Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Kinerja Keuangan Flat Secara Tahunan, CTRA Unjuk Gigi di Basis Kuartalan

3 Apr 2024, 13:48 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Emiten properti PT Ciputra Development Tbk (CTRA) membukukan kinerja keuangan yang cenderung flat pada tahun 2023. Pendapatan mereka naik tipis 1,3% YoY dari Rp9,13 triliun di 2022 menjadi Rp9,25 triliun di 2023. 


Kenaikan low single digit karena segmen real estate mencetak pendapatan sebesar Rp7,12 triliun, turun 0,9% YoY. Segmen ini merupakan sumber pendapatan utama dengan kontribusi 77%. 


Sedangkan segmen dengan kontribusi kecil masih mampu tumbuh. Bisnis penyewaan tumbuh 13,4% YoY mencapai Rp1,38 triliun. Adapun pendapatan lain-lain naik 4,7% YoY menjadi Rp742,7 miliar.


Beban pokok penjualan dan beban langsung bertambah 2,8% YoY mencapai Rp4,68 triliun. Sehingga laba kotor tercatat Rp4,6 triliun, turun 0,2% dan menghasilkan pelemahan gross profit margin (GPM) dari 50% menjadi 49,3%.


Begitu pula dengan laba usaha terkoreksi 4,6% YoY menjadi Rp2,79 triliun. Operating profit margin (OPM) pun juga turun dari 32,1% menjadi 30,2%. Hal ini dikarenakan pembengkakan dari sisi beban umum dan administrasi 9,6% YoY serta beban penjualan 1,6% YoY.


Di bawah garis operasi, bagian laba atas entitas asosiasi dan penghasilan keuangan masing-masing meningkat 13,7% dan 60% YoY. Namun, beban keuangan sebesar Rp1,20 triliun, naik 13% YoY.


Dengan demikian, laba bersih CTRA turun tipis 0,9% YoY dari Rp1,86 triliun menjadi Rp1,85 triliun.


Meski begitu, pada basis kuartalan CTRA membukukan kinerja yang cukup positif. Di mana, pendapatan mereka tumbuh 25,3% QoQ mencapai Rp2,66 triliun di kuartal IV/2023. GPM naik dari 47,8% menjadi 54,2% dan OPM naik dari 27% menjadi 36,4%. Di sisi lain, laba bersih naik signifikan 65,3% QoQ mencapai Rp665 miliar.


Saat ini saham CTRA ditransaksikan dengan valuasi price to book value (PBV) 1,18x, di atas rata-rata 5 tahun 1,12x. Artinya, valuasi sudah cukup premium.


Lantas, saham properti mana yang valuasinya masih terdiskon dan peluangnya cukup baik? Mau belajar strategi investasi selengkapnya? Pelajari di Emvestart, webinar saham untuk pemula bersama Ms Ellen May.


GRATIS! Pakai kode promo: BLOG


Klik di sini untuk dapat informasi selengkapnya.

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

Laba Bersih ICBP Terkoreksi Efek Pembengkakan Beban Keuangan

2 Mei 2024, 17:20 WIB
article
ArtikelInsight

Performa Keuangan ASII di Kuartal I/2024 Menurun, Ini Penyebabnya

30 Apr 2024, 16:18 WIB
article
ArtikelInsight

Performa Keuangan UNVR Membaik, Gimana Efek Penarikan Es Krim?

26 Apr 2024, 15:09 WIB
article
ArtikelInsight

BBRI Cetak Laba Bersih Naik Tipis 2,7% Jadi Rp15,6 Triliun

25 Apr 2024, 13:06 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi