Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Jelang Lebaran, Gimana Potensi dan Kinerja Emiten Poultry Secara Historis?

4 Apr 2024, 11:55 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Seperti yang kita tahu, momen Lebaran, atau Idul Fitri, erat kaitannya dengan sektor poultry karena perayaan ini bisa meningkatkan konsumsi ayam. Berdasarkan data Ciptadana, pada bulan Februari, harga ayam broiler menunjukkan peningkatan mencapai Rp20.400 per ekor, di mana pada tahun 2023 harganya di level Rp19.400 per ekor.


Selain itu, ada peningkatan serupa pada harga day-old chicken (DOC) sebesar Rp5.200 per anak ayam pada bulan Februari dibandingkan dengan Rp4.700 per anak ayam pada tahun 2023.


Kenaikan harga ini menguntungkan emiten poultry seperti JPFA dan CPIN dari sisi meningkatnya margin keuntungan bagi perusahaan. Tren kenaikan harga ayam broiler dan DOC diharapkan akan terus berlanjut dalam beberapa bulan mendatang, didukung oleh beberapa faktor kunci. 


Pertama, data historis menunjukkan bahwa selama bulan Ramadan, ada pertumbuhan bulanan rata-rata sebesar 6% MoM untuk DOC dan 13% MoM untuk harga ayam broiler dari tahun 2017 hingga 2023, tanpa memperhitungkan tahun 2020 yang dipengaruhi oleh situasi Covid-19.


Source: Ciptadana Sekuritas


Kedua, inisiatif dukungan sosial pemerintah yang sedang berlangsung, seperti bantuan langsung tunai (BLT)  mitigasi risiko pangan dan subsidi beras bulanan. Hal ini diharapkan dapat memperkuat daya beli segmen masyarakat berpenghasilan rendah, sehingga mendorong pertumbuhan volume.


Jika kita lihat secara tren, rata-rata bulan ramadan 3 tahun terakhir terjadi pada kuartal kedua. Gimana efeknya ke kinerja JPFA dan CPIN?

 

(Dalam miliaran rupiah)


Source: Laporan Keuangan Perusahaan


Berdasarkan data di atas, terlihat pendapatan JPFA dan CPIN konsisten naik secara kuartalan saat ada momen Lebaran. Namun, kinerja laba bersih masih tergantung dengan bagaimana perusahaan melakukan efisiensi beban dan faktor lainnya yang bisa menggerus laba bersih. 


Laba bersih JPFA mengalami penurunan pada kuartal II/2021 dan kuartal II/2022. Di sisi lain, penurunan laba bersih CPIN hanya terjadi pada kuartal II/2021. Maka, bisa dibilang profitabilitas CPIN masih lebih solid dibandingkan JPFA pada momen ini. 


Sementara itu untuk tahun ini tampaknya kinerja sektor poultry akan turut didukung oleh harga jagung lokal yang turun secara kuartalan. Harganya sebesar Rp5.500 per kilogram pada Maret 2024 dibandingkan dengan Rp6.500 per kilogram pada kuartal IV/2023.


Ini menjadi faktor pendukung yang cukup positif karena bisa menurunkan biaya pakan, yang merupakan salah satu komponen biaya terbesar dalam operasi mereka, sehingga potensial meningkatkan margin keuntungan.


Adapun harga tepung kedelai yang lebih rendah saat ini juga dapat memberikan bantalan untuk biaya pakan. Harganya telah turun 18% QoQ menjadi US$345 per ton pada kuartal I/2024. Penurunan diharapkan berlanjut dengan harga rata-rata sekitar US$350-400 per ton pada kuartal II/2024. Ini didorong oleh produksi tepung kedelai yang lebih tinggi.



Source: Ciptadana Sekuritas


Lantas, bagaimana peluang saham poultry untuk trading saat ini? Mau belajar strategi trading yang mudah dipahami pemula?


Daftar EM Trading Academy sekarang. Dengan ikut EM Trading Academy, kamu bisa akses e-courses, case study yang terus di-update, real time stock picks, live webinar live Q&A, dan masih banyak lagi.


Pakai kode promo: BLOG

Klik di sini untuk informasi selangkapnya

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Laba Bersih ICBP Terkoreksi Efek Pembengkakan Beban Keuangan

2 Mei 2024, 17:20 WIB
article
ArtikelInsight

Performa Keuangan ASII di Kuartal I/2024 Menurun, Ini Penyebabnya

30 Apr 2024, 16:18 WIB
article
ArtikelInsight

BBRI Masih Nyaman di Level 4000-an, Apa yang Mesti Dilakukan Holder?

29 Apr 2024, 14:20 WIB
article
ArtikelInsight

Performa Keuangan UNVR Membaik, Gimana Efek Penarikan Es Krim?

26 Apr 2024, 15:09 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi