Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Daftar Emiten yang Berpotensi Akan Bagi-Bagi Dividen Jumbo

26 Feb 2024, 13:30 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Tahukah kamu? Biasanya emiten akan melakukan pembagian dividen final sekitar bulan April-Juli setelah mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan merilis laporan kinerja tahunan. Artinya, kita masih punya banyak waktu untuk bersiap-siap mencari peluang dividen besar. 


Dalam hal ini, yang dilakukan investor adalah dengan melihat seberapa besar dividend yield-nya. Sebab, yield mencerminkan langsung keuntungan yang nantinya akan diterima. Tidak seperti dividend payout ratio (DPR) yang hanya mencerminkan besaran dividen dibandingkan laba bersih. DPR besar tapi yield kecil tidak menjadi menarik di mata investor. 


Lalu, emiten mana yang berpotensi bagi-bagi dividend jumbo di tahun ini? Yuk, langsung saja simak ulasannya di artikel ini! 

PTBA

Emiten batu bara PT Bukit Asam Tbk (PTBA) termasuk salah satu yang paling konsisten bagi-bagi dividen setiap tahunnya. Tidak hanya itu, PTBA juga terkenal dengan dividend yield-nya yang besar. Sehingga sahamnya pun masuk ke dalam indeks IDX High Dividend 20.


Tahun lalu PTBA membagikan 100% laba bersih 2022 menjadi dividen senilai Rp1.094 per lembar saham. Adapun yield-nya mencapai sebesar 29,57%. 


Meskipun kinerja sektor batu bara berpotensi melemah di tahun 2023 karena normalisasi batu bara, PTBA dinilai tetap akan royal membagikan dividen. Analis memperkirakan dividend payout ratio-nya sebesar 60% dari laba bersih. 


Jika konsensus memproyeksikan laba bersih PTBA tahun 2023 mencapai Rp5,32 triliun, maka dividennya sebesar Rp3,19 triliun atau Rp277 per saham. Dengan demikian, potensi yield sekitar 10,66%.

ITMG

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) juga berasal dari sektor batu bara dan masuk konstituen IDX High Dividend 20. Sama seperti PTBA, ITMG juga rutin membagikan dividen jumbo setiap tahun dengan DPR di atas 65% sejak 2017.


Di tahun 2023, ITMG sudah membagikan dividen interim sebesar Rp3 triliun dengan yield 43,47%. Sepanjang tahun lalu ITMG membukukan laba bersih US$500,23 juta atau sekitar Rp7,81 triliun. 


Jika analis memproyeksikan DPR 70%, maka dividen dari tahun buku 2023 mencapai Rp5,46 triliun. Dengan begitu, potensi dividen senilai Rp4.832 per saham dengan yield sekitar 18,69%

UNTR

Anak usaha grup Astra International yang satu ini juga terkenal rutin membagikan dividen dan masuk ke dalam indeks IDX High Dividend 20. Pada tahun lalu PT United Tractors Tbk (UNTR) juga sudah membagikan dividen interim sebesar Rp701 per saham atau setara yield 25,62%. 


Apabila konsensus memproyeksi laba bersih UNTR tahun 2023 mencapai Rp19,8 triliun dan dividend payout sebesar 45% maka potensi dividennya mencapai Rp2.387 per saham dengan yield 11%. 

ADRO

Emiten Boy Thohir PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) terkenal konsisten setiap tahun membagikan dividen kepada para pemegang sahamnya. Tahun lalu ADRO sudah membagikan dividen interim Rp199 per saham dengan yield mencapai 17,08%.


Analis memproyeksikan laba bersih perseroan tahun 2023 sebesar Rp 23 triliun. Apabila DPR diperkirakan mencapai 41% atau Rp9,43 triliun, maka dividen dari tahun buku 2023 berpotensi mencapai Rp294 per saham dengan yield sekitar 12,43%. 

Hati-Hati Dividend Trap!

Meskipun yield-nya terlihat menggiurkan, kita tetap perlu waspada terhadap kemungkinan dividend trap. Dividend trap adalah kondisi ketika harga saham turun dalam saat pembagian dividend. 


Biasanya hal ini terjadi saat ex date di mana sebelumnya harga saham menguat selama cum date karena pelaku pasar yang ingin dapat dividen jumbo melakukan pembelian agar namanya terdaftar sebagai penerima dividen. Begitu lewat dari ex date, mereka menjual kembali sahamnya, sehingga menciptakan tekanan jual yang besar dan harga saham pun turun.


Salah satu contohnya adalah dividend trap PTBA, di mana harga mengalami penguatan hingga cum date pada 18 Juni 2020 dengan harga penutupan 2580. Hal ini mungkin karena yield yang menggiurkan, yaitu sebesar 12,6%. 


Akan tetapi saat ex date terjadi penurunan harga dan ARB selama 2 hari. Pada tanggal 23 Juni 2020, harga saham bergerak di harga 2080. Hasilnya rugi 19,4%, dan yield 12,6% tidak bisa menutupi kerugian tersebut. 


Maka penting untuk disadari bersama bahwa secara prinsip, dividen adalah bonus. Cara menghindari dividend trap adalah dengan tidak membeli saham hanya karena emiten hendak membagikan dividen


Keuntungan dividen lebih cocok untuk investor jangka panjang (dividend investing) karena bisa mengurangi risiko fluktuasi jangka pendek saat pembagian dividen berlangsung. Lalu tentunya saham yang dipilih harus memiliki fundamental dan historis pembagian dividen yang baik.


Sumber: Investing.com (histori dividen), Bisnis & Kontan (proyeksi dividen), Stockbit (laba bersih)


Lalu, bagaimana strategi investasi yang bisa memaksimalkan keuntungan dari dividen maupun capital gain? Pelajari di Emvestart, webinar saham untuk pemula bersama Ms Ellen May.


Klik di sini untuk dapat informasi selengkapnya.


-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelPemula

IDX High Dividend 20: Apa Saja dan Kapan Jadwal Pembagian Dividennya?

3 Mei 2024, 14:14 WIB
article
ArtikelInsight

UNTR Bagi Dividen Rp8,24 Triliun, Cek Yield-nya di Sini!

24 Apr 2024, 16:13 WIB
article
ArtikelInsight

SIDO Siap Catat Perbaikan Kinerja, Simak Potensi Dividennya

5 Apr 2024, 14:26 WIB
article
ArtikelInsight

ITMG Bagi Dividen Rp1.747, Gimana Emiten Batu Bara Lainnya?

28 Mar 2024, 15:41 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi