BLOG terbatas untuk 50 orang pertama

Klik di sini untuk informasi selengkapnya.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Laba Bersih ICBP Terkoreksi Efek Pembengkakan Beban Keuangan

2 Mei 2024, 17:20 WIB
article
ArtikelInsight

Performa Keuangan ASII di Kuartal I/2024 Menurun, Ini Penyebabnya

30 Apr 2024, 16:18 WIB
article
ArtikelInsight

BBRI Cetak Laba Bersih Naik Tipis 2,7% Jadi Rp15,6 Triliun

25 Apr 2024, 13:06 WIB
article
ArtikelInsight

Kinerja BBCA Tumbuh Positif Didorong Rekor Pertumbuhan Kredit

23 Apr 2024, 16:33 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi