Insight
Teknikal
Pemula
Fundamental
Psikologi Trading
Manajemen Risiko
Perencanaan Keuangan
Emtradepedia
premium-iconInsight

Keluar dari MSCI, Indeks FTSE Siap Tampung CUAN

19 Feb 2024, 14:10 WIB
Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
banner-image

Indeks global FTSE mengumumkan hasil rebalancing kuartalan menyusul MSCI yang lebih dulu membuat pemberitahuan terkait perubahan anggota indeks. Untuk indeks FTSE kategori large cap, satu-satunya saham Indonesia yang masuk adalah emiten taipan Prajogo Pangestu PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).  Harga sahamnya pun melesat 19,62% ke level 7.925 pada hari Senin (19/02) pukul 11:12 WIB.


Menariknya, masuknya CUAN ke FTSE terjadi setelah sebelumnya didepak dari MSCI. Kok bisa? Perlu diketahui, CUAN memiliki free float sebesar 14,93% atau setara 1,68 miliar lembar saham menurut data Tradingview. Free float adalah jumlah saham yang dimiliki oleh investor publik atau masyarakat luas. CUAN memenuhi kriteria FTSE, di mana saham harus memiliki free float di atas 5%.


Dan tentunya CUAN juga dinilai sesuai dengan kriteria FTSE lainnya. Misalnya, seperti tingkat likuiditas saham yang tinggi, aktif ditransaksikan dalam 60 hari terakhir, serta komposisi batas kepemilikan asing yang sesuai dengan kaidah FTSE.


FTSE sendiri adalah kependekan dari Financial Times Stock Exchange (FTSE), sebuah organisasi keuangan berbasis di Inggris yang mengkhususkan diri dalam menyediakan indeks untuk digunakan sebagai benchmark di pasar keuangan global.


Biasanya indeks ini akan melakukan rebalancing setiap bulan Maret, Juni, September, dan Desember yang informasi bisa dicek di sini.


Lalu, apa efeknya terhadap harga saham CUAN setelah masuk indeks FTSE? Seperti yang disebutkan sebelumnya, indeks ini kerap menjadi patokan bagi investor global. Saham yang masuk otomatis akan menjadi pertimbangan penting bagi investor asing untuk kembali merancang ulang portofolio mereka baik itu untuk reksa dana, ETF, maupun produk investasi yang lain. 


Dengan demikian ada potensi saham CUAN akan dilirik investor asing yang notabene-nya bertransaksi dalam jumlah yang masif. Sehingga berpotensi terjadi penguatan pada harga saham karena demand-nya cukup besar.


Kendati demikian, tidak semua saham yang masuk FTSE sudah pasti dibeli asing. Mereka akan tetap memerhatikan faktor fundamental perusahaan. Adapun fluktuasi harga dan kenaikan akibat perubahan indeks FTSE ini sifatnya hanya jangka pendek saja.


Hingga September 2023, pendapatan perusahaan tumbuh 26,4% menjadi Rp1,15 triliun. Sedangkan laba bersihnya turun 30,8% menjadi Rp175,24 miliar karena pembengkakan beban pokok pendapatan, beban penjualan, beban umum dan administrasi, serta beban operasi lainnya.


Hasil rebalancing FTSE akan berlaku efektif setelah penutupan pada hari Jumat, 15 Maret 2024 (yaitu pada hari Senin, 18 Maret 2024). Berikut adalah daftar saham yang keluar dan masuk dari hasil rebalancing FTSE terbaru:


Large cap

Saham masuk: CUAN

Saham keluar: ADRO, MDKA


Mid cap

Saham masuk: ADRO, MDKA

Saham keluar: SCMA


Small cap

Saham masuk: SCMA

Saham keluar: ADHI, PTPP, RALS, WIKA


Micro cap

Saham masuk: ADHI, ADMF, AUTO, HOKI, POWR, SMMT, INDY, KIJA, MMLP, META, PTPP, PTRO, RALS, SAME, SSMS, SMSM, TAPG, WIKA

Saham keluar: KRAS, PBID, CUAN, SAMF,  SPMA, VICI


Lantas, apakah saham CUAN menarik untuk trading? Bagaimana mengetahui saham-saham yang potensial secara teknikal? Yuk, ikuti Basic Super Trader, webinar pelatihan saham yang mengulas strategi saham Super Trader untuk dapatkan cuan multibagger ala Ms Ellen May.


Klik di sini untuk informasi selengkapnya

-RE-

emtrade.id/disclaimer

Setiap saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin muncul.



Bagikan
whatsapp
Facebook
Twitter
linkedin
telegram
Artikel Lainnya
ArtikelInsight

BBRI Masih Nyaman di Level 4000-an, Apa yang Mesti Dilakukan Holder?

29 Apr 2024, 14:20 WIB
article
ArtikelInsight

Harga Nikel Cetak Rekor, Sahamnya Menyala

22 Apr 2024, 16:23 WIB
article
ArtikelInsight

Rupiah Ambruk ke Level Terendah Empat Tahun, Begini Korelasinya ke IHSG Secara Historis

17 Apr 2024, 11:51 WIB
article
ArtikelInsight

Seberapa Besar Dampak Konflik Timur Tengah yang Kian Memanas ke Pasar Saham?

16 Apr 2024, 10:54 WIB
article
Video Populer
logo-emtrade

Aplikasi edukasi saham, bisa tanya jawab, dapat referensi saham, praktis, membuatmu bisa langsung praktek

Instagram
Youtube
Tiktok
Twitter
Facebook
Spotify
Download Aplikasi
appstoreplaystore

Terdaftar dan Diawasi

logo-ojkIzin Usaha Penasihat Investasi : S-34/D.04/2022
kominfoTanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor :002568.01/DJAI.PSE/04/2022

© 2024, PT Emtrade Teknologi Finansial

Syarat & KetentutanKebijakan Privasi