Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

TINS Bidik Pertumbuhan Pendapatan Hingga 75% di 2024

18 Apr 2024, 13:31 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

PT Timah Tbk (TINS) menargetkan pendapatan sepanjang tahun 2024 tumbuh 70%-75%. Target ini ditopang oleh produksi perusahaan yang ditargetkan sebesar 30.000 metrik ton, atau naik 15,4% YoY dari tahun 2023 sebesar 26.000 metrik ton. Optimisme peningkatan produksi ini dibenarkan oleh tanda-tanda pemulihan permintaan di sektor elektronik, di mana timah banyak digunakan. 


Adapun harga timah global tumbuh 27% sejak awal tahun. Pada perdagangan hari Rabu kemarin (17/04), harga timah ditutup naik 3,78% ke level US$33.225 per ton. Dengan harga timah yang menguntungkan, ini dapat meningkatkan harga jual rata-rata (average selling price/ASP), sehingga akan turut mendongkrak profitabilitas TINS.


Sebagai informasi, sepanjang tahun 2023 TINS membukukan penurunan pendapatan 32,9% YoY dari Rp12,50 triliun menjadi Rp8,39 triliun. Perseroan mengalami rugi bersih Rp450 miliar dari sebelumnya laba bersih Rp1,04 triliun.


Penurunan kinerja disebabkan oleh segmen pertambangan timah yang terkoreksi 37,6% YoY dari Rp13,41 triliun menjadi Rp8,36 triliun. Segmen ini berkontribusi hampir 100% dari total pendapatan perusahaan. 


Jika pendapatan ditargetkan tumbuh 70%-75%, maka nominalnya berkisar di Rp14,26 triliun - Rp24,68 triliun pada tahun 2024.


Sebelumnya TINS ramai diperbincangkan terkait isu tambang ilegal. Namun, manajemen sudah berupaya merealisasikan beberapa inisiatif strategis. TINS telah mengoptimalisasi tata kelola penambangan rakyat bersama dengan program kemitraan, dan juga melakukan penguatan aturan dan pengamanan konsesi perusahaan.


Baca juga: Tersandung Kasus Korupsi, Begini Kinerja TINS Secara Historis


Di sisi lain, harga saham TINS justru terus menguat meskipun sempat diterpa kabar miring. Dalam sebulan terakhir saja sahamnya terbang 32,88%. 


Emtrade juga sudah floating profit sebesar +16,2% sd +25,2% untuk strategi jangka menengah dari saham TINS.


Mau tahu strategi trading yang dipakai? Yuk, pelajari di Basic Trading Mastery, webinar trading saham dengan Ms Ellen May dengan materi yang mudah dipahami & diterapkan.

GRATIS! Pakai kode promo: BLOG

Klik di sini untuk informasi selengkapnya

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Laba Bersih ICBP Terkoreksi Efek Pembengkakan Beban Keuangan

2 Mei 2024, 17:20 WIB
article
ArtikelInsight

Performa Keuangan ASII di Kuartal I/2024 Menurun, Ini Penyebabnya

30 Apr 2024, 16:18 WIB
article
ArtikelInsight

Performa Keuangan UNVR Membaik, Gimana Efek Penarikan Es Krim?

26 Apr 2024, 15:09 WIB
article
ArtikelInsight

BBRI Cetak Laba Bersih Naik Tipis 2,7% Jadi Rp15,6 Triliun

25 Apr 2024, 13:06 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi